/
Selasa, 11 Juli 2023 | 12:11 WIB
IKN Bisa Mangkrak Karena Belum Ada Investor yang Serius, Kubu Demokrat: Jadi Sejauh Ini Dananya dari APBN? (pilihlogoikn.telkomsel.com)

Politikus Partai Demokrat, Soeyoto, mengomentari perihal prediksi proyek Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara bisa mangkrak karena belum ada investor yang serius.

Institute for Development of Economics and Finance atau Indef menilai IKN berpotensi mangkrak karena belum ada investor yang serius menanamkan modalnya.

Economics and Public Policy Researcher Indef Nailul Huda menilai akan banyak Anggaran Pendapatan Belanja Negara atau APBN yang digelontorkan pemerintah karena banyaknya investor asing yang mundur dari proyek IKN.

“Kami rasa ke depan akan banyak proyek nasional yang mangkrak pembangunannya, termasuk IKN. Tidak hadirnya investor dan keterbatasan APBN akan membuat IKN mangkrak dan terbengkalai,” terangnya kepada Bisnis, Senin (10/7/2023).

Berdasarkan data Kementerian Keuangan, pemerintah telah mengeluarkan anggaran sebesar Rp6 triliun untuk gedung dan bangunan dalam pos Belanja Modal. Dana jumbo itu salah satunya untuk pembangunan Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara.

Menteri Keuangan Sri Mulyani tidak memerinci besaran anggaran yang dikucurkan untuk IKN, namun anggaran tersebut digunakan untuk pembangunan Gedung kantor kawasan IKN oleh Kementerian PUPR.

“Gedung dan bangunan Rp6 triliun ini terutama untuk IKN yang dibangun oleh PUPR,” papar Sri Mulyani dalam Rapat Kerja bersama Badan Anggaran (Banggar) DPR, Senin (10/7/2023).

Menanggapi hal tersebut, Soeyoto curiga pembangunan IKN secara besar-besaran hingga sejauh ini sumber dananya berasal dari APBN.

Padahal, Presiden Joko Widodo sendiri berjanji untuk mengalokasikan APBN untuk proyek pemindahan ibu kota negara itu hanya sebesar 20%.

Baca Juga: Jokowi Sebut Banyak Investor Kepincut Bandara Kertajati

“Jadi yang bangun besar-besaran sampai sejauh ini dananya dari APBN? Padahal janji Presiden Jokowi dana APBN untuk IKN hanya 20%,” ujar Soeyoto, dikutip Suara Liberte dari akun Twitter @soeyoto1 pada Selasa (11/7/2023).

Load More