Mantan Sekretaris Kementerian BUMN, Muhammad Said Didu menyoroti kabar akan ditersangkakannya sosok dari Anies Baswedan di Pilpres 2024.
Dirinya keheranan mengapa mantan menteri pendidikan tersebut terancam jeruji besi karena adanya sinyal korupsi dalam salah satu karya yang dibuat oleh sosok itu yakni Formula E.
Said mencium adanya kepentingan politis dalam hal tersebut, pasalnya dugaan akan hadirnya korupsi tak dihiraukan dalam ajang dari Sirkuit Mandalika.
"Yang merugikan negara Mandalika tapi formula E yang menguntungkan justru dibidik @KPK_RI," ungkapnya dalam akun twitter @msaid_didu, dikutip Suara Liberte, Kamis (22/6/2023).
Menurutnya, ajang tersebut sebenarnya bisa dikatakan telah memenuhi syarat akan hadirnya tindakan korupsi. Ketiga syarat tersebut seperti adanya pelanggaran hukum, kerugian untuk negara hingga penyelewengan dana guna menguntungkan diri sendiri.
Komisi Pemberantasan Korupsi menurutnya harus sadar bahwa hal ini lebih dapat terlihat dengan jelas dalam ajang dari Sirkuit Mandalika.
"Justru dilihat dari hal tersebut Mandalika lebih memenuhi syarat," tutur Said.
Sementara itu, Staf Khusus Menteri BUMN III Arya Sinulingga menilai wajar kerugian yang dialami oleh Sirkuit Mandalika. Hal ini karena situasi pariwisata pada saat itu terganggu oleh Covid-19.
World Superbike (WSBK) sendiri merupakan strategi pemerintah pada saat itu guna mendongkrak sektor wisata yang tengah terseok-seok dan juga merupakan sebuah sarana promosi yang pertama kali digunakan untuk mempromosikan dari Mandalika.
"Jadi kalau ada rugi, ya wajarlah, karena di mana-mana namanya promosi pertama ya memang rugi. Mana ada orang promosi jualan, untung, kalau semua harus jual, untung, semua bahagia. Semua akan masuk ke bisnis itu," katanya dalam Ngopi BUMN di Kementerian BUMN, Jakarta Pusat, Kamis (22/6/2023).
Berita Terkait
Terpopuler
- 50 Orang Berambut Cepak 'Serbu' Polda Metro Jaya: 'Mau Ambil Saksi Kasus Jampidsus'
- Jampidsus Febrie Adriansyah Tengah Disorot Publik, Keberadaannya Masih Misterius
- Mencekam! 50 Pria diduga Tentara Datangi Polda Metro Jaya Usai Penggeledahan Rumah Febrie Adriansyah
- Surat Edaran Rahasia Kejagung Bocor, Jaksa Diminta Waspada dan Dilarang Berkomentar soal Perkara
- Rumah Jampidsus Febrie Adriansyah Dijaga Ketat Tentara Usai Polisi Geledah Kafe deClan Signature
Pilihan
-
BREAKING NEWS: Penyidik Geledah Ruko di Cipete terkait 3 Perkara Korupsi
-
BREAKING NEWS! KPK Dikabarkan OTT Bupati Sukoharjo dan Sejumlah Orang
-
Jampidsus Febrie Adriansyah Tengah Disorot Publik, Keberadaannya Masih Misterius
-
Mobil Dinas TNI Tabrak Tiang Rambu di Depan DPR, Polisi Duga Pengemudi Microsleep
-
Bantah Isu TNI 'Serbu' Polda Metro Usai Ramai Kasus Jampidsus, Kapuspen: Waspada Provokator!
Terkini
-
Kabar Duka, Anggota DPR RI Rachmat Gobel Meninggal Dunia
-
327 Emiten Belum Penuhi Free Float 15 Persen, Apa Penyebabnya?
-
Kekayaan Bupati Sukoharjo Etik Suryani yang Terciduk OTT KPK
-
Bukan Hanya SPPG Polri, Kejati Jateng Monitoring Seluruh Pengelola MBG
-
Ulasan Foufo: Kisah Persahabatan Alien Luar Angkasa dan Pengepul Rongsok
-
Prambanan Dipugar Bersama India, InJourney Bidik Lonjakan Wisatawan dan Dampak Ekonomi
-
Ramai Surat Edaran Propam, Polda Jateng Pastikan Polisi Pengelola SPPG Tak Kebal Pemeriksaan
-
Ramai Isu Moratorium Alfamart dan Indomaret, Ini Penjelasan Resmi Menteri UMKM
-
Bupati Sukoharjo Tak Sendiri, KPK Amankan Empat Orang dalam OTT di Solo Raya
-
Gagal Pecahkan Rekor, Enola Holmes 3 Debut Angka 20,7 Juta Views di Netflix