Pengamat politik Ujang Komarudin mengatakan, Menteri Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional Hadi Tjahjanto memiliki setidaknya dua nilai tawar untuk menjadi calon wakil presiden (cawapres).
"Dia menteri, dia mantan panglima, dia dekat dengan Jokowi, itu poin-poin yang dimiliki Hadi Tjahjanto," kata Ujang dalam keterangannya dikutip Liberte Suara, Selasa (4/7/2023).
Ujang menyebut, Hadi perlu menunjukkan bukti kinerjanya kepada masyarakat agar benar-benar dapat menjadi cawapres.
"Harus dibuktikan dulu kinerjanya, jadi soal peluangnya saya melihat masih 50-50, bisa jadi cawapres, bisa tidak," tutur Ujang.
Pengamat politik dari Universitas Al-Azhar itu meyakini Hadi dapat menaikkan elektabilitasnya di sisa waktu empat bulan sebelum pendaftaran ke Komisi Pemilihan Umum (KPU).
Meski begitu, peluang mantan Kepala Staf Angkatan Udara (Kasau) itu memang ada tetapi cukup berat perihal menaikkan elektabilitasnya.
"Sekarang untuk Hadi Tjahjanto saya melihatnya berat, tetapi peluang masih tetap ada, tapi berat untuk menaikkan elektabilitas," ujar Ujang.
Sebagaimana diketahui, KPU mengumumkan pendaftaran calon presiden (capres) dan cawapres dijadwalkan pada 19 Oktober sampai dengan 25 November 2023.
Baca Juga: Sambil Menangis! Citra Kirana Beberkan Respon Sang Ibu Usai Aib Rezky Aditya Terbongkar
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Pelembap Viva Cosmetics untuk Mencerahkan Wajah dan Hilangkan Flek Hitam, Dijamin Ampuh
- Siapa Saja Tokoh Indonesia di Epstein Files? Ini 6 Nama yang Tertera dalam Dokumen
- 24 Nama Tokoh Besar yang Muncul di Epstein Files, Ada Figur dari Indonesia
- 5 Smart TV 43 Inci Full HD Paling Murah, Watt Rendah Nyaman Buat Nonton
- Adu Tajam! Persija Punya Mauro Zijlstra, Persib Ada Sergio Castel, Siapa Bomber Haus Gol?
Pilihan
-
Ketika Hujan Tak Selalu Berkah, Dilema Petani Sukoharjo Menjaga Dapur Tetap Ngebul
-
KPK Cecar Eks Menteri BUMN Rini Soemarno Soal Holding Minyak dan Gas
-
Diduga Nikah Lagi Padahal Masih Bersuami, Kakak Ipar Nakula Sadewa Dipolisikan
-
Lebih dari 150 Ribu Warga Jogja Dinonaktifkan dari PBI JK, Warga Kaget dan Bingung Nasib Pengobatan
-
Gempa Pacitan Guncang Jogja, 15 Warga Terluka dan 14 KA Berhenti Luar Biasa
Terkini
-
Sukses, Peserta dari Empat Provinsi Antusias Ikuti Workshop "AI Tools for Journalists" di Palembang
-
KPK Tahan Ketua dan Wakil Ketua PN Depok, Buntut Dugaan Minta Fee Rp850 Juta
-
Yudi Purnomo Soal Wacana Polri di Bawah Kementerian: Ingat Pengalaman KPK
-
Soal Usul Duet Prabowo-Zulhas di 2029, Dasco: Kita Anggap Wacana dan Hiburan Buat Rakyat
-
Dasco Ungkap Arahan Prabowo di HUT ke-18 Gerindra: Jaga Uang Rakyat, Jangan Berbuat Perilaku Tercela
-
Derbi Mataram PSIM vs Persis Tanpa Pemenang, Milo Puas Laskar Sambernyawa Curi Poin
-
Gerindra Akhirnya Minta Maaf, Atribut Partainya Ganggu Masyarakat di Jalan
-
Habiburokhman Sebut Pernyataan Abraham Samad Soal Reformasi Polri Salah Kaprah
-
IPW Nilai Polri Bisa Mudah Dipengaruhi Kepentingan Politik Jika di Bawah Kementerian
-
Semangat Berdikari, Soekarno Run Runniversary 2026 Siapkan Beasiswa Pelajar dan Inovasi 'Zero Waste'