Suara.com - Papan nama itu muncul di tengah rerimbunan tanaman yang menaungi Jalan Flamboyan, di kawasan Rempoa, Jakarta Selatan. Burgreens begitu nama yang tertera di plang nama itu. Tak lupa disertakan nomer yang bisa dihubungi jika ada yang ingin memesan makanan secara delivery.
Sesuai namanya, suasana tempat makan ini terasa sangat teduh. Beberapa batang pohon kamboja meneduhi tempat makan yang sebagian berada di luar ruangan. Mata saya menangkap beberapa helai bunga kamboja yang jatuh di atas meja kayu. Lebih banyak lagi bunga kamboja yang berserak di lantainya yang terbuat dari conblok.
Dan ketika saya duduk di satu kursi kayu Burgreens, sekilas telinga saya menangkap suara kicau burung gereja. Sementara bau aromaterapi mengambang di udara, makin menguatkan konsep tempat makan yang umurnya belum genap setahun ini, yakni restoran organik yang menjual makanan sehat.
Untuk mendukung konsep yang dipilihnya, Max Elnathan Mandias mengaku sangat selektif dalam memilih lokasi. Ia sempat melakukan survei ke sejumlah lokasi di Kemang, Cipete dan sejumlah tempat lain di Jakarta Selatan, sebelum akhirnya jatuh hati pada tempat yang cukup luas di Jalan Flamboyan no. 19 ini.
"Saya mensyaratkan lokasinya harus di green area, sebisa mungkin tersedia lahan untuk mengolah sampah menjadi kompos. Bahkan jika memungkinkan kami ingin menanam sendiri bahan yang digunakan," ujar Max yang bersama Helga merancang embrio Burgreens saat masih berada di Belanda. Bahkan untuk perabotan, Max dan Helga tak segan menggunakan barang bekas.
Max memang tak sembarangan saat mendirikan Burgreens. Ia punya misi untuk mengembangkan gaya makan sehat, sekaligus membangun bisnis yang etis baik bagi konsumen, petani maupun untuk lingkungan.
Untuk itu, restoran yang berdiri November 2013 ini berusaha sesedikit mungkin menghasilkan sampah dan semaksimal mungkin menggunakan bahan-bahan lokal. Ia juga menyimpan angan, agar Burgreens bisa membangun komunitas bagi mereka yang peduli lingkungan dan makanan sehat. Itu sebabnya, hampir setiap minggu digelar pertemuan di sini.
Menu
Sedangkan untuk menu, Max yang merintis usaha ini berdua saja dengan Helga ini memang menyajikan makanan yang cocok untuk para vegetarian atau mereka yang sedang diet alkalin.
Burger dipilih karena makanan ini relatif mudah diterima oleh semua kalangan umur. Untuk tahap pertama Max mengenalkan burger dari bayam, kacang merah dan jamur. Namun belakangan ia menambahkan burger dari daun lentil.
"Ini cocok untuk mereka yang sedang memulai untuk menjadi vegetarian," ujarnya.
Sementara bagi mereka para vegetarian kelas mahir atau para penyuka raw food tersedia sejumlah menu yang lebih lebih lengkap. Selain sup, steak ataupun spaghetti juga tersedia beragam smoothie yang semua bahannya dibuat dari sayuran atau buah-buahan. Max juga menambahkan beragam superfood smoothies untuk kelompok ini.
Karena saya bukan seorang vegetarian juga bukan penyuka raw food, maka saya memilih Mini trio burgreens. Untuk minuman saya memilih Cucumber mint infused water.
Saat hidangan itu tersaji, saya menemukan tiga burger mini masing-masing dengan isi jamur, bayam dan daun lentil. Sedangkan infused waternya tampak segar dengan gelasnya yang berembun. Cukup menggugah selera di udara yang cukup terik siang itu.
Sementara burgernya, terus terang saya mengakui kepiawaian Max dalam meraciknya. Meski terbuat dari sayuran, burgernya tak kalah lezat dari lazimnya burger yang ada di pasaran. Dengan rempahnya yang terasa nendang di lidah.
"Saya ingin mengubah anggapan banyak orang, bahwa sayuran itu tak enak. Sayuran juga bisa tampil groovy," ujar Max.
Soal harga, makanan di Burgreens masih terjangkau. Untuk minuman dibanderol Rp8-32 ribu. Sedangkan smoothies berkisar Rp29-45 ribu. Nah untuk makanan berat dibandrol antara Rp42-90 ribu.
Oh ya, bagi Anda yang ingin kongkow sambil ngopi ataupun ngeteh, Burgreens juga menyediakan kopi atau teh yang juga organik. Asyiknya, kopi ini disajikan bersama gula aren yang lebih sehat. Jadi jika kebetulan melintas di Rempoa, Silahkan mampir ke Burgreens!
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 HP realme dengan Chipset Snapdragon dan RAM 8 GB Termurah Juni 2026
- HP Rp1,5 Jutaan yang Bagus Merek Apa? Ini 5 Rekomendasi Terbaik David GadgetIn
- 5 Kulkas 1 Pintu Anti Bunga Es dan Hemat Listrik, Harga Mulai Rp1 Jutaan
- Tok! Panja DPR Sepakati RUU Polri: Usia Pensiun Bintara 59 Tahun, Perwira 60 Tahun
- Resmi! Chatib Basri Dapat Jabatan Baru Hari Ini
Pilihan
-
Susunan Pemain Timnas Indonesia vs Mozambik di FIFA Matchday Malam Ini
-
Menkes Budi Gunadi Sadikin Susul Chatib Basri dan Luhut ke Istana
-
Bupati Muara Enim Resmi Pakai Rompi Oranye KPK
-
Luhut Bawa Chatib Basri ke Istana, Ini Tujuannya
-
Di Mana Menkeu Purbaya saat Chatib Basri Dipanggil Prabowo ke Istana
Terkini
-
Pertanian Jadi Penyumbang Utama Emisi Metana di Indonesia, Apa Dampaknya bagi Iklim?
-
Benarkah Menikah di Bulan Suro Bikin Sial dan Rumah Tangga Hancur? Ini Pandangan Islam dan Budaya
-
Apa Bedanya Cushion Skintific Hijau dan Pink? Cek Manfaat dan Harganya
-
Daftar 3 Shio Paling Malas, Hobi Menunda-nunda Pekerjaan
-
5 Moisturizer Pria dengan Rating Sempurna di Shopee, Atasi Kulit Kusam dan Berjerawat
-
5 Cara Mengetahui Parfum yang Kedaluwarsa, Ini Tanda-tandanya
-
Memaknai Peran Ganda: Bagaimana Perempuan Karier Bisa Menginspirasi Generasi Muda
-
5 Body Lotion Paling Laris di Shopee, Pembeli Akui Ampuh Cerahkan Kulit Kusam
-
3 Sabun Mandi Batangan Paling Laris di Shopee, Review Pembeli Terbukti Ampuh Mencerahkan Kulit Kusam
-
Berapa Harga Adidas Samba Jane Ori? Ini 5 Rekomendasi Toko Resmi agar Tak Tertipu Produk KW