Kejengkelan calon wisatawan meramaikan media sosial, setelah jaringan telepon dan sistem komputer Jetstar mengalami krisis, Selasa (28/10/2014) kemarin. Ini terjadi setelah maskapai penerbangan Jetstar menawarkan penerbangan bertarif 88 dolar Australia ke Bali, untuk menyaingi Air Asia yang menawarkan penerbangan seharga 99 dolar untuk rute Melbourne-Bali.
Seorang juru bicara Jetstar mengatakan ribuan kursi telah disiapkan untuk penerbangan dari enam kota di Australia dengan tujuan Bali. Setelah penjualan dibuka pada pukul 16:00 kemarin, telepon dan sistem komputer down sehingga membuat wisatawan frustrasi dan marah.
Suara.com - Jetstar mengakui gangguan sistem ini akibat "lonjakan lalu lintas yang signifikan", namun dipastikan pagi ini masalah telah diselesaikan dan situs kembali stabil. Pihak Jetstar juga meminta maaf atas kesalahan sistem yang diakibatkan membludaknya minat pembeli pada penerbangan murah ini.
Tapi wisatawan terus mengekspresikan rasa frustrasi mereka di Twitter menuduh Jetstar telah melakukan aksi publisitas dengan menawarkan tarif 88 dolar Australia itu. Mereka mempertanyakan mengapa Jetstar tetap mempromosikan tarif tersebut jika sistemnya tidak mampu mengatasi permintaan. Beberapa konsumen mengaku selama enam jam mencoba selama memesan tiket murah itu, tetapi gagal. Akhirnya mereka melampiaskan kejengkelannya di media sosial.
Dalam penawaran itu pihak Jetstar juga akan mengurangi berat bagasi yang tidak dikenai tambahan biaya, dari sebelumnya 10kg menjadi 7 kg. Penumpang kelas ekonomi masih bisa membawa dua buah tas, tetapi beratnya tidak boleh lebih dari 7kilogram. (news.com.au)
Berita Terkait
-
Viral Harga Tiket Padang ke Jepang cuma Rp350 Ribu, Lebih Murah 3 Kali Lipat Dibandingkan Jakarta
-
Kemenpar Sebut Pariwisata Bali Tetap Stabil di Tengah Dinamika Geopolitik Global
-
Maskapai Berbiaya Rendah Asal Vietnam Goda Pelancong RI Dengan Tiket Murah
-
Marak Modus Penipuan Jelang Akhir Tahun! OJK Ingatkan Jangan Tergiur Promo Tiket Murah
-
Waspada! Penipuan Promo Tiket Murah Seliweran di Libur Akhir Tahun, Begini Modusnya
Terpopuler
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
- 6 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Wajah dan Harganya
- AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
- 7 HP Murah di Bawah Rp1 Juta Paling Layak Beli di 2026, Performa Oke Buat Harian
- 7 HP Samsung Seri A yang Sudah Kamera OIS, Video Lebih Stabil
Pilihan
-
Warga Sambeng Borobudur Terancam Kehilangan Mata Air, Sendang Ngudal Dikepung Tambang
-
Rivera Park Tebo Terancam Lagi, Tambang Ilegal Kembali Beroperasi Saat Wisatawan Membludak
-
Bukan Merger, Willy Aditya Ungkap Rencana NasDem-Gerindra Bentuk 'Political Block'
-
Habis Kesabaran, Rossa Ancam Lapor Polisi Difitnah Korban Operasi Plastik Gagal
-
Konflik Geopolitik Tak Pernah Belanja di Warung, Tapi Pelaku UMKM Semarang Dipaksa Akrobat
Terkini
-
5 Rekomendasi Moisturizer dari Brand Lokal untuk Mencerahkan Kulit
-
Physical vs Chemical Sunscreen, Mana yang Lebih Aman untuk Bumil? Cek 5 Rekomendasinya
-
Alasan Pelecehan Digital Mahasiswa FH UI Disebut Kekerasan Seksual
-
Kemenkes Rilis Aturan Label Gizi, Minuman Kekinian Kini Punya Rapor dari A Hingga D
-
Mengenal Rape Culture Pyramid, Jangan seperti 16 Mahasiswa FH UI Pelaku Pelecehan Seksual
-
6 Tips Parfum Tahan Lama di Baju, Wangi Tidak Mudah Hilang dan Lebih Awet
-
Menularkan Kepedulian dari Pinggiran Ciliwung: Cara River Ranger Ubah Cara Pandang Terhadap Sungai
-
4 Rekomendasi Sabun Cuci Muka dari Brand Lokal untuk Pudarkan Flek Hitam
-
Masih Bolak-balik Bisnis ke Indonesia, Segini Kekayaan Shin Tae-yong
-
3 Jenis Kanker yang Paling Banyak Menyerang Anak Muda di Singapura