Suara.com - Kehidupan masyarakat perkotaan yang dinamis membuat banyak orang bersaing sekuat tenaga untuk mendapatkan karir yang cemerlang. Sayangnya, ada hal yang dilupakan seiring dengan bertambahnya usia apalagi kalau bukan tambatan hati.
Banyak kita temui baik perempuan maupun lelaki yang masih lajang meski usianya telah memasuki kepala tiga. Terlalu asyik bekerja menjadi alasan utama di balik menjamurnya para lajang di perkotaan.
Tak sedikit dari mereka yang akhirnya memilih mendaftarkan diri ke biro jodoh dengan harapan mendapatkan pasangan sesuai kriteria untuk menjalin hubungan yang lebih serius.
Namun, Anda sebaiknya tak asal menggunakan jasa biro jodoh. Pasalnya, berbagai penipuan berkedok biro jodoh kerap terjadi belakangan ini.
Nah, salah satu biro jodoh bersertifikasi yang sudah melalangbuana di Asia adalah 'Lunch Actually'. Uniknya, biro jodoh ini akan mempertemukan dua orang kliennya saat makan siang.
Violet Lim, CEO dari Lunch Actually berpendapat bahwa makan siang dinilai sebagai waktu yang tepat untuk kencan. Ini dikarenakan di tengah kesibukan kliennya, waktu pertemuan yang singkat membuat mereka bisa lebih fokus untuk mengenal satu sama lain.
"Begitu juga ketika mereka merasa bahwa kencan tak seperti diharapkan maka mereka bisa menyudahi dengan alasan kembali ke kantor untuk melanjutkan pekerjaan," katanya pada temu media di Jakarta, Kamis (29/10/2015).
Namun, makan siang dengan konsep kencan ini tak bisa langsung saja didapat oleh peserta biro jodoh ini. Mereka harus melalui serangkaian tahap seperti konsultasi dengan konsultan kencan, menemukan kriteria pasangan yang diinginkan, menentukan tanggal kencan, hingga tibalah makan siang berbalut kencan tersebut.
"Wawancara mendalam pada sesi konsultasi diperlukan agar kita tahu siapa klien kita dan bagaimana kriteria pasangan yang didambakannya. Setelah bertemu dan makan siang, konsultan kami akan menanyakan feedback dari masing-masing klien. Apakah cocok atau ada komplain yang ingin diungkapkan," lanjut Violet.
Sejak setahun berdiri di Indonesia, Violet mengaku, biro jodoh yang dibangunnya sejak 2004 di Singapura telah berhasil menjodohkan ratusan pasangan. Tak sedikit dari mereka yang kini sedang merencanakan pernikahan.
Bagaimana, apakah Anda tertarik mendapatkan jodoh melalui makan siang berbalut kencan? Jika ya siapkan kocek senilai Rp6 juta untuk keanggotaan selama 3 tahun. Setelah itu bersiaplah mendapatkan tambatan hati sesuai kriteria Anda.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Dijemput Kejagung, 2 Lainnya Dikejar untuk Ditangkap
- Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Diperiksa Kejagung, Lodewyk Pusung dan Sony Sanjaya Ikut Diciduk
- 5 Motor yang Jadi Mimpi Buruk Mekanik, Montir Langsung Pura-Pura Sibuk
- realme C100i Jadi Andalan Anak Muda, Baterai Awet 6 Tahun dan Reverse Charging
- 5 HP dengan Kamera Telefoto Terbaik untuk Konten Media Sosial
Pilihan
-
Wamen Imipas Silmy Karim Ditahan KPK, Terborgol Pakai Rompi Oranye Usai Drama Menyerahkan Diri
-
Mengejutkan! Ini Pesan Terakhir Wamen Imipas Silmy Karim Sebelum Dicari KPK Terkait OTT Imigrasi
-
Siasat Dadan Hindayana Cs Korupsi MBG: Pakai Yayasan Sendiri, Sedot Miliaran Rupiah Tiap Hari!
-
Momen Unik Penahanan Dadan Cs, Satu Tersangka Tertinggal Mobil Tahanan hingga 'Dikepung' Wartawan
-
Pakai Rompi Pink dan Diborgol, Kejagung Resmi Tahan Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Cs
Terkini
-
Apa Kasus Silmy Karim? KPK Sebut Dugaan Pemerasan Wamen Imipas Capai Ratusan Miliar
-
4 Pilihan Bedak yang Dijual di Indomaret, Harga Terjangkau Bisa Mencerahkan Kulit
-
4 Parfum Wanita Heaven Scent Paling Laris di Shopee, Wangi Tak Kalah dari Merek Ternama
-
Lika-liku Silmy Karim: Dari Direktur BUMN, Wamen Imipas, hingga Berompi Oranye KPK
-
Dadan Hindayana Lulusan Jurusan Apa? Mantan Kepala BGN Jadi Tersangka Korupsi MBG
-
Siapa Tony Robbins? Motivator Amerika Sahabat Prabowo yang Diajak Cicipi Menu MBG
-
Persulungan, Ruang Aman dan Tumbuh bagi Mereka yang Terlahir sebagai Anak Sulung
-
Silmy Karim Lulusan Apa? Ini Riwayat Pendidikan Wamen Imipas yang Jadi Tersangka Kasus Suap
-
5 Pilihan Lipstik yang Tahan Air dan Tidak Transfer, Bibir Tetap Rapi Seharian
-
Membawa Kehidupan ke Tengah Kota: Cara Sendalu Permaculture Merawat Ekosistem dari Sebidang Kebun