/
Selasa, 04 Juli 2023 | 17:11 WIB
Pengamat politik dari Universitas Al Azhar Indonesia, Ujang Komarudin. (tangkap layar diskusi virtual)

Pengamat politik Ujang Komarudin mengatakan, Menteri Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional Hadi Tjahjanto memiliki setidaknya dua nilai tawar untuk menjadi calon wakil presiden (cawapres).

"Dia menteri, dia mantan panglima, dia dekat dengan Jokowi, itu poin-poin yang dimiliki Hadi Tjahjanto," kata Ujang dalam keterangannya dikutip Liberte Suara, Selasa (4/7/2023).

Ujang menyebut, Hadi perlu menunjukkan bukti kinerjanya kepada masyarakat agar benar-benar dapat menjadi cawapres.

"Harus dibuktikan dulu kinerjanya, jadi soal peluangnya saya melihat masih 50-50, bisa jadi cawapres, bisa tidak," tutur Ujang.

Pengamat politik dari Universitas Al-Azhar itu meyakini Hadi dapat menaikkan elektabilitasnya di sisa waktu empat bulan sebelum pendaftaran ke Komisi Pemilihan Umum (KPU).

Meski begitu, peluang mantan Kepala Staf Angkatan Udara (Kasau) itu memang ada tetapi cukup berat perihal menaikkan elektabilitasnya.

"Sekarang untuk Hadi Tjahjanto saya melihatnya berat, tetapi peluang masih tetap ada, tapi berat untuk menaikkan elektabilitas," ujar Ujang.

Sebagaimana diketahui, KPU mengumumkan pendaftaran calon presiden (capres) dan cawapres dijadwalkan pada 19 Oktober sampai dengan 25 November 2023.

Baca Juga: Sambil Menangis! Citra Kirana Beberkan Respon Sang Ibu Usai Aib Rezky Aditya Terbongkar

Load More