Suara.com - Sosok pendakwah Ustaz Abdul Somad atau UAS kembali mencuri perhatian, setelah bercerita mengenai pengalamannya yang kerap dibohongi oleh politikus.
Cerita ini disampaikan UAS ketika mengisi ceramah di kota Batu, Indragiri Hilir. Pendakwah yang menyatakan mendukung paslon AMIN, menceritakan bagaimana ia kerap dibohongi politikus.
"Dia janji (ambulans) tahun 2020, sampai sekarang tahun 2024, tidak ada," ujar UAS.
Bahkan UAS mengungkapkan jika ia tergolong yang kerap ditipu politikus."Saya ini kalau korban PHP sudah sering," aku UAS kemudian.
Namun ia mengungkapkan jika umat di Kota Batu akan berbeda ceritanya."Jika di Kota Batu beda, ambulans nya langsung ada," ucap UAS.
Baca Juga:
Baru lah kemudian pendakwah UAS mengingaatkan jika pada tanggal 14 Februari mendatang hendaknya memilih sosok-sosok yang merupakan temannya.
"Jika sudah ada kawan ustaz Abdul Somad maka jangan pilih yang lain," pesan UAS kepada penceramahnya sembari menceritakan mengenai akan semakin banyak politikus yang menjanjikan dan memberikan uang untuk memilihnya.
Dia pun memberikan cerita candaan agar mengambil pemberian polikus namun jangan memilihnya,"Tapi nanti jika ada yang memberikan, ambil uang, amplopnya, lalu jangan dicoblos, setuju? tanya UAS kemudian.
Sesontak jemaah punn menjawab setuju. Namun UAS mengingatkan jika apa yang diajarkan tidak dibenarkan."Apa-apa yang setuju, itu haram," UAS menegaskan.
Barulah ia memberikan pesan bijak agar ketika mendapatkan tawaran dari dari polikus agar selalu mengingat kebesaran Allah SWT.
Tag
Berita Terkait
-
Ustaz Abdul Somad Unggah Foto Bareng Jusuf Kalla, Singgung Soal 'Makar'
-
Ustaz Abdul Somad dan Ustaz Das'ad Latif Tak Hadiri Undangan Presiden Prabowo, Ini Alasannya
-
Apa Hukum Minum Obat Penunda Haid agar Bisa Puasa Ramadan Penuh? Ini Kata Ulama
-
Apakah Boleh Memakai Lipstik di Bulan Ramadan? Ini Kata UAS hingga NU
-
UAS Turun Gunung Luruskan Berita OTT Gubernur Riau: Itu yang Betul
Terpopuler
- Pompa Air Paling Bagus dan Awet Merk Apa? Ini 4 Pilihan Terbaik Versi Review Pengguna
- Ciri-Ciri Sepatu Berbahan Kulit Babi, Kenali sebelum Membeli
- Istana Diminta Istirahatkan Qodari atau Demo Mahasiswa Bisa Makin Besar
- 5 HP Murah Terbaru Penyimpanan Lega Juni 2026: Memori 256 GB, Baterai 8.100 mAh
- 4 Rekomendasi Tablet Mini Serbaguna: Nyaman Digenggam, Muat Tas Kecil
Pilihan
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
Terkini
-
Ngaku Lagi di Luar Pulau Jawa, Ridwan Kamil Tidak Hadir Penetapan Gubernur dan Wakil Gubernur Jakarta Besok
-
Paslon Bupati-Wakil Bupati Bogor nomor 2 Pecah Kongsi, Soal Pencabutan Gugatan Sengketa Pilkada ke MK
-
Miris, Warga Bali 'Dibuang' Adat Karena Beda Pilihan Politik
-
Meski Sudah Diendorse di Kampanye, Pramono Diyakini Tak akan Ikuti Cara Anies Ini Saat Jadi Gubernur
-
Pilkada Jakarta Usai, KPU Beberkan Jadwal Pelantikan Pramono-Rano
-
MK Harus Profesional Tangani Sengketa Pilkada, Jangan Ulangi Sejarah Kelam
-
Revisi UU Jadi Prioritas, TII Ajukan 6 Rekomendasi Kebijakan untuk Penguatan Pengawasan Partisipatif Pemilu
-
Menang Pilkada Papua Tengah, Pendukung MeGe Konvoi Keliling Kota Nabire
-
Pasangan WAGI Tempati Posisi Kedua Pilkada Papua Tengah, Siap Tempuh Jalur Hukum ke MK
-
Sah! KPU Tetapkan Pasangan MeGe Pemenang Pilgub Papua Tengah 2024