Suara.com - Kader Gerakan Pemuda Ansor, Jonathan Latumahina, menyindir calon wakil presiden (cawapres) Muhaimin Iskandar alias Cak Imin.
Lewat cuitan di akun X @seeksixsuck, Jonathan menyindir cawapres yang meragukan ke-NU-an orang jika tidak memilih paslon Anies Baswedan-Muhaimin Iskandar (AMIN).
Padahal di sisi lain menurut Jonathan, cawapres ini saat ini berada dalam satu barisan dengan kelompok Ikhwanul Muslimin yang diidentikkan dengan Partai Keadilan Sejahtera (PKS).
"Ada cawapres meragukan ke NU an orang yang gak nyoblos dia, tapi dia sekolam sama ikwanul muslimin," tulis ayah dari David Ozora ini.
Melihat isu cuitan ini, Jonathan tampak sedang menyindir Cak Imin. Sebab Cak Imin sempat melontarkan pernyataan yang meragukan ke-NU-an Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa karena mendukung paslon Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka.
Menurut Cak Imin, setiap orang yang berideologi Nahdlatul Ulama (NU), pasti mendukungnya dan Anies Baswedan.
"Orang yang punya idelologi NU pasti istikamah ke AMIN. Saya meragukan ke-NU-annya kalau tidak pilih AMIN (Anies-Imin)," ujar Cak Imin usai pertemuan dengan peternak di Kecamatan Ponggok, Blitar, Kamis (11/1/2024).
Seorang netizen lalu memperingati Jonathan untuk hati-hati karena bisa diselepet. Jonathan menjawab bahwa dirinya memiliki hizib tolak slepet.
"Aku punya hizib tolak slepet, tenang ae," tulis Jonathan.
Baca Juga: Anies Baswedan Rela Kurangi Jam Tidur Demi Pilpres
Khofifah sendiri menjawab pernyataan Cak Imin yang meragukan ke-NU-an dirinya setelah mendukung Prabowo-Gibran di Pilpres 2024.
"Jadi kalau saya Ketua Umum PP Muslimat NU, lalu kemudian ada yang meragukan ke-NU-an saya, harus dibalik, jadi yang meragukan yang mana," kata Khofifah usai menghadiri kegiatan Muslimat NU di Makassar, Minggu (14/1/2024).
Dia juga mempertanyakan mereka yang meragukan ke-NU-an dirinya apakah pernah berjuang di NU sebagai apa.
"Mereka pernah berjuang di NU struktural berapa lama, dalam konteks apa dan seterusnya?," tanya Khofifah.
Berita Terkait
-
Anies Baswedan Rela Kurangi Jam Tidur Demi Pilpres
-
Jokowi dan Prabowo Buktikan Uang Bukan Segalanya Dalam Pilpres, Kini Ditiru Anies Baswedan?
-
Warga Ambon Rela Naik Pesawat Dengar Pidato Anies Baswedan, Ini Alasannya
-
Khofifah Hingga Pakde Karwo Gabung Tim Prabowo-Gibran di Jatim, Airlangga: Penyerangnya Sudah Komplit!
-
Rajin Kampanye di Jatim, Cak Imin Khawatir Lihat Khofifah Gabung TKN Prabowo-Gibran?
Terpopuler
- 5 Produk Viva Cosmetics yang Ampuh Atasi Flek Hitam, Harga di Bawah Rp50 Ribu
- Denada Akhirnya Akui Ressa Anak Kandung, Bongkar Gaya Hidup Hedon di Banyuwangi
- 5 Rekomendasi HP Layar AMOLED 120Hz Termurah 2026, Harga Mulai Rp1 Jutaan
- 5 HP Murah Alternatif Redmi Note 15 5G, Spek Tinggi buat Multitasking
- KUIS: Kalau Hidupmu Jadi Lagu, Genre Apa yang Paling Cocok?
Pilihan
-
Siapa Jeffrey Hendrik yang Ditunjuk Jadi Pjs Dirut BEI?
-
Harga Pertamax Turun Drastis per 1 Februari 2026, Tapi Hanya 6 Daerah Ini
-
Tragis! Bocah 6 Tahun Tewas Jadi Korban Perampokan di Boyolali, Ibunya dalam Kondisi Kritis
-
Pasar Modal Bergejolak, OJK Imbau Investor Rasional di Tengah Mundurnya Dirut BEI
-
5 HP Memori 128 GB di Bawah Rp2 Juta Terbaik Awal 2026: Kapasitas Lega, Harga Ramah di Kantong!
Terkini
-
Ngaku Lagi di Luar Pulau Jawa, Ridwan Kamil Tidak Hadir Penetapan Gubernur dan Wakil Gubernur Jakarta Besok
-
Paslon Bupati-Wakil Bupati Bogor nomor 2 Pecah Kongsi, Soal Pencabutan Gugatan Sengketa Pilkada ke MK
-
Miris, Warga Bali 'Dibuang' Adat Karena Beda Pilihan Politik
-
Meski Sudah Diendorse di Kampanye, Pramono Diyakini Tak akan Ikuti Cara Anies Ini Saat Jadi Gubernur
-
Pilkada Jakarta Usai, KPU Beberkan Jadwal Pelantikan Pramono-Rano
-
MK Harus Profesional Tangani Sengketa Pilkada, Jangan Ulangi Sejarah Kelam
-
Revisi UU Jadi Prioritas, TII Ajukan 6 Rekomendasi Kebijakan untuk Penguatan Pengawasan Partisipatif Pemilu
-
Menang Pilkada Papua Tengah, Pendukung MeGe Konvoi Keliling Kota Nabire
-
Pasangan WAGI Tempati Posisi Kedua Pilkada Papua Tengah, Siap Tempuh Jalur Hukum ke MK
-
Sah! KPU Tetapkan Pasangan MeGe Pemenang Pilgub Papua Tengah 2024