/
Kamis, 27 Juli 2023 | 16:35 WIB
Rumput hybrid di lapangan Jakarta International Stadium (JIS). (ANTARA/Fauzi Lamboka)

PSSI bergerak cepat menyiapkan stadion untuk Piala Dunia U-17 2023. Proses renovasi ditargetkan tuntas sebelum Oktober 2023 mendatang. Untuk Piala Dunia U-17 2023, PSSI telah mengajukan delapan stadion yaitu Stadion Utama Gelora Bung Karno (Jakarta), Stadion Gelora Bung Tomo (Surabaya), Stadion Si Jalak Harupat (Bandung), Stadion Manahan (Solo), Stadion I Wayan Dipta (Bali), Stadion Gelora Sriwijaya Jakabaring (Palembang), Jakarta International Stadium, dan Stadion Pakansari (Kabupaten Bogor).

Rencananya FIFA akan meninjau delapan stadion yang diajukan pada 28 Juli hingga 2 Agustus 2023. “Poin-poin perbaikan yang perlu dilakukan telah diberitahu FIFA melalui surat pada 20 Juli. Catatan-catatan yang ada di dalam surat tersebut menjadi bekal PSSI untuk mulai memperbaiki sejumlah kekurangan dari delapan stadion yang diajukan,” Kata Wakil Ketua PSSI Ratu Tisha di Jakarta, kemarin.

“Harapannya, target renovasi itu selambat-lambatnya pada Oktober, lebih baik sebelum Oktober sudah seluruhnya rapi. Jadi Ketika negara peserta datang, sudah tidak ada renovasi,”imbuh Tisha. Salah satu stadion yang disorot FIFA adalah JIS. “Jakarta akan dipakai untuk home base wasit dari FIFA. Mereka akan latihan di Senayan. Karena itu Jakarta akan penting bagi FIFA karena lapangan latihannya banyak. Karena itu JIS mau diajukan sebagai salah satu venue utama,”kata Tisha.

Atas dasar itu, JIS menjadi sorotan utama FIFA untuk direnovasi. FIFA telah mengirim konsultan yang ditunjuk untuk memberikan catatan yang harus direnovasi. FIFA dalam suratnya menyoroti soal rumput. Kondisi rumput JIS yang bersifat hibrida Sekaran ini bisa merugikan kualitas lapangan setelah pertandingan.

Tag

Load More