Apel Siaga Perubahan Partai NasDem ternyata begitu diminati oleh simpatisan hingga relawan tak hanya dari partai tersebut tetapi juga pendukung dari Anies Baswedan. Salah satu bukti hal tersebut adalah tak cukupnya lahan parkir dari Stadion Gelora Bung Karno (GBK).
Warganet dikejutkan dengan viralnya hal tersebut dalam media sosial, salah satu yang menyoroti hal itu adalah akun dari @MafiaWasit. Pihaknya mengungkit bahwa tak salah mengapa acara partai tersebut tak menggunakan Jakarta International Stadium (JIS).
Stadion yang disebut tak ramah untuk kendaraan pribadi itu pasti tidak akan kuat menjadi tempat acara partai yang begitu padat oleh masyarakat dari sejumlah wilayah di Indonesia.
"Sekarang tahu kan kenapa Nasdem dan Pak Anies ga pakai JIS untuk kegiatan partai hari ini? Lha wong eventnya di GBK aja parkir Bus Sewaannya sampai Slipi," tegasnya seperti yang dilansir pada Senin (17/7).
"Padahal kantong Parkir di GBK juga dah banyak dan luas. Kebayang kalau dibikin di JIS yang konon dirancang ga ramah parkir," lanjutnya.
Unggahan ini langsung viral dalam media sosial, banyak yang mengungkit soal kualitas dari JIS. Kebanyakan mengatakan stadion tersebut memang tak dirancang untuk kendaraan pribadi.
"Kalau di JIS dirancang pakai kendaraan umum min. Nantinya the Jack naik kereta Api , Transjakarta dari berbagai daerah," ungkap dari @lands_mr
Baca Juga: Tegasnya Anies Baswedan Soal Apel Siaga Perubahan NasDem: Kami Mengulang Doa di Tanah Suci
Berita Terkait
Terpopuler
- Lupakan Aerox atau NMAX, Skutik Baru Yamaha Ini Punya Traksi dan Agresivitas Sempurna di Trek Basah
- Ratusan Honorer NTB Diberikan Tali Asih Rp3,5 Juta Usai Putus Kontrak
- 3 Sampo yang Mengandung Niacinamide untuk Atasi Rambut Rontok dan Ketombe
- Anggota DPR RI Mendadak Usul Bangun 1.000 Bioskop di Desa Pakai Dana APBN 2027
- 4 Bedak Padat Wardah yang Tahan 12 Jam, Coverage Tinggi dan Nyaman Dipakai Seharian
Pilihan
-
Cara Buka Tabungan Pesirah Bank Sumsel Babel dari HP, Tak Perlu Antre di Bank
-
Nathalie Holshcer Sebut Pengawal Pribadinya Ditembak Polisi, Minta Tanggung Jawab Polri
-
Modus Oknum Ustad di Lubuk Linggau Ajak Santri ke Kebun Sawit, Berujung Kasus Pencabulan
-
Bawa Bukti ke Istana, Purbaya 'Bongkar' 10 Perusahaan Sawit Manipulasi Harga Ekspor
-
Beredar Salinan Dokumen Danantara Sumberdaya Indonesia Perusahaan Swasta Bukan BUMN
Terkini
-
Daerah Makin Cari Cara Tak Bergantung Dana Pusat, Fiskal Jadi Fokus APEKSI Kalimantan
-
Blackout Sumatra Berulang, Ketahanan Sistem Kelistrikan Nasional Kembali Dipertanyakan
-
Mengenal Golden Period Stroke, Waktu Penting yang Menentukan Pemulihan Pasien
-
Harga Sawit Anjlok Pasca Pidato Prabowo, PKS di Riau Diimbau Beli TBS Sesuai Aturan
-
Heboh! Bocah Tertangkap Curi Dompet Menangis Minta Diviralkan
-
Mendagri Tito: Mayoritas Wilayah Terdampak Banjir di Sumatera Berangsur Normal
-
Maimon Herawati Ungkap 'Silent Hero' di Balik Bebasnya 428 Relawan Global Sumud Flotilla
-
Guru Honorer di Riau Mengajar hingga Akhir 2026, Gaji Diambil dari Dana BOS
-
Janji Humanis Cuma Slogan? Aksi Kasar Satpol PP Usir Tukang Es Krim di CFD Jakarta Panen Kecaman
-
Barry Likumahuwa Tampil di POP: SELAH, Ruang Ibadah Musik yang Intim di Jakarta