Lembaga Survei Jakarta (LSJ) kembali memberikan hasil surveinya terkait dinamika hingga persaingan suara antara Prabowo Subianto, Ganjar Pranowo dan Anies Baswedan di Pilpres 2024.
Kali ini ada hal yang cukup menarik, yakni bahwa suara umat muslim ternyata mayoritas lebih memilik sosok dari Anies Baswedan. Ia mendapati seluruh pemilihnya hampir beragama dari Islam.
“Memilih Prabowo 87,3% yang beragama Islam dan 12,7% non-muslim. Sementara pemilih Ganjar 84,8% Islam sedangkan 15,2% dari non muslim. Untuk Anies 98,9% muslim sisanya non-muslim,” ujar Peneliti LSJ, Fetra Ardianto dikutip Kamis (06/07/2023).
Meski terlihat sebagai kabar yang menggembirakan, rupanya mantan menteri pendidikan itu tak boleh senang dulu karena perolehan ini tak mendekati ukuran ideal akan penduduk dari Indonesia.
Rupanya yang paling kemungkinan besar menang dalam pesta demokrasi atas hal ini adalah Prabowo dan Ganjar. Keduanya setidaknya memiliki persentase yang mendekati statistik dari masyarakat beragama di tanah air.
Namun Prabowo akan lebih diuntungkan dan berpeluang lebih besar untuk menjadi presiden, hal itu karena ia mendapatkan dukungan dari sejumlah relawan milik dari Presiden Joko Widodo alias Jokowi.
“Sementara itu hanya 37,4% pemilih Jokowi yang akan memilih Ganjar jika pilpres dilaksanakan hari ini. Komunitas relawan Jokowi yang cukup berpengaruh yakni Jokowi Mania telah bergabung dalam barisan pendukung Prabowo, sementara organisasi relawan Jokowi yang cukup besar (Projo) 60% anggotanya lebih memilih Prabowo ketimbang Ganjar,” terang Fetra.
Survei LSJ dilaksanakan pada 20 sampai 29 Juni 2023 di 34 provinsi yang ada di seluruh Indonesia. Populasi dari survei ini adalah seluruh warga negara Indonesia yang sudah mempunyai hak pilih atau seluruh penduduk Indonesia yang minimal telah berusia 17 tahun dan/atau belum 17 tahun tetapi sudah menikah.
Jumlah sampel sebesar 1200 responden, diperoleh melalui teknik pencuplikan secara acak sistematis (systematic random sampling). Margin of error +/- 2,83 persen, dan pada tingkat kepercayaan (level of confidence) sebesar 95 persen. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan teknik wawancara melalui telepon (tele-polling) dengan pedoman kuesioner.
Berita Terkait
Terpopuler
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- Prabowo Singgung Nuklir Iran, Badan Atom Internasional Ungkap Faktanya
Pilihan
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
Terkini
-
Mahkamah Konstitusi 'Main Aman' Beri Legitimasi Program MBG yang Bermasalah
-
Sering Olahraga Bikin Rambut Lepek dan Ketombe? Ini Tips Menjaga Kulit Kepala Sehat
-
Gus Ipul Ingatkan Seluruh Jajaran: Program Sekolah Rakyat Butuh Kolaborasi dan Integritas
-
Kenali Modus Customer Service Palsu yang Mengincar OTP dan PIN
-
Dua Siswa Sekolah Rakyat Jadi Delegasi Indonesia di 9th ASEAN Children's Forum
-
Promo Tiket Kereta Api di BRImo Langsung Dapat Cashback 15 Persen, Cek Syaratnya!
-
Terbukti Tarik Pungli ke Sesama PPPK, 1 ASN Pemprov Banten Dipecat Tidak Hormat
-
Pemkab Musi Banyuasin Usulkan Lahan Sekolah Rakyat
-
Habiskan Malam Panjang di Ibu Kota: Intip 5 Cara Menikmati Jakarta hingga Dini Hari di PIK
-
Dari Susu Jadi Yogurt Berkualitas, Transformasi Peternak Karanglo Naik Kelas Bersama BRI