Suara.com - Melestarikan budaya Betawi tak mengenal umur, seperti halnya seorang pria lanjut usia bernama Minin yang berdagang beragam ikon Betawi di kawasan wisata Perkampungan Budaya Betawi Setu Babakan.
Jika hampir seluruh pedagang di Setu Babakan menjajakan makanan, laki-laki yang biasa dipanggil Babeh Minin itu memilih untuk berjualan ondel-ondel, film-film, dan lagu-lagu Betawi.
Berbagai judul film yang diperankan legenda Betawi Benyamin Sueb terpajang di toko Babeh Minin bersama beragam judul film jago silat dari Betawi, Si Pitung. Lagu-lagu jenaka khas Bang Ben pun selalu mengalun di toko itu.
Meski ia berdagang, Babeh Minin kadang mengenyampingkan keuntungan demi menyambung keberlanjutan budaya Betawi. Ia bercerita, beberapa kali menjual rugi ondel-ondelnya kepada sejumlah orang yang juga memiliki visi sama dalam melestarikan Betawi.
Ondel-ondel yang dijajakannya beragam ukuran, mulai dari sepasang miniatur seharga Rp100 ribu, tinggi satu meter Rp2 juta, hingga di atas dua meter yang berkisar di antara Rp5-8 juta sepasang.
"Pernah ada orang yang dateng mau beli ondel-ondel yang 'gede' tapi cuma ada uang Rp2 juta, ya udah saya kasih. Asalkan digunain buat sanggar, bukan buat 'ngarak'," kata dia.
Ia menuturkan, pernah ditipu oleh pembeli yang mengaku memiliki tak cukup uang untuk membeli ondel-ondel besar untuk keperluan sanggar Betawi sehingga Babeh Minin menjual rugi ondel-ondelnya.
Namun belakangan diketahui, ondel-ondel tersebut digunakan untuk mencari uang di jalanan. "Ngga taunya dibuat 'ngarak', akhirnya ketabrak mobil," kisah Minin.
Lain yang tua, lain yang muda. David Nurbianto, salah satu stand up comedian dari Jakarta bisa dibilang sebagai komedian Betawi muda nan langka di antara para seniornya. Mengikuti ajang kompetisi stand up comedy, David mengangkat Betawi dengan berbagai kegelisahannya untuk menjadi persona yang menempel pada dirinya.
David mencoba melawan kesan tentang orang Betawi sebagai kaum yang terlempar dari Jakarta, anak Betawi yang malas dan hanya berprofesi sebagai pekerja rendahan, seperti tukang parkir, pengojek, tukang palak, dan budya Betawi yang mulai menghilang tertelan zaman.
"Bahwasanya ada 'image' Betawi yang masih segar, yang mengangkat kembali budaya yang dulu dengan kekiniannya. Budaya Betawi sekarang ada di tangan anak-anak muda yang kekinian, ada di tangan anak-anak muda yang nggak norak, nggak kampung, yang 'smart', yang semangat untuk berlatih memberi pertunjukan yang baik ke masyarakat dan pesan-pesan untuk untuk terus junjung budaya Betawi," kata dia. (Antara)
Berita Terkait
-
Pesta Ulang Tahun Jakarta: Untuk Siapa Gemerlap Itu Bersinar?
-
Pramono Siapkan 500 Ondel-Ondel Karya Desainer Top untuk Rayakan 5 Abad Jakarta
-
Anggota DPRD DKI: Pengamen Ondel-Ondel Bukan Warga Jakarta Asli, Harus Diedukasi
-
Pramono Anung Larang Ondel-Ondel Ngamen di Jalan Jakarta, Ini Alasannya
-
Asal-usul Ondel-Ondel Betawi, Jadi Tema Acara Ultah Pertama Anak Kaesang Pangarep
Terpopuler
- Feng Shui Warna Cat Rumah Pembawa Keberuntungan Berdasarkan Shio
- Debitur Dikejar Utang, Yasonna Laoly Minta PPATK Telusuri Sumber Dana Pinjol
- Apa Itu IKD dan Kenapa Wajib Memilikinya?
- 5 Rice Cooker Murah untuk Keluarga Kecil, Hemat Listrik dan Awet
- HP RAM 16 GB Berapa Harganya? Ini 5 Pilihan Termurah dengan Performa Ngebut
Pilihan
-
Pernyataan Prabowo Soal Gaji Pengupas Bawang Dipertanyakan, Keluarga Susanah: Itu Salah
-
Prabowo Sebut Upah Kupas Bawang Rp700 Ribu per Kg, Emak-emak Bogor Tertawa: Sini Cuma Rp1.200
-
Prabowo Salah! Upah Susanah Bukan Rp 700 Ribu Tapi Rp 700 Perak per Kilogram
-
Gempa 6,4M Guncang Sumatera Utara sampai Sumbar
-
Masih Banyak Warga NTT Terjebak di Bawah Reruntuhan Bangunan, 2000 Orang Mengungsi
Terkini
-
Semarak 'Ngahias Lembur' di Cibadak: Ketika Seni Sunda, Kekompakan Warga dan Rasa Haru Menyatu
-
Upacara 17 Agustus di Belitung Digelar Tanpa Tenda, Pejabat dan Warga Kepanasan Bersama
-
Semarak Kemerdekaan, Warna Merah Putih Hadir di Ruang Publik dan Kampung Nelayan
-
Viral Siswa SMKN 2 Palembang Dikeroyok, Benarkah Dipicu Tawuran Antarpelajar?
-
10.910 Warga Binaan di Sumsel Terima Remisi HUT RI, Ratusan Langsung Bebas
-
Turnamen Dikemas Lebih Berbeda, Ratusan Pemain Bakal Adu Kekuatan Tenis Meja
-
Gempa Flores Disusul Dua Gempa Besar di Sumatra dan Sulawesi, Benarkah Gempa Menjalar?
-
175 Perahu Bakal Ramaikan Festival Pacu Jalur 2026 Kuansing, Berikut Daftarnya
-
Merdeka dari Penjajah, Tapi Belum Merdeka dari Amarah: Mengapa Masyarakat Masih Suka Menghakimi?
-
Sebanyak 86 Persen BTS yang Rusak Akibat Gempa Flores Sudah Beroperasi Lagi