Suara.com - Pernah merasa melankolis yang tak bisa dijelaskan setelah hubungan seks yang tidak memuaskan? Ternyata Anda tak sendiri, karena menurut penelitian yang dipublikasikan di "Journal of Sexual Medicine", 46,2 persen dari responden perempuan mengaku mengalami emosi negatif usai bercinta.
Fenomena ini dikenal sebagai dysphoria pasca-coital (PCD), dan ditandai oleh perasaan melankolis, depresi, kecemasan, atau menangis yang tak berkesudahan setelah berhubungan seks.
Peneliti utama Dr Robert Schweitzer dari QLD University of Technology, mengatakan penelitian ini dilakukan dengan melibatkan 211 responden guna mengeksplorasi hubungan antara PCD, tekanan psikologis, dan fungsi seksual pada perempuan.
Schweitzer dan timnya menemukan adanya hubungan positif antara tekanan psikologis dan pelecehan seksual di masa kanak-kanak dengan pengalaman gejala PCD. Namun seberapa besar pengaruh faktor-faktor tersebut dipengaruhi variabel lain yang mungkin lebih penting.
Schweitzer menjelaskan, tujuan dari survei terbaru adalah untuk memastikan hubungan antara kesehatan emosional dan mental, dengan pengalaman PCD. Studi ini menemukan bahwa untuk sebagian besar responden, suasana hati melankolis mereka tidak berhubungan dengan kesehatan psikologis mereka di wilayah lain kehidupan mereka. Dan banyak dari mereka yang tidak mampu menjelaskan penyebab perasaan itu.
Penelitian ini juga tidak menemukan korelasi antara keintiman dan PCD, tapi Schweitzer mengingatkan pentingnya untuk memahami, bahwa terlepas dari penyebab air mata atau kesedihan pascacoital, cara perempuan merespon perasaan ini sangat penting bagi kesehatan hubungan mereka di masa yang akan datang.
"Bagi banyak dari klien saya, respon emosional yang mendalam yang dihasilkan dari pelepasan hormon selama seks. Orgasme dapat memicu pelepasan dan membersihkan senyawa yang berhubungan dengan stres, seperti kortison, dari tubuh kita. Ini dapat dinyatakan melalui berbagai perilaku termasuk tertawa histeris atau menangis" terangnya.
Tim menyimpulkan, perasaan melankolis pascaseks adalah masalah serius bagi perempuan. Dan, bahwa hal itu terjadi bahkan setelah pengalaman seksual fisiologis yang sehat. Temuan mengungkapkan bahwa kemampuan untuk memisahkan pikiran dan perasaan dari orang lain adalah prediktor kuat untuk terjadinya PCD dari tingkat kemesraa dengan pasangan.
Perasaan melankolis setelah berhubungan seks juga dapat menjadi indikator bahwa meskipun seks memuaskan secara fisik, tetap ada unsur harapan yang belum terpenuhi. Jika itu sering terjadi, Schweitzer menyarankan untuk membahasnya dengan pasangan, agar kalian bisa saling menavigasi seksualitas Anda bersama.
Disarankan juga untuk tetap hadir dan mempertahankan keterhubungan Anda usai coitus. Pastikan bahwa Anda tidak langsung bangun dari tempat tidur, atau mengalihkan perhatian Anda dari pasangan Anda setelah coitus berakhir.
"Anda dapat memperdalam keintiman dengan menciptakan ritual pascaklimaks bersama. Misalnya, dengan mandi bersama atau saling memeluk dan berbicara lembut," terangnya. (news.com.au)
Berita Terkait
-
10 Aktivitas Seksual yang Sering Bikin Malu, Padahal Tak Masalah
-
Cegah Kehamilan, 10 Penyebab Kondom Bocor Ini Wajib Diwaspadai
-
Kenali Penyebab Impotensi, IDI Barito Utara Berikan Informasi Pengobatan
-
Bagaimana Peranti Asmara Membantu Kehidupan Seksual Pasangan?
-
Apa Hukum Berhubungan Suami Istri di Hari Tasyrik? Ini Penjelasannya
Terpopuler
- 6 Pilihan HP Flagship Paling Murah, Spek Sultan Harga Teman
- 5 HP 5G Terbaru RAM 12 GB, Spek Kencang untuk Budget Rp3 Juta
- 5 Pilihan Sepatu Lari Hoka Murah di Sports Station, Harga Diskon 50 Persen
- 5 Parfum Aroma Segar Buat Pesepeda, Anti Bau Badan Meski Gowes Seharian
- 5 Sepeda Listrik Jarak Tempuh Terjauh, Tahan Air dan Aman Melintasi Gerimis
Pilihan
-
Perjalanan Terakhir Nuryati, Korban Tragedi KRL Bekasi Timur yang Ingin Menengok Cucu
-
9 Fakta Kecelakaan Kereta di Stasiun Bekasi Timur, Gerbong Wanita Jadi Titik Terparah
-
Cerita Pasutri Selamat dari Kecelakaan Maut Kereta di Bekasi: Terpental hingga Pingsan
-
Tragedi di Stasiun Bekasi Timur: 3 Penumpang KRL Tewas dan 38 Korban Luka-luka Dilarikan ke 4 RS
-
KAI Fokus Evakuasi dan Normalisasi Jalur Pasca KA Argo Bromo Anggrek Tabrak KRL di Bekasi Timur
Terkini
-
Siapa Pemilik VinFast? Taksi Listrik Green SM Dituding Pemicu Kecelakaan KRL di Bekasi Timur
-
5 Lipstik Ombre untuk Bibir Hitam, Pigmented dan Tahan Lama
-
KA Argo Bromo Terlibat Kecelakaan Berapa Kali? Publik Soroti Lintasan dan Waktu Tempuhnya
-
Lulus Seleksi Administrasi, Kapan Jadwal Tes Kompetensi Manajer Koperasi Merah Putih?
-
Tragedi Kecelakaan di Bekasi Timur, Kenapa Kereta Tidak Bisa Berhenti Mendadak?
-
5 Sabun Cair yang Wanginya Mirip Parfum, Bikin Badan Harum Seharian
-
KA Argo Bromo Anggrek Secepat Apa? Tabrak KRL di Stasiun Bekasi Timur
-
Kilas Balik Tragedi Bintaro, Viral usai Kecelakaan Kereta di Bekasi
-
Jangan Sampai Menyesal! Ini 9 Cara Hindari Mobil Mogok di Tengah Rel Kereta Api
-
Daftar Hitam Kecelakaan Kereta Api Paling Mematikan di Indonesia: Terbaru Tragedi Bekasi Timur