News / Metropolitan
Senin, 13 April 2026 | 08:48 WIB
Ilustrasi ondel-ondel. [Suara.com/Angga Budhiyanto]
Baca 10 detik
  • Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung melarang penggunaan ondel-ondel untuk mengamen guna menjaga marwah kebudayaan asli Betawi.
  • Anggota DPRD Jakarta Riano P. Ahmad mendukung penertiban persuasif serta edukasi bagi pelaku pengamen yang bukan warga Jakarta.
  • Pemprov DKI Jakarta berencana mengemas pertunjukan ondel-ondel secara megah untuk menyambut perayaan ulang tahun Jakarta yang ke-500.

Suara.com - Ketua Umum Bamus Betawi Jakarta sekaligus Anggota Komisi A DPRD Jakarta, Riano P. Ahmad, mendukung penuh rencana larangan penyalahgunaan ondel-ondel sebagai sarana mengamen di jalanan ibu kota.

"Ondel-ondel itu merupakan ikon, salah satu dari 12 ikon yang ada dalam Perda 4 Tahun 2015," ujar Riano, Minggu (12/4/2026).

Berdasarkan hasil pemantauan di lapangan, terungkap identitas para pelaku yang kerap membawa boneka raksasa tersebut ke jalanan untuk meminta uang.

"Setelah kami lakukan investigasi dan juga kami melakukan monitoring, sebagian besar pengamen ondel-ondel ini bukan orang Jakarta," beber Riano.

Ketidaktahuan akan status ondel-ondel sebagai ikon utama Jakarta disinyalir menjadi penyebab utama maraknya pengamen musiman tersebut.

"Berarti kan perlu edukasi, perlu sosialisasi ketika Satpol PP melakukan penertiban pelarangan ondel-ondel mengamen ini," sambung Riano.

Oleh karenanya, langkah persuasif dalam penertiban tetap dianggap krusial agar para pengamen memahami esensi penggunaan ondel-ondel.

"Tindak tegas, tapi nggak perlu sampai ditahan. Ketika ditindak, ditertibkan, diberikan juga edukasi bahwa ini adalah ikon budaya yang tidak boleh sembarangan dipergunakan," imbau Riano.

Wacana larangan penggunaan ondel-ondel untuk mengamen atau mengemis sendiri sebelumnya disampaikan langsung oleh Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung.

Baca Juga: Ada Lebaran Betawi, Berikut Rekayasa Lalu Lintas di Lapangan Banteng

Kebijakan diambil untuk menjaga marwah kebudayaan Betawi agar tidak sekadar menjadi alat mengemis seperti yang hari ini terjadi.

Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta juga menyiapkan rencana lain untuk mengemas pertunjukan ondel-ondel dengan jauh lebih megah.

Rencana besar ini diproyeksikan bakal menjadi suguhan utama dalam menyambut momentum bersejarah ulang tahun Jakarta yang ke-500 tahun depan.

Load More