- Bupati Sukoharjo Etik Suryani terjaring operasi tangkap tangan oleh KPK pada Kamis malam, 9 Juli 2026.
- KPK turut mengamankan enam aparatur sipil negara dari Sekretariat Daerah Pemkab Sukoharjo beserta sejumlah barang bukti.
- Berdasarkan LHKPN tahun 2023, Etik Suryani tercatat memiliki total kekayaan mencapai Rp7,8 miliar dalam aset negara.
Suara.com - Bupati Sukoharjo Etik Suryani terjaring Operasi Tangkap Tangan (OTT) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) pada Kamis malam, 9 Juli 2026. Sebagai petahana yang baru saja memulai periode kedua kepemimpinannya (2025–2030) di bawah PDIP, penangkapan ini mengejutkan banyak pihak, mengingat citra Etik selama ini sebagai pemimpin yang dekat dengan masyarakat dan aktif dalam berbagai program sosial.
Meski detail lengkap kasus masih dalam penyelidikan KPK, perhatian masyarakat langsung tertuju pada Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) milik Etik Suryani. Lantas, berapa kekayaan Etik Suryani yang terciduk OTT KPK?
Berdasarkan LHKPN yang dilaporkan pada 29 Februari 2024 (periodik tahun 2023), total kekayaan Etik Suryani mencapai Rp7.815.328.777. Angka ini menunjukkan peningkatan signifikan dibandingkan laporan sebelumnya, di mana pada 2022 total hartanya sekitar Rp6,69 miliar.
Rincian Harta Kekayaan Etik Suryani
Komposisi harta Etik didominasi oleh aset tidak bergerak berupa tanah dan bangunan senilai Rp4.795.000.000. Ia memiliki enam bidang tanah dan bangunan yang tersebar di Kabupaten Sukoharjo dan Kabupaten Wonogiri.
Properti-properti ini menjadi penyumbang terbesar dalam LHKPN-nya. Tidak ada catatan utang terkait aset-aset ini, yang menandakan kepemilikan penuh tanpa beban finansial.
Selanjutnya, pada kategori alat transportasi dan mesin, Etik melaporkan kepemilikan senilai Rp475.000.000. Rinciannya meliputi:
- Toyota Minibus tahun 1980 senilai Rp95.000.000
- Toyota Minibus tahun 1977 senilai Rp110.000.000
- Toyota Vellfire 2.4 A/T tahun 2010 senilai Rp270.000.000
Meski ada kendaraan mewah seperti Vellfire, sebagian armada lainnya berusia cukup tua, mencerminkan campuran antara aset lama dan baru.
Harta bergerak lainnya dilaporkan mencapai Rp1.443.300.000, sementara kas dan setara kas sebesar Rp1.102.028.777. Total ini menjadikan Etik sebagai salah satu kepala daerah dengan kekayaan cukup tinggi di wilayah Jawa Tengah.
Namun, rumah dinas yang ditempati disebutkan tidak terlalu mewah, sesuai dengan gaya hidupnya yang dikenal sederhana dan dekat dengan warga.
Baca Juga: Bupati Sukoharjo Etik Suryani dari Partai Apa? Ini Kronologi Kena OTT KPK
Latar Belakang Etik Suryani
Etik Suryani lahir pada 15 Maret 1963. Sebelum terjun ke politik, ia berkarier di dunia perbankan hingga menduduki posisi kepala cabang.
Ia juga aktif di Tim Penggerak PKK Kabupaten Sukoharjo, di mana prestasinya di tingkat provinsi dan nasional, seperti juara lomba toga dan posyandu, menjadi modal sosial yang kuat.
Ia menikah dengan Wardoyo Wijaya, mantan Bupati Sukoharjo dua periode, yang memperkuat basis politik keluarganya.
Pada Pilkada 2024, Etik maju sebagai calon tunggal dan berhasil terpilih kembali.
Kepemimpinannya dikenal dengan berbagai program, termasuk penyerahan bantuan rumah tidak layak huni, pemberdayaan masyarakat, dan pencapaian opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari BPK untuk laporan keuangan daerah.
Namun, OTT KPK kali ini menjadi ujian berat bagi reputasinya.
Penangkapan ini menjadi OTT kepala daerah ketiga dalam waktu relatif dekat di Indonesia. KPK bersama enam ASN dari Sekretariat Daerah Pemkab Sukoharjo diamankan, dan beberapa koper hijau turut disita.
Hingga berita ini ditulis, KPK belum merilis motif pasti penangkapan Etik Suryani, tetapi dugaan umum berkaitan dengan praktik korupsi di lingkungan pemerintahan daerah.
Terpopuler
- 50 Orang Berambut Cepak 'Serbu' Polda Metro Jaya: 'Mau Ambil Saksi Kasus Jampidsus'
- Jampidsus Febrie Adriansyah Tengah Disorot Publik, Keberadaannya Masih Misterius
- Mencekam! 50 Pria diduga Tentara Datangi Polda Metro Jaya Usai Penggeledahan Rumah Febrie Adriansyah
- Surat Edaran Rahasia Kejagung Bocor, Jaksa Diminta Waspada dan Dilarang Berkomentar soal Perkara
- Rumah Jampidsus Febrie Adriansyah Dijaga Ketat Tentara Usai Polisi Geledah Kafe deClan Signature
Pilihan
-
BREAKING NEWS: Penyidik Geledah Ruko di Cipete terkait 3 Perkara Korupsi
-
BREAKING NEWS! KPK Dikabarkan OTT Bupati Sukoharjo dan Sejumlah Orang
-
Jampidsus Febrie Adriansyah Tengah Disorot Publik, Keberadaannya Masih Misterius
-
Mobil Dinas TNI Tabrak Tiang Rambu di Depan DPR, Polisi Duga Pengemudi Microsleep
-
Bantah Isu TNI 'Serbu' Polda Metro Usai Ramai Kasus Jampidsus, Kapuspen: Waspada Provokator!
Terkini
-
Kabar Duka, Anggota DPR RI Rachmat Gobel Meninggal Dunia
-
KPK Pastikan Kembangkan Kasus Suap Impor Bea Cukai, Tunggu Fakta Persidangan
-
Bupati Sukoharjo Etik Suryani dari Partai Apa? Ini Kronologi Kena OTT KPK
-
Ma'ruf Cahyono Terancam Dijerat TPPU, Uang Gratifikasi Dipakai Renovasi Rumah hingga Nikahan Anak
-
Penggeledahan ke-13 Kasus Korupsi, Polisi Sita Dokumen hingga Komputer dari Ruko Cipete
-
Rudal AS Hujani Iran Dua Hari Beturut-turut, Proses Damai di Ambang Kehancuran
-
BREAKING NEWS: Penyidik Geledah Ruko di Cipete terkait 3 Perkara Korupsi
-
Jaksa KPK Tuntut Abdul Wahid 8,5 Tahun Penjara dan Uang Pengganti Rp1,45 Miliar
-
Sekjen ASEAN Serukan Indo-Pasifik yang Terbuka dan Inklusif di Tengah Memanasnya Geopolitik
-
Kejari Jakbar Sita Uang Rp5,19 Miliar dari Kasus Korupsi Pembebasan Lahan Srengseng