Usai dilakukan penelusuran, narasi ijazah Presiden Joko Widodo (Jokowi) terbukti palsu dan DPR serta MPR memutuskan Prabowo Subianto menjadi presiden merupakan narasi yang salah.
Mulanya, beredar video dengan narasi ijazah Presiden Joko Widodo (Jokowi) terbukti palsu dan DPR serta MPR memutuskan Prabowo Subianto menjadi presiden di platform YouTube.
Video tersebut diunggah oleh kanal YouTube Gajah Mada TV pada 17 Juli 2023. Berikut narasi yang digunakan: “GEMPAR! JKW TERBUKTI GUNAKAN IJAZAH PALSU JD PRESIDEN? DPR & MPR PUTUSKAN PRABOWO RESMI JD PRESIDEN?”
Berdasarkan penelusuran yang dilakukan turnbackhoax.id, video tersebut merupakan hasil editan dari sejumlah potongan video dengan narasi menyesatkan.
Di dalam video tidak ditemukan narasi bahwa DPR dan MPR menunjuk Prabowo Subianto sebagai presiden karen Jokowi terbukti menggunakan ijazah palsu.
Sementara itu terkait narasi ijazah Jokowi palsu telah terbantahkan oleh pernyataan dari Rektor Universitas Gadjah Mada, Prof. dr. Ova Emilia, M.Med.Ed., Sp.OG(K)., Ph.D.
Ova menegaskan bahwa Presiden Indonesia, Joko Widodo, merupakan alumnus Program Studi S1 di Fakultas Kehutanan UGM angkatan tahun 1980. Presiden Joko Widodo dinyatakan lulus dari UGM pada tahun 1985 sesuai ketentuan dan bukti kelulusan yang dimiliki oleh UGM.
“Atas data dan informasi yang kami miliki dan terdokumentasi dengan baik, kami meyakini keaslian ijazah sarjana Ir. Joko Widodo dan yang bersangkutan benar-benar lulusan Fakultas Kehutanan Universitas Gadjah Mada,” ucapnya dalam konferensi pers yang berlangsung Selasa (11/10) di Gedung Pusat UGM.
Klarifikasi ini, menurut Rektor, disampaikan sebagai bentuk tanggung jawab UGM sebagai institusi penyelenggara pendidikan tinggi kepada para alumninya.
Berdasarkan penjelasan tersebut, video dengan narasi ijazah Presiden Joko Widodo (Jokowi) terbukti palsu dan DPR serta MPR memutuskan Prabowo Subianto menjadi presiden termasuk dalam kategori konten yang dimanipulasi.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Bedak Lokal yang Awet untuk Kondangan, Tahan Hingga Belasan Jam
- 7 Cushion Anti Oksidasi untuk Usia 50 Tahun, Ringan di Wajah dan Bikin Tampak Lebih Muda
- Awal Keberuntungan Baru, 4 Shio Ini Akhirnya Bebas dari Masa Sulit pada 11 Mei 2026
- Berapa Harga Sewa Pendopo Soimah? Ini Fasilitas Pendopo Tulungo
- Lipstik Merek Apa yang Mengandung SPF? Ini 5 Produk untuk Atasi Bibir Hitam dan Kering
Pilihan
-
Jauh di Bawah Tuntutan Jaksa, Eks Konsultan Kemendikbud Kasus Chromebook Hanya Divonis 4 Tahun
-
Tok! Eks Konsultan Kemendikbudristek Ibam Divonis 4 Tahun Penjara dalam Kasus Chromebook
-
Fenomena Tim Musafir Masih Hiasi Super League, Ketegasan PSSI dan I.League Dipertanyakan
-
Nyanyi Bareng Jakarta: Melodi Penenang bagi Jiwa yang Terpapar Debu Ibu Kota
-
Salah Satu Korban Dikunci dari Luar, Dengar Kiai Ashari Lakukan Aksi Bejat di Kamar Sebelah
Terkini
-
IHSG Dibayangi Tekanan: Asing Buang Saham Big Caps di Momen 'MSCI Review'
-
Bukan Minta Maaf, Juri LCC MPR RI Malah Diduga Unggah Status Menantang Publik
-
Profil Saifullah Yusuf, Mensos yang Tegas Coret 11 Ribu Penerima Bansos karena Main Judol
-
Siap-siap! Harga BBM, LPG, hingga LNG Kompak Melejit, Ini Pemicunya
-
5 HP Kamera Jernih di Bawah Rp2 Juta, Hasil Foto Fokus dan Memori Besar
-
Rupiah Melemah Terus: Petaka Bagi WNI, Karpet Merah untuk WNA
-
BINA Terus Perkuat Ekosistem Salim Group
-
11 Investasi Prancis Tersandung Regulasi, Purbaya Sat Set Luncurkan Satgas
-
KUHP Baru Berlaku, Perusahaan Leasing Berbondong-bondong Atur Ulang Tata Kelola Penagihan
-
Prajogo Pangestu Merana, Saham Andalannya BREN-TPIA Didepak dari Indeks MSCI