/
Senin, 31 Juli 2023 | 09:01 WIB
Prabowo Subianto (Suara.com/Alfian Winanto)

Wakil Sekretaris Jenderal Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Syaiful Huda menyarankan bakal calon presiden (capres) Prabowo Subianto menggandeng figur ideologis jika ingin memenangi pemilihan presiden (pilpres) 2024.

"Pak Prabowo butuh kekuatan dan figur ideologis, bukan kekuatan dan figur pragmatis. Karena dua kali Pilpres kalah, tidak mempertimbangkan kekuatan dan figur ideologis," kata Huda.

Politikus PKB itu menilai, sosok atau figur ideologis yang dapat dipertimbangkan oleh Ketua Umum Partai Gerindra itu adalah Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar atau Cak Imin.

"Saya rasa kalau Pak Prabowo pertimbangkan kekuatan ideologis, saya ketemunya Gus Imin," ujarnya, menambahkan, dikutip Liberte Suara, Senin (31/7/2023).

Ia membeberkan sejumlah keunggulan dari Cak Imin, yaitu salah satunya masuk bursa calon wakil presiden (cawapres) Ganjar Pranowo menurut Ketua DPP PDI Perjuangan Puan Maharani. 

Selain itu, tutur Huda, Puan mengakui bahwa PDIP menginginkan PKB dapat maju bersama-sama pada pilpres 2024 mendatang. Bahkan sejumlah pertemuan juga diagendakan kedua elite partai politik (parpol) itu.

"Mbak Puan menjadwalkan Gus Imin bertemu Bu Megawati mendiskusikan berbagai hal termasuk update politik terakhir. tapi ini baru obrolan kedua, obroan tiga nanti ya. Perlu tahapan, fase-fase berikutnya," jelas Huda.

"Ini berbeda dengan PKB dan Gerindra. Kami sudah buat kontrak politik dan tinggal diresmikan karena keduanya (PKB dan Gerindra) punya mandatory," sambungnya. 

Namun demikian Huda menekankan, PKB masih bersama Gerindra saat ini walaupun nama Cak Imin masuk radar cawapres PDIP.

Baca Juga: Waduh?! Megawati Bilang Begini Soal Pengumuman Cawapres Ganjar Pranowo, Ade Armando Bereaksi...

"Pasti masih di Gerindra karena kami dan Gerindra bikin kontrak politik, sudah teken-tekenan," pungkas Huda.

Load More