Beredar video berjudul "Detik-detik !! Di luar gelora bung Karno, Jutaan massa pedagang ramai-ramai dukung Anies menuju RI 1" yang diunggah oleh akun YouTube Lintas Opini pada Rabu (19/7/2023).
Narasi judul video itu mengarahkan penonton agar percaya bahwa ribuan massa yang terdiri dari para pedagang berkumpul di luar Stadion Gelora Bung Karno demi mendukung Anies Baswedan sebagai salah satu dari capres atau calon presiden yang maju ke kontestasi Pilpres 2024 mendatang.
Video itu pun didukung dengan gambar thumbnail bahwa begitu banyaknya orang yang berkumpul dan disertai Anies Baswedan yang berdiri di tengah keramaian tampak sedang memberikan pidatonya.
Selain itu, video itu lengkap disertai tulisan "Sungguh luar biasa ...DILUAR GELORA BUNG KARNO RIBUAN MASSA PEDAGANG RAMAI-RAMAI DUKUNG ANIES MENUJU RI 1".
Penjelasan :
Berdasarkan penelusuran video tersebut secara keseluruhan yang berdurasi 8 menit 10 detik, tidak ditemukan informasi terkait ribuan massa berkumpul di luar GBK demi mendukung Anies Baswedan menuju Presiden 2024.
Faktanya, berdasarkan penelusuran, hingga saat ini tidak ada bukti atau berita kredibel yang menyatakan bahwa Ahok melakukan hal demikian.
Berdasarkan penelusuran, ditemukan bahwa video yang diunggah tentu saja bukan karya sendiri akan tetapi mencomot materi dari sumber kredibel. Seperti tentang pedagang siomay bernama Wawan yang diwawancarai di luar stadion Gelora Bung Karno (GBK). Pada menit 0:15 sampai 0:51 ia menyatakan jualan dengan harga khusus karena ngefans Anies Baswedan, serta diungkapnya seputar harapannya.Pada menit 1:06 adalah suara komentator menyatakan pendapat tentang Wawan yang ngefans kepada Anies Baswedan. Kemudian, menit 1:25 komentator menggunakan ungkapan berbau religius, akan tetapi diteruskan dengan kalimatnya sendiri, melebih-lebihkan perkataan pedagang yang diwawancarai dengan kata "tidak seperti sekarang-sekarang susah cari duit ... Mungkin seperti sebelum Jokowi ... zaman Pak Harto, jauh lebih enak" (menit 1:39).*Logika: dengan penyampaian model seperti ini, yaitu wawancara dengan narasumber yang kemudian disitir terserah komentator sendiri, maka bisa dipastikan kelanjutan isi video atau konten pasti melebih-lebihkan.
Termasuk ribuan pedagang di luar GBK, yang mana video hanya menampilkan satu dan berkapasitas sebagai pedagang makanan, bukan datang khusus melakukan semacam deklarasi bersama untuk Anies Baswedan. Video berisi acara Partai Amanat Nasional (PAN) di GBK yang menampilkan Surya Paloh sebagai pimpinan.
Baca Juga: 10 Momen Artis Foto Bareng Putri Ariani, Dari Happy Asmara hingga Lesti Kejora
Kesimpulan :
Video dengan judul "Detik-detik !! Di luar gelora bung Karno, Jutaan massa pedagang ramai-ramai dukung Anies menuju RI 1" yang diunggah oleh akun YouTube Lintas Opini pada Rabu (19/7/2023) memiliki konten yang menyesatkan atau hoax.
Berita Terkait
Terpopuler
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- Kasat Narkoba Tangsel Ditangkap! Diduga Edarkan Narkoba Bersama Enam Anak Buah
- 4 Serum Wardah untuk Mengecilkan Pori, Kulit Halus dan Mulus Bertahap
Pilihan
-
Malaysia Dikit Lagi Resmi Berstatus Negara Maju, Pendapatan Warga Rp 250 Juta per Tahun
-
Bupati Pemalang Anom Widiyantoro Terjaring OTT KPK, Ulangi Jejak Kelam Pendahulu
-
Ledakan Dahsyat Guncang Mall AEON Dua Orang Tewas, Diduga Akibat Kebocoran Gas
-
Hukum Tak Mampu Meyakinkan Publik, Main Hakim Sendiri Jadi Jalan Pintas
-
Rupiah Jebol ke Rp18.083 per Dolar AS, Terpuruk Paling Dalam di Asia usai Perry Warjiyo Mundur
Terkini
-
Anggota DPRD Medan Jadi Tersangka Kasus Dugaan Pengeroyokan
-
Memanas! Tiga Anggota DPRD Kota Madiun Walk Out dari Paripurna KUA-PPAS 2027
-
Belanja Auto Dicap Boros? Perempuan dan Dilema Nikmati Hasil Kerja Sendiri
-
Mitsubishi Xforce Apakah Pakai Sunroof? Ini Perbandingannya dengan Versi Lawas
-
Jelang Lawan Vietnam, Media Tetangga Sindir Timnas Indonesia dengan Bendera Belanda dan Australia
-
Tawarkan Bunga Ringan, Penyaluran KUR Perumahan dan FLPP BRI Dominasi Kuota Nasional
-
Tegas! 17 SPPG di DIY Ditutup, Buntut Kasus Keracunan hingga Masalah Izin
-
Klaim Dikriminalisasi Febrie Adriansyah Dipertanyakan, Jangan Semua Tersangka Mengaku Jadi Korban
-
Akhirnya PWI Resmi Cabut Laporan Polisi terhadap Hotman Paris
-
Anggota DPRD DKI Bongkar Dugaan Praktik Culas Trayek Mikrotrans: Saya Pernah Ditawari Rp4 Miliar