Mantan karyawan Pondok Pesantren (Ponpes) Al Zaytun Firman Siddiq mengungkapkan kekecewaannya terhadap Panji Gumilang.
Ia juga mengaku menyesal telah menjadi bagian dari Al Zaytun pimpinan Panji Gumilang tersebut.
Mantan santri Al Zaytun itu pun juga membuat pernyataan mengejutkan lantaran banyak rumah tangga yang hancur akibat kebijakan dari Al Zaytun.
"Banyak orang-orang yang bercerai karena rumah tangga itu kan kalau ada salah satu yang masih di dalam ya tidak muhrim, jadi harus cerai," katanya, dikutip Liberte Suara dari YouTube MetroTV.
Firman melanjutkan, rusaknya rumah tangga para santri di Al Zaytun diakibatkan adanya ketidakadilan dari kebijakan Panji Gumilang.
Oleh karena itu, bagi para santri atau karyawan yang telah bertahun-tahun bekerja di Al Zaytun harus merasakan pahitnya hubungan rumah tangga mereka.
"Kami benar-benar ingin bersama-sama mendirikan sebuah tempat yang apa katanya surga kan doktrinnya ke kami itu," ujarnya, menambahkan.
Selain itu, Firman membeberkan ceritanya mengenai dugaan tindakan kekerasan hingga kehilangan harta dan semangat untuk hidup dari Al Zaytun.
"Terjadinya kekerasan, terjadinya ketidakadilan dan sebagainya, maka saya salah satu orang yang pada waktu itu memutuskan, untuk ini tidak sehat, ini tidak demokratis, dan ini bagi saya tidak manusiawi," terangnya.
Baca Juga: Sudah Habiskan Anggaran Rp 4,5 Triliun, PDIP Dorong DPRD DKI Bentuk Pansus JIS
Ia mengaku telah menyerah dengan Al Zaytun sehingga memutuskan untuk keluar dari ponpes tersebut. Hal yang sama juga dialami banyak orang di sana.
"Kalau mau cerita jujur mungkin kebanyakan daripada orang-orang keluar termasuk saya. Saya merasa putus asa," pungkas dia.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 HP Murah dengan NFC Harga Rp1 Jutaan untuk Multitasking dan Transaksi Cashless Lancar
- 11 Merek Sepatu Lari Buatan Indonesia yang Populer, Kualitas Lokal Tak Bisa Diremehkan
- 6 Shio yang Menarik Keberuntungan 14 Juli 2026, Banyak Teka-teki Akhirnya Terjawab
- Bagaimana Dody Hanggodo Memanfaatkan Kekuasaannya sebagai Menteri di Kementerian PU
- Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Potensi Menang Praperadilan: Siasat Redam Konflik Polri-Kejagung
Pilihan
-
Isu Mutasi Besar-besaran di Kementerian PU Buntut Dokumen Menteri Dody Tersebar
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
-
Kejagung Akhirnya Buka Suara Soal Temuan 74 Kg Emas di Rumah Febrie Adriansyah: Kami Tak Tahu
-
Ada Ancaman Teror Bom, Seluruh Siswa dan Guru SDN 15 Srengseh Sawah Dipulangkan
Terkini
-
Santri Korban Pembakaran Akan Jalani Operasi Cangkok Kulit
-
OJK Limpahkan Tersangka Kasus Asuransi Jiwa Prolife ke Kejaksaan, Kerugian Capai Rp566,24 Miliar
-
Kasus Dena Karari, Warga AS Ditahan Sejak 2024 Kini Dibebaskan Iran
-
Inggris Tumbang, Argentina Bangkit Dramatis dan Tantang Spanyol di Final
-
Pasien Rumah Sakit Kanker Anak Dievakuasi karena Serangan Udara AS ke Pantai Selatan Iran
-
Pemerintah Mau Salurkan Bansos Lewat Kopdes Merah Putih, Gantikan Bank dan Pos?
-
Cetak Kader Penjaga Hutan, Batang Siapkan Garda Depan Konservasi Alam
-
Fitur NFC Bisa Digunakan untuk Apa Saja? Tak Cuma Top Up Saldo E-Money
-
Rekomendasi Hadiah Unik Sesuai Zodiak, Berkesan dan Tidak Membosankan
-
Hantaman Rudal Amerika Serikat Merusak Sumber Pangan Iran, Pabrik Tepung Ikan di Pulau Qeshm