Juru Bicara Partai Garuda, Teddy Gusnaidi menguliti detil kontroversi ditolaknya usulan perdamaian yang dilakukan oleh Prabowo Subianto. Dirinya mengatakan tak ada yang salah dari manuver tersebut, justru yang ada hanyalah arogansi dari Ukraina.
Politikus ini mengatakan bahwa usulan menteri pertahanan negeri ini sudah dipastikan telah dikaji matang-matang. Bahkan menurutnya telah menjadi solusi sejumlah perang di dunia.
Dengan ditolaknya usulan tersebut, maka justru yang harus dipertanyakan adalah sikap dari Ukraina. Usulan yang sedemikian rupa telah terbukti menjadi solusi dianggap sebagai usulan yang aneh.
Hal ini membuatnya curiga, jangan-jangan sebenarnya memang peranglah yang diinginkan oleh negara tersebut. Dengan begitu usulan damai berbentuk apapun akan ditolak oleh Ukraina.
"Kalau pilihan mereka untuk terus berperang, tentu apapun usulan yang mengarahkan pada perdamaian, akan dianggap aneh dan ditolak," ucapnya dalam akun twitter pribadinya @TeddGus, dikutip Suara Liberte, Kamis (8/6/2023).
Oleh karenanya, tak perlu ada pihak yang menjadi korban penghakiman atas ditolaknya usulan tersebut. Prabowo telah berusaha menciptakan perdamaian dan bukan peperangan, sesuai dengan apa yang diamanatkan bapak-bapak bangsa dari Indonesia.
"Indonesia telah memberikan usulan dan ketika usulan itu ditolak oleh negara yang memang ingin terus berperang, maka itu bukanlah aib bagi bangsa ini," ungkapnya.
Baca Juga: Rocky Gerung Dirujak Karena Menyerang Lembaga Survei: Harusnya Elit Politik Protes ke Rocky
Berita Terkait
-
Ungkit Proposal Perdamaian Prabowo yang Ditolak Ukraina, Hasto PDIP: Kalau Ganjar Bersikap Tak Ada Kekeliruan
-
Hingga Dicap Rencana Rusia, Natalius Pigai Bongkar Mengapa Usulan Prabowo Ditolak Habis Ukraina
-
Kronologi Prabowo Ajukan Proposal Damai Ukraina-Rusia: Berujung Ditolak, Bakal Dipanggil Jokowi
Terpopuler
- 5 Pelembap Viva Cosmetics untuk Mencerahkan Wajah dan Hilangkan Flek Hitam, Dijamin Ampuh
- Siapa Saja Tokoh Indonesia di Epstein Files? Ini 6 Nama yang Tertera dalam Dokumen
- 24 Nama Tokoh Besar yang Muncul di Epstein Files, Ada Figur dari Indonesia
- 5 Smart TV 43 Inci Full HD Paling Murah, Watt Rendah Nyaman Buat Nonton
- Adu Tajam! Persija Punya Mauro Zijlstra, Persib Ada Sergio Castel, Siapa Bomber Haus Gol?
Pilihan
-
Ketika Hujan Tak Selalu Berkah, Dilema Petani Sukoharjo Menjaga Dapur Tetap Ngebul
-
KPK Cecar Eks Menteri BUMN Rini Soemarno Soal Holding Minyak dan Gas
-
Diduga Nikah Lagi Padahal Masih Bersuami, Kakak Ipar Nakula Sadewa Dipolisikan
-
Lebih dari 150 Ribu Warga Jogja Dinonaktifkan dari PBI JK, Warga Kaget dan Bingung Nasib Pengobatan
-
Gempa Pacitan Guncang Jogja, 15 Warga Terluka dan 14 KA Berhenti Luar Biasa
Terkini
-
KPK Tahan Ketua dan Wakil Ketua PN Depok, Buntut Dugaan Minta Fee Rp850 Juta
-
Yudi Purnomo Soal Wacana Polri di Bawah Kementerian: Ingat Pengalaman KPK
-
Soal Usul Duet Prabowo-Zulhas di 2029, Dasco: Kita Anggap Wacana dan Hiburan Buat Rakyat
-
Dasco Ungkap Arahan Prabowo di HUT ke-18 Gerindra: Jaga Uang Rakyat, Jangan Berbuat Perilaku Tercela
-
Derbi Mataram PSIM vs Persis Tanpa Pemenang, Milo Puas Laskar Sambernyawa Curi Poin
-
Gerindra Akhirnya Minta Maaf, Atribut Partainya Ganggu Masyarakat di Jalan
-
Habiburokhman Sebut Pernyataan Abraham Samad Soal Reformasi Polri Salah Kaprah
-
IPW Nilai Polri Bisa Mudah Dipengaruhi Kepentingan Politik Jika di Bawah Kementerian
-
Semangat Berdikari, Soekarno Run Runniversary 2026 Siapkan Beasiswa Pelajar dan Inovasi 'Zero Waste'
-
Sayap Kecil yang Menantang Badai