Pakar komunikasi politik Nyarwi Ahmad mengatakan bahwa keinginan PDI Perjuangan merangkul Partai Demokrat akan membuka peluang koalisi baru.
Bentuknya, kata Nyarwi, adalah koalisi raksasa. Ini akan menjangkau sejumlah partai lain yang selama ini diasumsikan tidak akan diajak oleh PDIP.
"Bukan hal aneh dari PDIP. Prinsipnya gotong royong atau kolaborasi," ujarnya kepada tvOne, dikutip Liberte Suara, Senin (12/6/2023).
Menurutnya, jika dilihat dari sisi PDIP, ini cukup canggih dan cantik dalam melakukan komunikasi politik untuk menggoda Demokrat.
Sementara jika kita melihat dari kacamata Demokrat, terdapat beberapa tantangan untuk Ketua Umum Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) jika dirangkul oleh PDIP.
"Seakan-akan nasib AHY menjadi taruhan dari kesepakatan politik yang nantinya akan terjalin. Karena tidak ada ketum partai yang ingin gagal dan partainya tidak naik," jelasnya, menambahkan.
Namun jika tawaran PDIP diterima, ujar Nyarwi, Demokrat akan mendapatkan dua keuntungan.
"Pertama AHY berhasil di pemilihan presiden (pilpres), kemudian Demokrat akan mendapatkan target capaian kursi di parlemen," paparnya.
Baca Juga: Terlibat Kasus DUI, Kim Sae Ron Diam-diam Dukung Promosi Drama Korea Bloodhounds
Berita Terkait
Terpopuler
- 7 Sabun Cuci Muka dengan Kolagen untuk Kencangkan Wajah, Bikin Kulit Kenyal dan Glowing
- Tak Perlu Mahal! Ini 3 Mobil Bekas Keluarga yang Keren dan Nyaman
- Dapat Status Pegawai BUMN, Apa Saja Tugas Manajer Koperasi Merah Putih?
- 5 HP Xiaomi yang Awet Dipakai Bertahun-tahun, Performa Tetap Mantap
- Oki Setiana Dewi Jadi Kunci Kasus Pelecehan Syekh Ahmad Al Misry Terbongkar Lagi, Ini Perannya
Pilihan
-
Iran Tutup Lagi Selat Hormuz, IRGC: Amerika Serikat Perompak!
-
Selat Hormuz Kembali Ditutup? Iran Dituding Tembak Kapal Tanker di Dekat Oman
-
BREAKING NEWS! Iran Resmi Buka Blokade Selat Hormuz Sepenuhnya
-
Kisah di Balik Korban Helikopter Sekadau, Perjalanan Terakhir yang Tak Pernah Sampai
-
DPR Minta Ombudsman RI Segera Konsolidasi Internal Usai Ketua Jadi Tersangka Korupsi Nikel
Terkini
-
Demo Samarinda 21 April Soroti Isu KKN, Polisi Kerahkan 1.700 Personel Gabungan
-
Justin Bieber Kantongi Rp171,4 Miliar di Coachella 2026, Bagaimana dengan BIGBANG?
-
Polemik Mobil Dinas Wali Kota Samarinda: Cacat Kontrak, Pemkot Audit Internal
-
Sejumlah Harga BBM Naik Hari Ini, JK: Tidak Bisa Tahan Lagi Negara Ini, Keuangannya Defisit
-
Jazz Goes To Campus 2026 Hadir di TIM, Gandeng Erwin Gutawa hingga Tohpati
-
Aktivis Kecam Klaim DPR, Sebut Visum Gratis Bagi Korban Kekerasan Seksual Adalah Mandat UU
-
Misi Tiga Poin di Markas City: Mikel Arteta Tolak Strategi 'Parkir Bus'!
-
Netizen Shock Harga Bensin Mendadak Naik, Dulu Rp1,4 Juta Kini Rp2,3 Juta
-
Minta Warga Panipahan yang Aksi Serahkan Diri, Polda Riau Akhirnya Klarifikasi
-
Konflik Global Memanas, Menkes Dorong Ketahanan Farmasi Nasional dan Stabilitas Harga Obat