Ketua Badan Pemenangan Pemilu (Bappilu) Nasional Partai Persatuan Pembangunan (PPP) menyatakan bakal memanfaatkan teknologi artificial intelligence (AI) untuk meraup 11 juta suara pada pemilihan legislatif (pileg) 2024.
Sandiaga Salahuddin Uno mengatakan, pimpinan PPP telah sepakat menargetkan 11 juta suara pada pileg 2024.
“Kita jangkau dengan teknologi penggunaan sosial media, big data, dan artificial intelligence yang akan kita gunakan agar kerja kita sangat efektif,” kata Sandi di Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, dikutip Liberte Suara, Selasa (8/8/2023).
Menurut Sandi, PPP memiliki sumber data yang baru saja dikumpulkan dan sudah disimpan. Data itu bukan dari pihak ketiga. Data tersebut akan dipantau secara berkala setiap Minggu untuk memperkaya strategi PPP dalam menghadapi pemilihan umum (pemilu) 2024.
“Kita punya sources data dan baru saja kita kumpulkan saya sampaikan bahwa saat ini data driven, semuanya ini berbasis data,” tutur Sandi.
Meski menggunakan kecerdasan buatan atau AI dan teknologi, Sandi menegaskan, PPP bakal membangun posko-posko yang dekat dengan masjid dan pasar.
Sebab, dalam rapat pada Minggu malam Bappilu Nasional PPP sudah bersepakat akan memperjuangkan ekonomi hijau, UMKM, kelompok perempuan, dan lainnya.
“Tapi juga kita tidak ingin tercerabut dari basis kita sebagai partai islam yang rahmatan lilalamin,” ujar Sandi.
Selain target meraih 11 juta suara pada pemilu 2024, Sandi juga menargetkan perolehan kursi PPP di DPR, DPRD provinsi, dan DPRD kabupaten/kota meningkat dibandingkan hasil pemilu 2019.
Baca Juga: Sikap Jeje Pertahankan Rumah Tangga Diacungi Jempol, Real Masih Ada Laki-laki yang Tulus
Pada pemilu 2019, PPP meraup 6,3 juta suara atau 4,52 persen perolehan suara sah yang membuat partai berlambang Kakbah ini memperoleh 19 kursi di DPR. Adapun 11 juta suara, kata Sandi, PPP mengincar 50 kursi di DPR RI.
“Tugas ini adalah mencapai target dari pemenangan pilpres juga menambah suara dengan target 11 juta suara maupun juga jumlah kursi, baik di DPR RI dan DPRD kabupaten/kota dan juga provinsi,” kata Sandi.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Rekomendasi Serum Malam untuk Hempas Flek Hitam Usia 50 Tahun ke Atas
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Work to Run: 5 Sepatu Lari Hitam Polos yang Tetap Rapi di Kantor dan Nyaman Dipakai Lari
- Harga Beda Tipis: Mending Yamaha Gear Ultima, FreeGo atau X-Ride untuk Rumah Tangga?
Pilihan
-
Bejatnya Kiai Cabul Ashari di Pati: Ngaku Keturunan Nabi hingga Istri Orang Bebas Dicium
-
Mengungkap Jejak Pelarian Kiai Cabul Pati: Terendus Ritual di Kudus, Kini Raib Bak Ditelan Bumi
-
Diterpa Kontroversi dan Dilaporkan ke Bareskrim Terkait Ceramah JK, Ade Armando Mundur dari PSI
-
Lolos Blokade AS! Kapal Tanker Iran Rp 3,8 T Menuju Riau, Kemlu RI: Tak Langgar Hukum
-
Kapal Perang AS Dihantam 2 Rudal karena Coba Masuk Selat Hormuz, Klaim Iran
Terkini
-
KPK Ingatkan Tunjangan Hakim Ad Hoc Harus Beriringan dengan Perbaikan Sistem Peradilan
-
AI Diklaim Bisa Jadi Solusi Mitigasi Banjir Rob dan Krisis Air Bersih, Gimana Caranya?
-
Indonesian Proposal Jadi Fokus Pertemuan Indonesia dan United Kingdom Intellectual Property Office
-
Idul Adha 2026 Tanggal Berapa? Penetapan Versi Muhammadiyah dan Pemerintah Diprediksi Sama
-
Ayah Bunga Zainal Meninggal, Ahok Kirim Karangan Bunga Duka Cita
-
Ekonomi Indonesia Melesat 5,61 Persen saat Rupiah Pecahkan Rekor Terlemah
-
40 Kode Redeem FC Mobile Aktif 5 Mei 2026, Hadiah Pemain MLS hingga Gems Gratis
-
Ditahan Imbang Everton, Pep Guardiola Pasrah Soal Perburuan Gelar Juara
-
Pertukaran Mata Uang dengan China dan Jepang Jadi Strategi Jaga Nilai Tukar Rupiah
-
5 Sepatu Running Lokal Rp200 Ribuan Terbaik, Kualitas Juara Bukan Barang Abal-abal