/
Rabu, 09 Agustus 2023 | 08:00 WIB
Sandiaga Uno (Suara.com/Rakha)

Ketua Badan Pemenangan Pemilu (Bappilu) Nasional Partai Persatuan Pembangunan (PPP) menyatakan bakal memanfaatkan teknologi artificial intelligence (AI) untuk meraup 11 juta suara pada pemilihan legislatif (pileg) 2024.

Sandiaga Salahuddin Uno mengatakan, pimpinan PPP telah sepakat menargetkan 11 juta suara pada pileg 2024.

“Kita jangkau dengan teknologi penggunaan sosial media, big data, dan artificial intelligence yang akan kita gunakan agar kerja kita sangat efektif,” kata Sandi di Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, dikutip Liberte Suara, Selasa (8/8/2023).

Menurut Sandi, PPP memiliki sumber data yang baru saja dikumpulkan dan sudah disimpan. Data itu bukan dari pihak ketiga. Data tersebut akan dipantau secara berkala setiap Minggu untuk memperkaya strategi PPP dalam menghadapi pemilihan umum (pemilu) 2024.

“Kita punya sources data dan baru saja kita kumpulkan saya sampaikan bahwa saat ini data driven, semuanya ini berbasis data,” tutur Sandi.

Meski menggunakan kecerdasan buatan atau AI dan teknologi, Sandi menegaskan, PPP bakal membangun posko-posko yang dekat dengan masjid dan pasar.

Sebab, dalam rapat pada Minggu malam Bappilu Nasional PPP sudah bersepakat akan memperjuangkan ekonomi hijau, UMKM, kelompok perempuan, dan lainnya.

“Tapi juga kita tidak ingin tercerabut dari basis kita sebagai partai islam yang rahmatan lilalamin,” ujar Sandi.

Selain target meraih 11 juta suara pada pemilu 2024, Sandi juga menargetkan perolehan kursi PPP di DPR, DPRD provinsi, dan DPRD kabupaten/kota meningkat dibandingkan hasil pemilu 2019.

Baca Juga: Sikap Jeje Pertahankan Rumah Tangga Diacungi Jempol, Real Masih Ada Laki-laki yang Tulus

Pada pemilu 2019, PPP meraup 6,3 juta suara atau 4,52 persen perolehan suara sah yang membuat partai berlambang Kakbah ini memperoleh 19 kursi di DPR. Adapun 11 juta suara, kata Sandi, PPP mengincar 50 kursi di DPR RI.

“Tugas ini adalah mencapai target dari pemenangan pilpres juga menambah suara dengan target 11 juta suara maupun juga jumlah kursi, baik di DPR RI dan DPRD kabupaten/kota dan juga provinsi,” kata Sandi.

Load More