Mantan Gubernur DKI Jakrta Anies Baswedan mengomentari perihal proyek Sodetan Ciliwung yang baru diresmikan usai dirinya purna tugas.
Pada Januari 2023 lalu, Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengaku kaget lantaran Penjabat (Pj) Gubernur DKI Jakarta Heru Budi Hartono mampu menggarap sodetan Ciliwung.
Bukan tanpa alasan, proyek tersebut mangkrak selama 6 tahun karena terkendala masalah pembebasan lahan, lebih tepatnya di era Anies Baswedan.
Menanggapi hal tersebut, Anies membantah dirinya membuat proyek Sodetan Ciliwung mangkrak. Bahkan, saat dirinya terpilih di tahun 2017 silam, proyek tersebut terhenti dan tidak memiliki status.
Untuk melanjutkan program itu kembali, Anies melakukan pendekatan dengan warga dan menerima keluhan mereka satu per satu. Padahal, sebelumnya siapa pun pejabat yang ditanga diamuk warga.
“Itu terjadi ketika saya bertugas dan saya bicara dengan warga. Saya mendatangi warga. Sebelumnya kalau lurah datang kalau camat datang disambut pakai parang, Bang. Boleh dicek itu,” ujar Anies di acara Kick Andy – Dosa dosa Anies yang tayang di kanal YouTube Metro TV, dikutip Suara Liberte pada Selasa (27/6/2023).
Setelah berhasil berbicara dengan warga, proyek kembali dilanjutkan mulai dari pengukuran hingga pembebasan lahan. Saat purna tugas, Anies mengatakan proyek Sodetan Ciliwung telah berproses 50 persen.
“Ketika saya selesai bertugas di bulan Oktober 2022, Sodetan Ciliwung sudah selesai 50 persen. Itu fakta, Bang. Nggak mungkin bisa Sodetan Ciliwung selesai 50 persen kalau nggak ada pembebasan lahan, nggak ada proses bicara dengan warga, tidak ada proses pengukuran,” ujar Anies.
Namun, Anies tak memungkiri bahwa pekerjaan yang dilakukannya sunyi karena yang ramai hanya acara peresmian atau gunting pita.
“Nah ini kan jenis pekerjaan sunyi, Bang. Pekerjaan yang ramai itu kan peresmian, Bang. Ini pekerjaan-pekerjaan yang tidak terlihat tidak dikerjakan,” ujar Anies.
Berita Terkait
-
Apakah JIS Akan Dipakai untuk Venue Piala Dunia U-17? Erick Thohir Temui Pj Gubernur Jakarta
-
Dianggap Mangkrakkan Proyek Sodetan Ciliwung Jokowi, Anies Beri Klarifikasi: Itu Mandek Bertahun-tahun Nggak Ada Statusnya
-
PDIP Sayangkan Monolog Butet Diduga Sindir Anies dan Prabowo, Loyalis Anies: Lihat Hasilnya, Justru Si Buset Sendiri yang Terhina
Terpopuler
- Jakarta Siap Pungut Pajak Mobil Listrik Tahun Ini, Kendaraan Mewah Kena hingga 75% PKB
- Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
- 6 Shio Paling Beruntung pada 23 Juli 2026, Keberuntungan Memihak
- 5 Warna Lipstik Wardah untuk Bibir Hitam dan Kulit Sawo Matang
- Resmi Daftar Kemenkum, Partai Gerakan Rakyat Pastikan Usung Anies Baswedan Capres
Pilihan
-
Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
-
Saraf Terjepit, Hotman Paris Putuskan Mundur Jadi Kuasa Hukum Eks Jampidsus Febrie Adriansyah
-
Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
-
Menang Lima Gol, Timnas Putri Indonesia Back to Back Juara AFF Women's Cup 2026
Terkini
-
Viral Diskriminasi WNI di Bali, Imigrasi Larang 2 WNA Penyelenggara Event Lari Masuk Indonesia Lagi
-
Harga Kebutuhan Naik, Gaji Tetap: Realitas Daya Beli yang Kian Menurun
-
Arsenal Siapkan Strategi Khusus Datangkan Julin Alvarez, Viktor Gyokeres Jadi Opsi Tukar?
-
Guru Besar UII: Publik Tak Cukup Tuntut Maaf, Layak Layangkan Mosi Tidak Percaya pada Prabowo
-
Ulasan Novel Kado Terbaik: Potret Haru Perjuangan Anak Jalanan
-
Qualcomm Siapkan Snapdragon 8 Elite Gen 5 Versi Murah, Akhiri Era HP Flagship Mahal?
-
Prabowo Guyur Insentif Baru, Bea Masuk Impor MRO dan LPG Dipangkas Jadi 0%
-
Momen Febrie Adriansyah Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan
-
The Da Vinci Code: Misteri, Simbol, dan Sejarah yang Memancing Rasa Penasaran
-
Heboh Kasus Pencabulan Anak SD Yatim Piatu di Sumut, Guru ASN Wajib Disanksi Berat jika Terbukti