Sebelumnya, Bendahara Umum DPP Partai NasDem Ahmad Sahroni menyebut bahwa ada pemaksaan dari Partai Demokrat. Dirinya mengatakan mereka terus memaksa agar pencalonan dari Agus Harimurti Yudhoyono (AHY)
Katanya, hal tersebut dilakukan karena partai berlambang bintang mercy tersebut ingin sekali ketuanya diusung untuk menjadi cawapres pendamping Anies.
"Iya, mereka [Demokrat] maksa, pokoknya untuk AHY mendampingi Anies," ucap Sahroni di Kompleks Parlemen, Jakarta, Jumat (9/6).
Namun, Demokrat sendiri membantah hal itu .Ketua Bappilu Partai Demokrat Andi Arief membantah partainya memaksakan Ketua Umum Agus Harimurti Yudhoyono (AHY).
"Partai Demokrat tidak pernah memaksakan AHY sebagai bacawapres (bakal calon wakil presiden) Anies Baswedan. Silakan ditanyakan kepada Capres Anies Baswedan, Ketua Umum Partai Nasdem dan Ketua Umum PKS. Bahkan, Partai Demokrat setuju untuk menyerahkan keputusan cawapres kepada capres sesuai dengan Piagam Koalisi," kata Andi, Jumat (9/6).
Berita Terkait
-
Blacklist Anies Baswedan, Jubir Partai Garuda Buka-bukaan: Kami Memilih Capres Nasionalis dan Bernyali
-
Dibantahnya Isu Suharso Kena Depak Gegara Temui Anies Baswedan, Denny Indrayana Tebar Kebohongan?
-
Ingin Kejelasan Cawapres Anies Baswedan, Ultimatum Andi Arief Disorot Tajam: Penyelundupan Ambisi Politik AHY
Terpopuler
- 11 Merek Sepatu Lari Buatan Indonesia yang Populer, Kualitas Lokal Tak Bisa Diremehkan
- Penjelasan Polda Sulsel Terkait Kabar Penangkapan Basri Kajang
- Bagaimana Dody Hanggodo Memanfaatkan Kekuasaannya sebagai Menteri di Kementerian PU
- 5 HP Murah Kamera Bagus Sesuai Review untuk Foto dan Video, Mulai Rp1 Jutaan
- 3 Parfum Mykonos Paling Wangi dengan Aroma Clean dan Tahan Lama Menurut Review Pembeli
Pilihan
-
Tersangka Don Ritto Dikawal Rantis Brimob saat Tiba di Kejagung, Emas hingga Brankas Ikut Dibawa
-
Banggar DPR Dorong Sinkronisasi Belanja Pusat dan Daerah untuk Percepat Pembangunan Jawa Timur
-
Isu Mutasi Besar-besaran di Kementerian PU Buntut Dokumen Menteri Dody Tersebar
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
Terkini
-
Ditengah Kelangkaan, Harga Pertalite dan Biosolar Dipastikan Tak Naik hingga Akhir 2026
-
TPPO Kerap Berawal dari Penempatan Pekerja Migran Ilegal
-
Krisis Identitas Gen Z: Saat Algoritma dan Media Sosial Membentuk Jati Diri
-
The Killing Vote: Potret Kegagalan Hukum yang Melahirkan Vigilantisme
-
BGN Pamer Laporan Keuangan era Dadan Hindayana Raih Opini WTP BPK
-
Rupiah Jadi Mata Uang Terkuat di Asia, Dolar AS Turun ke Rp17.919
-
Kejagung Periksa Febrie Adriansyah Sebagai Tersangka, Bersamaan dengan Pelimpahan Barang Bukti
-
Genggaman yang Terlepas di Pulau Rimau: Detik-Detik Tragis Penombak Ikan Ditelan Ombak
-
Bhayangkara FC Lepas 12 Pemain, Termasuk Bintang Berlabel Timnas Indonesia
-
Liga Aspal Ramai di Jakarta, Pramono Janji Bangunkan Sarana Olahraga