/
Selasa, 01 Agustus 2023 | 16:20 WIB
Stadion Manahan (Instagram @manahan.solo)

Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Indonesia, Dito Ariotedjo mengisyaratkan Piala Dunia U-17 akan terpusat di Pulau Jawa. Bahkan ada kemungkinan dua arena di Sumatera dan Bali tidak jadi dipakai pada ajang dua tahunan tersebut.

Dito mengaku Stadion Jakabaring di Palembang dan I Wayan Dipta di Bali, kemungkinan tidak dipakai pada Piala Dunia U-17 2023.  "Kayaknya iya (Piala Dunia U-17 2023 digelar hanya di empat kota di pulau Jawa)," kata Dito, kemarin.

Kemungkinan dua stadion di luar Jawa tak jadi dipakai mencuat Ketika FIFA menjadwalkan inspeksi stadion di empat lokasi yakni Jakarta, Bandung, Solo, dan Surabaya. Hal tersebut jadi fokus awal FIFA untuk memeriksa setiap arena yang tersedia.

Dito menyampaikan Ketua PSSI Erick Thohir membeberkan FIFA ingin fokus pada stadion yang ada di Pulau Jawa. Ini berkaitan dengan kemudahan mobilisasi FIFA untuk memeriksa setiap aspek jelang Piala Dunia U-17. "Kalau dari penjelasan pak Ketum PSSI (Erick Thohir) sementara dilihat potensi yang di Jawa dulu. Karena melihat dari segi (kemudahan) logistik dan transportasinya," tambahnya.

Tim FIFA memulai pemeriksaan sejumlah stadion untuk Piala Dunia U-17 202. Sabtu (29/7) Jakarta International Stadium menjadi stadion pertama yang diinspeksi tim FIFA. Wakil Ketua Umum PSSI Ratu Tisha mengatakan terdapat tiga fokus kunjungan FIFA. "Pertama, kesiapan venue, termasuk main venue dan lapangan-lapangan latihan," ujar Tisha.

Dikatakan Tisha, FIFA juga akan memgecek kualitas venue yang berada pada pitch management atau lapangan dengan lebih spesifik soal jenis dan kondisi rumput. Poin ketiga yang menjadi perhatian FIFA terkait dengan team services, termasuk akomodasi untuk para peserta.

Tag

Load More