"Bukan berarti NasDem tidak mampu untuk melakukan perlawanan. Sebenarnya sekecil-kecilnya semut dia diinjak, dia terus akan melawan. Apalagi NasDem, tapi persoalan kita bukan di sana, persoalan kita adalah komitmen kebangsaan yang harus tetap terjaga," ujar Surya Paloh saat memberikan arahan di DPW NasDem Bali, Senin (26/6).
Surya Paloh juga kembali menegaskan mendukung pemerintahan Jokowi sampai akhir kepemimpinannya. Hal ini demi mencapai tujuan Indonesia sebagai sebuah negara merdeka.
"Persoalan kita adalah bagaimana tetap lebih menekankan output energi dan positif yang mampu menghasilkan karya bermanfaat dan akhir dari pemerintahan yang kita dukung ini agar kita semakin mendekati tujuan-tujuan kemerdekaan kita," katanya.
Surya Paloh menekankan arti kepercayaan dan semangat yang sama bagi partai koalisi dalam menjalankan pemerintahan kepemimpinan Jokowi. Bukan saling menjatuhkan satu sama lain.
"Kita harus mampu menjaga sesuatu yang wajib kita jaga dan adalah hak kita untuk mempertahankan tingkat survival yang harus dimiliki partai ini. Bukan menjadi hal yang, kanan, kanan, kiri, kiri, mundur, mundur, NasDem bilang apa ini, di mana dia belajar politik?," ungkapnya.
Adapun NasDem mulai diperlakukan seperti oposisi setelah mendeklarasikan dukungan kepada Anies Baswedan sebagai capres di Pemilu 2024.
Anies didukung dua partai oposisi yaitu PKS dan Demokrat. Saat bersamaan, ada satu menteri NasDem yang terjerat kasus korupsi, yaitu eks Menkominfo sekaligus eks Sekjen NasDem Johnny G Plate yang sudah menjadi tersangka di Kejagung.
Sedangkan, satu kader NasDem lainnya, Syahrul Yasin Limpo dimintai keterangan di KPK terkait dugaan korupsi di Kementrian Pertanian.
Baca Juga: 15 Atlet Wushu Indonesia TC di China hingga Asian Games Hangzhou
Berita Terkait
-
Yenny Wahid Masuk Radar NasDem Jadi Pendamping Anies, Pengamat Blak-blakan: Elektabilitas Terjun Bebas, Demokrat Bisa Hengkang
-
NasDem Tegaskan Tidak Goyah Usung Anies Meski Dapat Banyak Gangguan: Tidak Akan Mempan Karena Itu Wilayah Tuhan
-
Ramai Kabar Anies Baswedan Segera Kena Penjegalan, Surya Paloh Minta Aparat Hukum Tak Mencari-cari Kesalahan
Terpopuler
- 7 Sabun Cuci Muka dengan Kolagen untuk Kencangkan Wajah, Bikin Kulit Kenyal dan Glowing
- Tak Perlu Mahal! Ini 3 Mobil Bekas Keluarga yang Keren dan Nyaman
- Dapat Status Pegawai BUMN, Apa Saja Tugas Manajer Koperasi Merah Putih?
- 5 HP Xiaomi yang Awet Dipakai Bertahun-tahun, Performa Tetap Mantap
- Oki Setiana Dewi Jadi Kunci Kasus Pelecehan Syekh Ahmad Al Misry Terbongkar Lagi, Ini Perannya
Pilihan
-
Iran Tutup Lagi Selat Hormuz, IRGC: Amerika Serikat Perompak!
-
Selat Hormuz Kembali Ditutup? Iran Dituding Tembak Kapal Tanker di Dekat Oman
-
BREAKING NEWS! Iran Resmi Buka Blokade Selat Hormuz Sepenuhnya
-
Kisah di Balik Korban Helikopter Sekadau, Perjalanan Terakhir yang Tak Pernah Sampai
-
DPR Minta Ombudsman RI Segera Konsolidasi Internal Usai Ketua Jadi Tersangka Korupsi Nikel
Terkini
-
Keenan Pearce dan Tasha Serena Umumkan Kehamilan Anak Pertama, Foto Baby Bump Bikin Gemas
-
Review Film Two Prosecutors: Teror Birokrasi di Era Stalin yang Mencekam!
-
3 Mobil Bekas Kabin Lapang yang Ramah Kantong, Siap Bawa Rombongan
-
Daftar Lengkap Perusahan di Medan Rabu Walk-In Interview 22 April, Ini Posisi yang Bisa Dilamar
-
Rayakan HUT Depok ke-27, FPK Gelar Jalan Sehat Sambil Tanam Pohon dan Pamerkan Seni Budaya
-
Viral Gerakan Tutup Rekening, BNI Janji Kembalikan Dana Gereja di Aek Nabara
-
Di Balik Sekolah Tanpa Bullying: Misteri Gelap Shine High School
-
The Scout Siap Tayang 8 Mei, Hadirkan Jajaran Mentor Penuh Bintang
-
Tenggak Miras di Pinggir Jalan, Sekelompok Pemuda di Jaktim Diamankan saat Diduga Siap Tawuran
-
Skandal Dana Umat di Aek Nabara, BNI Janji Dana Gereja Dikembalikan Sepenuhnya