Suara.com - TPN Ganjar-Mahfud menyesalkan atas peristiwa peretasan yang menyasar akun Instagram pribadi cawapres nomor urut 3, Mahfud MD.
Deputi Hukum Tim Pemenangan Nasional (TPN), Todung Mulya Lubis, menilai peretasan tersebut merupakan bagian dari kecurangan sistematis di Pemilu 2024.
"Menyangkutnya peretasan Instagram dari pak Mahfud, ya, ini memang sangat disesalkan tapi ini bagian dari, ya, menurut saya bagian dari kecurangan yang sistematis yang terjadi," kata Todung dalam konferensi persnya di Media Center Ganjar-Mahfud, Jakarta Pusat, Rabu (17/1/2024).
Baca Juga:
Kutuk Penurunan Paksa Videotron Aniesbubble Di Bekasi, Timnas AMIN: Kuat Dugaan Dilakukan Penguasa!
Jika Anies Tak Lolos Putaran Kedua, Sosok Caleg Selebritis Ini Ngaku Bakal Memilih Ganjar
Mutiara Baswedan Buka Suara, Ungkap Kesabaran Tanggapi Serangan Haters Anies
Kekinian, kata dia, pihaknya tengah melakukan penyelidikan untuk mengungkap siapa aktor di balik peretasan akun Instagram Mahfud tersebut.
Baca Juga: Tiga Capres-Cawapres Hadiri Paku Integritas KPK, Ada Debat Soal Berantas Korupsi?
"Memang kita sedang melakukan penyelidikan mengenai hal ini dan tentu akun Instagramnya pak Mahfud akan direhabilitasi, akan diinstall ulang," tuturnya.
Namun ia menegaskan, adanya peretasan ini merupakan rangkaian kecurangan yang terjadi di Pemilu 2024.
"Ini kan menunjukan betapa kecurangan itu semakin masif tidak saja pada percakapan-percakapan atau instruksi-instruksi pada suatu pertemuan tapi juga masuk pada akun-akun personal, ya, akun-akun pribadi dari pak Mahfud atau mungkin yang lain juga nantinya," ujarnya.
Untuk itu, kata dia, adanya kecurangan tersebut tak boleh dibiarkan begitu saja terjadi. Ia menilai, jika dibiarkan maka Pemilu 2024 menjadi Pemilu paling buruk pasca reformasi 1998.
"Nah, ini kalau ini dibiarkan ini akan membuktikan bahwa ini lah pemilu ini lah pilpres yang menurut saya paling tidak demokratis, paling jelek, paling buruk pasca Reformasi 1998, ya, nah ini, ini tidak bisa terima atau justifikasi dengan alasan apa pun," ujarnya.
"Kita akan mengambil upaya-upaya hukum tapi kita juga mohon pihak kepolisian untuk betul-betul proaktif bertindak menegakan hukum," sambungnya.
Berita Terkait
-
Terungkap Alasan Ganjar Pranowo Menolak jadi Capres Prabowo Subianto, Terlalu Percaya Diri?
-
Mahfud MD "Ditabrak" Kasus Ferdy Sambo di Medan
-
Babe Haikal Sebut Ganjar Pranowo Pernah Tolak Tawaran untuk Jadi Wakil Prabowo Subianto: Mbok Ya Waktu Itu Mau!
-
Mahfud MD Mulai Ragu Bisa Menang dengan Ganjar Pranowo di Pilpres 2024: Tergantung Perkembangan
-
Cegah Orang Jahat Berkuasa, SETARA Institute: Masyarakat Bakal Pilih Capres-Cawapres dari Rekam Jejaknya
Terpopuler
- Jadwal Pemadaman Listrik PLN Kamis 18 Juni 2026 Wilayah Jogja Jateng, Cek Daftar Lokasinya
- Motor Baru Harley-Davidson Harga Cuma Rp40 Jutaan, Tenaga Setara Motor 250cc
- 4 Rekomendasi Tablet Mini Serbaguna: Nyaman Digenggam, Muat Tas Kecil
- Viva Sunscreen Foundation SPF Berapa? Banyak Dapat Review Positif dari Pengguna
- KPK Ungkap Dugaan Modus 'Pinjam Bendera' di Proyek Gedung Pemkab Lamongan Rp151 Miliar
Pilihan
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
-
Ketegangan Memuncak di Hotel Sultan: Eksekusi Lahan Jadi Arena Perlawanan
Terkini
-
Ngaku Lagi di Luar Pulau Jawa, Ridwan Kamil Tidak Hadir Penetapan Gubernur dan Wakil Gubernur Jakarta Besok
-
Paslon Bupati-Wakil Bupati Bogor nomor 2 Pecah Kongsi, Soal Pencabutan Gugatan Sengketa Pilkada ke MK
-
Miris, Warga Bali 'Dibuang' Adat Karena Beda Pilihan Politik
-
Meski Sudah Diendorse di Kampanye, Pramono Diyakini Tak akan Ikuti Cara Anies Ini Saat Jadi Gubernur
-
Pilkada Jakarta Usai, KPU Beberkan Jadwal Pelantikan Pramono-Rano
-
MK Harus Profesional Tangani Sengketa Pilkada, Jangan Ulangi Sejarah Kelam
-
Revisi UU Jadi Prioritas, TII Ajukan 6 Rekomendasi Kebijakan untuk Penguatan Pengawasan Partisipatif Pemilu
-
Menang Pilkada Papua Tengah, Pendukung MeGe Konvoi Keliling Kota Nabire
-
Pasangan WAGI Tempati Posisi Kedua Pilkada Papua Tengah, Siap Tempuh Jalur Hukum ke MK
-
Sah! KPU Tetapkan Pasangan MeGe Pemenang Pilgub Papua Tengah 2024