/
Selasa, 27 Juni 2023 | 16:20 WIB
Ganjar Pranowo Dinilai Tak Punya Empati pada Warga Jateng, Loyalis Anies: Sok Jadi Pahlawan di Kampung Orang (ANTARA/Fauzi Lamboka)

Adapun diketahui, banjir rob saat air laut pasang hanya melanda tiga desa, yakni Desa Morodemak, Margolinduk, dan Purworejo. Bahkan, sampai ada 11 desa di Bonang langganan banjir rob.

Delapan desa yang kini juga langganan banjir rob adalah Gebang, Gebangarum, Karangrejo, Tridonerjo, Jatirogo, Betahwalang Serangan dan Tlogoboyo.

Camat Bonang Sigit Raharjo, mengatakan persoalan banjir rob di wilayah yang dipimpinnya kian parah.

Sebab saat ini, tiap kali air laut pasang maka warga di 11 desa hanya bisa pasrah dengan fenomena alam itu. 

"Wilayah kami di selatan walaupun tidak terdampak rob tapi terdampak air yang tidak bisa keluar," kata Sigit Raharjo kepada Tribunjateng, Kamis (22/6).

Menurutnya, ada lima lima desa yang terendam banjir lantaran tidak ada saluran pembuangan air di wilayah kecamatan Bonang.

Lima desa itu adalah Sumberjo, Sukodono, Kerjaanbogo, Kembangan, dan Karangrejo. 

Terpisah, saat Ganjar Pranowo melakukan blusukan ke DKI Jakarta, Gubernur Jawa Tengah itu kerap mendapati keluhan dari para pedagang di Pasar Anyar Bahari, Tanjung Priok, Jakarta Utara.

Menyikapi hal tersebut, Ganjar Pranowo pun langsung menelfon orang nomor satu di DKI Jakarta yakni Penjabat (Pj) Gubernur DKI Jakarta Heru Budi Hartono terkait adanya aduan dari masyarakat. Namun, Ganjar justru dibully dan ia pun merasa keheranan akan hal itu.

Baca Juga: Warga Pulau Pari Diajak untuk Tingkatkan UMKM Lewat Pelatihan Pembuatan Kerupuk Ikan

"Karena kemarin saya datang ke salah satu pasar saya telepon Pak (Pj) Gubernur DKI, saya telepon Pak Sekda DKI yang kebetulan dua-duanya saya kenal, terus di-upload, kok di-bully ya?," ujar Ganjar merasa heran.

Load More