Suara.com - Kecelakaan kereta terjadi di wilayah Bekasi Timur, Jawa Barat, pada hari Senin malam, 27 April 2026, sekitar pukul 20.50 WIB. Peristiwa tersebut melibatkan kereta api jarak jauh Argo Bromo Anggrek dan KRL Commuter Line di Stasiun Bekasi Timur.
Beberapa waktu yang lalu, PT Kereta Api Indonesia (Persero) atau KAI pernah menjelaskan alasan yang menyebabkan kereta api tidak dapat berhenti mendadak.
Seiring dengan alasan ini, PT Kereta Api Indonesia juga menjelaskan simulasi jarak yang dibutuhkan lokomotif untuk berhenti.
Kenapa Kereta Api Tidak Bisa Berhenti Mendadak?
1. Panjang dan Bobot Kereta yang Besar
Kereta api tidak bisa menghentikan dirinya dengan tiba-tiba karena ukuran dan beratnya yang cukup besar. Semakin banyak dan berat kereta api yang bergerak beruntun, maka jarak yang dibutuhkan agar bisa berhenti menjadi semakin besar.
Di Indonesia, biasanya 1 rangkaian kereta penumpang terdiri dari 8 hingga 12 gerbong dengan berat mencapai 600 ton, belum termasuk penumpang dan barang yang dibawa. Dengan kondisi seperti itu, diperlukan energi yang besar agar rangkaian kereta api dapat berhenti.
2. Sistem Pangereman Kereta Api
Selain itu, sistem pengereman yang digunakan kereta api saat ini menggunakan jenis rem berbasis udara. Cara kerjanya adalah dengan mengompresi udara lalu menyimpannya sampai proses pengereman dilakukan.
Meski kereta api sudah dilengkapi dengan rem darurat, rem tersebut tetap tidak bisa menghentikan kereta secara mendadak. Rem ini membuat energi dan tekanan udara bertambah, sehingga kereta bisa dihentikan dengan lebih cepat.
Baca Juga: KA Argo Bromo Anggrek Secepat Apa? Tabrak KRL di Stasiun Bekasi Timur
Setelah itu, jika kereta api melakukan pengereman mendadak, terdapat risiko bahaya yang bisa terjadi. Karenanya, sistem rem berbasis tekanan udara menghubungkan rem pada rodanya dengan piston dan rangkaian silinder.
3. Kecepatan Kereta yang Tinggi
Kereta api umumnya berjalan dengan cepat, terutama di jalur antar kota yang memiliki rel lurus dan hambatan sedikit. Kecepatan ini memungkinkan kereta menempuh jarak yang jauh dalam waktu yang singkat, sehingga menjadi pilihan yang efisien bagi banyak penumpang.
Namun, kecepatan yang tinggi membuat kereta memiliki momentum besar yang sulit dihentikan secara mendadak. Karena kecepatannya yang cepat, kereta membutuhkan jarak rem yang lebih panjang agar dapat berhenti dengan aman.
Rem harus ditekan secara perlahan agar kecepatan turun bertahap tanpa menyebabkan hentakan yang keras. Jika pengereman dilakukan secara mendadak, risiko tergelincir atau kecelakaan kereta akan meningkat.
4. Jalur Rel yang Terbatas dan Kaku
Berita Terkait
Terpopuler
- Jaksa Skakmat Nadiem: Mau Putus Konflik Kepentingan, Kok Saham Gojek Tak Dijual?
- Anaknya Terlibat di Program MBG, Wamenaker Afriansyah Noor Beri Penjelasan Usai Namanya Terseret
- Resmi! Chatib Basri Dapat Jabatan Baru Hari Ini
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
Pilihan
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
-
'Kalau Semua Diam, Siapa yang Akan Bicara?' Alasan Zaskia Adya Mecca Dukung Aksi Mahasiswa
-
Silakan Tabrak Kami! Polisi Tantang Massa Mahasiswa UI yang Nekat ke Bundaran HI
-
Mahasiswa Belum Muncul, Begini Kondisi Terkini Bundaran HI Jelang Aksi 12 Juni
-
Harry de Fretes Bagikan Kabar Haji Bolot Meninggal, Keluarga: Hoaks, Itu Orang Kurang Kerjaan
Terkini
-
Peritel Fashion Mulai Kenakan Biaya Retur, Bisakah Benar-Benar Kurangi Limbah?
-
Nonton Piala Dunia 2026 Gratis di Mana? Pemilik TV Lama Jangan Buru-buru Beli Baru
-
Lokasi Nobar Resmi Piala Dunia 2026 Bareng Telkomsel dan MAXStream, dari Sumatra hingga Maluku
-
Urutan Skincare yang Benar Harus Double Cleansing? Ini Kata Dokter Kulit untuk Jaga Skin Barrier
-
Cara Langganan Folaplay untuk Nonton Piala Dunia 2026 di HP
-
Cara Mengetahui Weton dari Tanggal Lahir dan Tahun, Cek Hitungan Neptu dan Arti Watak
-
5 Barang yang Dilarang Ada di Rumah Menurut Feng Shui, Diyakini Bisa Bawa Sial
-
AI Jadi Mesin Utama Fast Fashion: Riset Soroti Dampaknya bagi Pasar dan Lingkungan
-
Mengapa Fast Fashion Masih Diminati Meski Berdampak Buruk bagi Lingkungan?
-
Harga Paket Nonton Piala Dunia 2026 di Folaplay, Gratis Pakai Internet Rakyat