Sosok Calon Presiden Partai NasDem , Anies Baswedan buka suara terkait dengan masalah pernyataannya saat ia sukses memenangkan pemilu di DKI Jakarta. Hal ini terkait statement pribumi saat dirinya sukses mengalahkan sosok dari Basuki Tjahaja Purnama (Ahok).
Statement tersebut kembali viral, ia dianggap sebagai tanda bahwa mantan menteri pendidikan ini memiliki sikap yang diskriminatif hingga rasis. Namun Anies dengan tegas membantah hal tersebut.
Menurutnya hal ini adalah bagaimana sebuah kenyataan digaungkan dengan sebuah pesan yang berbeda. Hal ini disampaikannya kepada sosok dari Andy F Noya.
Anies mengatakan bahwa pada saat itu, dirinya sedang menceritakan bagaimana penjajahan terjadi dalam kawasan ibu kota sangatlah dekat, bukan membicarakan soal kemenangannya atas Ahok.
Lagipula menurutnya, tuduhan akan diskriminasi yang dilakukannya tidaklah benar, hal tersebut dapat terlihat dari bagaimana ia menjadi pemimpin di DKI Jakarta.
"Kalau sangkaan itu benar, maka selama saya bertugas ada diskriminasi, ada pembedaan. Nyatanya tidak, justru merangkul semua," ujarnya dalam Youtube Metro TV, dikutip Suara Liberte, Selasa (20/6/2023).
Anies mengatakan untuk menilai kinerjanya sangatlah gampang, masyarakat tinggal menilai sendiri rekam jejak yang telah dirinya tinggalkan di DKI Jakarta.
"Jawabannya adalah lihat pada kenyataan, bukan hanya lihat apa yang saya sampaikan," tutur salah satu tokoh politik dengan elektabilitas tinggi ini.
Sementara itu, pidato itu sendiri sebenarnya sudah pernah diklarifikasi oleh Anies Baswedan. Ia melakukan hal tersebut setelah pernyataan "pribumi" menjadi kontroversi.
Selepas pidato tersebut menjadi viral, eks pejabat negara ini mengatakan bahwa konteks pidatonya tersebut adalah membicarakan era kolonial.
Berita Terkait
Terpopuler
- Prabowo Disebut Habiskan Rp5,8 Miliar untuk Hotel di Paris, Sandhy Sondoro: Asoy Geboy Gemoy
- Budget Rp2 Juta Dapat HP Samsung Apa? Ini 3 Pilihan dengan RAM 8 GB, Kamera OIS, Layar AMOLED
- Pandji Pragiwaksono Soroti 'Pengakuan Terbuka' Prabowo Soal Keterlibatan Partai dalam Tender Negara
- Sepatu Lari Cocok untuk Jalan Kaki? Ini 3 Sepatu Terbaik Menurut Pakar Beserta Harganya
- 5 Sunscreen Lokal untuk Hempas Flek Hitam, Lengkap dengan Review dan Harganya
Pilihan
-
Kebakaran Kemayoran: Ratusan KK Terdampak, Korban Dievakuasi ke RS Hermina
-
Atma Jaya Yogyakarta Temukan Empat Mahasiswa Terlibat Kasus Riset AI, Kampus Siapkan Sanksi
-
Prabowo: Kalau Kita Lapar, Tidak Ada Bangsa Lain yang Kasihan dan Bantu
-
Prabowo Tabuh Genderang Perang: Kita Lawan Kelompok Anti Tanah Air
-
Prabowo Pidato 1 Juni 2026: Lawan Asing, Waktunya Kembali ke Ekonomi Pancasila
Terkini
-
4 Rekomendasi HP Baterai Jumbo dengan Fitur Reverse Charging, Bisa Jadi Powerbank
-
Kebakaran Hebat Melalap Permukiman Padat di Kemayoran
-
Rute Transjakarta Dialihkan Imbas Kebakaran Kemayoran, Cek Jalur Alternatifnya
-
Jangan Asal Investasi! Pahami 3 Hal Ini Sebelum Uang Anda Ludes di Pasar Berjangka
-
Kebakaran Kemayoran: Ratusan KK Terdampak, Korban Dievakuasi ke RS Hermina
-
Kenduri Kurban di Pidie Jaya, Tradisi yang Sembuhkan Duka Penyintas Banjir
-
Cushion Sudah Mahal tapi Tetap Abu-Abu? Mungkin Undertone Anda Salah
-
7 Sepatu Lari Daily Trainer Paling Awet: Tetap Nyaman Meski Sudah Menempuh Ribuan Kilometer
-
Catat! Laga Timnas Putri Indonesia vs Singapura Digelar Tanpa Penonton di Arcamanik
-
Dulu Rusak Akibat PETI, Sungai di Tebo Kini Jadi Tempat Anak Muda Menanam Kehidupan