"Oleh karena itu, semua kesuksesan Jokowi dalam 10 tahun memimpin Indonesia harus dilanjutkan, serta ditingkatkan nilai tambahnya bagi bangsa Indonesia," kata Ganjar dalam keterangan tertulis, Senin (19/6/2023).
Hal tersebut ia sampaikan saat mimbar akbar bersama ribuan masyarakat NTB di lapangan Nasional Selong, Kabupaten Lombok Timur, Minggu (18/6).
Ganjar menilai Presiden Jokowi sudah memberikan yang terbaik kepada Indonesia selama dua periode. Salah satu yang paling sukses yaitu pembangunan infrastruktur di berbagai daerah.
Selain itu, Ganjar menyebut Indonesia memiliki sumber daya alam yang sangat melimpah. Namun, aset tersebut harus dikelola oleh anak bangsa agar nilai tambahnya bisa dirasakan oleh masyarakat.
"Maka, banyak sumber daya alam kita yang sudah saatnya dikelola oleh anak bangsa sendiri. Kalau Freeport diambil alih. Kalau nikel kita tidak kita jual ke negara asing, dan kita bisa olah sendiri, maka nilai tambahnya ada di kita. Itu PR (pekerjaan rumah) yang hari ini mesti kita selesaikan," ujarnya.
Terkait hal itu, Ganjar pun kembali memastikan seluruh program yang telah dijalankan Jokowi akan semakin dimaksimalkan.
"Maka seluruh program yang sudah diberikan oleh Pak Presiden Jokowi, saatnya kita berikan nilai tambah yang lebih cepat, baik, agar manfaat pada kemakmuran lebih banyak. Itu yang harus kita kawal bersama," pungkasnya.
Berita Terkait
-
Presiden Diharap Pengamat Jaga Jarak dari Politik Praktis: Sebaiknya Perlihatkan Kenegarawanan
-
Jokowi Minta Hati-hati Pilih Pemimpin, Publik Menafsirkan Sasar Anies, Pengamat: Tidak Bisa Kita Salahkan
-
Bukan yang Mengubah, Rakyat Diklaim akan Banyak yang Pilih Ganjar Pranowo Demi Melanjutkan Estafet Jokowi
Terpopuler
- 5 Cushion Anti Longsor 24 Jam, Makeup Tahan Lama Meski Cuaca Panas
- Film Pesta Babi Bercerita tentang Apa? Ini Sinopsis dan Maknanya
- Bantah Kepung Rumah dan Sandera Anak Ahmad Bahar, GRIB Jaya: Kami Datang Persuasif Mau Tabayun!
- Koperasi Merah Putih Viral, Terekam Ambil Stok dari Gudang Indomaret
- Bagaimana Cara Menonton Film Pesta Babi? Ini Syarat dan Prosedurnya
Pilihan
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer Dituntut 5 Tahun Penjara!
-
'Desa Nggak Pakai Dolar' Prabowo Dikritik: Realita Pahit di Dapur Rakyat Saat Rupiah Tembus Rp17.600
-
Babak Baru The Blues: Menanti Sihir Xabi Alonso di Tengah Badai Pasang Surut Karirnya
-
Maut di Perlintasan! Kereta Hantam Bus di Bangkok hingga Terbakar, 8 Orang Tewas
-
Setahun Menggantung, Begini Nasib PSEL di Kota Tangsel: Pilih Mandiri, Tolak Aglomerasi
Terkini
-
Media Turkiye Soroti Langkah Hukum Indonesia usai WNI Ditahan Israel di Global Sumud Flotilla
-
Teks Pidato Resmi Menteri Komunikasi dan Digital untuk Upacara Harkitnas 2026
-
BRIN Ingatkan Prabowo soal Reformasi Politik, Khawatir Pemilu 2029 Bisa Bermasalah
-
Gubernur Bobby Nasution Targetkan RS Internasional Sumut Beri Layanan Medis Kelas Dunia
-
Iritnya Sedan Murah Suzuki Bisa 29,7 Km per Liter, Harga Mirip Brio
-
7 Rekomendasi Parfum Pria Tahan Lama di Alfamart yang Wanginya Nagih
-
Bakal 'Sakti' Seperti KPK, Komnas HAM Diusulkan Bisa Lakukan Penyidikan dan Tuntut Pelanggar HAM
-
Jelang Laga Krusial Manchester City, Mikel Arteta Mendadak Jadi Suporter Bournemouth
-
Kenapa Orang Rela Antre demi AP x Swatch? Fenomena FOMO dan Budaya Luxury
-
DPR Desak Pemerintah Jamin Keselamatan 9 WNI yang Ditangkap Militer Israel