Suara.com - Seorang pengunjung Kelenteng Dhanagun, Jalan Suryakencana, Bogor, Jawa Barat, sedang khusyuk berdoa. Dia pun mengambil sebuah wadah yang berisi bambu batangan kemudian dikocoknya.
Kletek..kletek..kletek, bunyi batang bambu saling beradu. Sebuah batang bambu teronggok keluar dan terjatuh ke lantai, lelaki itu lalu membuka matanya dan seketika ada raut bahagia yang terpancar dari wajahnya.
Dia baru saja melakukan ritual Ciam Si atau meminta petunjuk kepada para dewa. Di dalam setiap batang bambu yang dikocok tertera nomor.
Nomor pada bambu yang terjatuh ke lantai nantinya akan dicocokkan dengan isi jawaban pada kertas. Di dalamnya tertera ramalan mengenai hidup Anda. Mulai dari keuangan, pekerjaan, keluarga, kesehatan, bisnis, asmara, dan sebagainya.
Suhu Kelenteng Dhanagun, A Yung menambahkan bahwa ritual Ciam Si tak hanya dilakukan pada saat imlek. Ia bilang bahwa Ciam Si merupakan ritual yang sudah ada sejak dahulu kala, sebagai media bagi masyarakat Tionghoa meminta petunjuk.
"Sebenarnya dulu dipakai sebagai sarana memohon petunjuk. Kalau zaman dulu kan nggak ada konsultan, kalau umat Muslim menyebutnya seperti ustadz. Nah, masyarakat Tionghoa akhirnya menggunakan Ciam Si ini untuk meminta petunjuk. Mereka membuat jawabannya di selembar kertas. Lalu bambunya diundi. Nah, nomor yang keluar itu jawabannya," ujar A Yung berbincang dengan suara.com di Kelenteng Dhanagun, Minggu (7/2/2016).
Meski merupakan tradisi para leluhur, A Yung mengatakan bahwa masih banyak masyarakat Tionghoa saat ini yang mempercayai ritual Ciam Si.
"Biasanya untuk meyakinkan dirinya mana yang harus dipilih antara beberapa pilihan. Tentunya harus diawali dengan sembahyang dan niat yang tulus ikhlas," kata dia.
Berita Terkait
Terpopuler
- Megawati: Saya Dipanggil Polisi 3 Kali, Diperiksa Jaksa Sampai Malam
- Febrie Adriansyah Minta Emas 74 Kg dan Uang Ratusan Miliar Segera Dikembalikan
- Besok, Front Mahasiswa UI hingga IPB Siap Gelar Aksi 'Merebut Kemerdekaan' di Jakarta
- Sunscreen Apa yang Bisa Memudarkan Flek Hitam di Wajah? Ini 9 Rekomendasi Terbaiknya
- PJJ Jakarta 18 Agustus 2026 Besok: Berlaku untuk Sekolah Negeri-Swasta, ASN Boleh WFH 50 Persen
Pilihan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
-
Dihadang Polisi di UOB Plaza, Massa UI: Ini Bukti Kita Belum Merdeka!
-
Bundaran HI Dijaga Ketat, Solidaritas Warga Mengalir: Ini Titik Logistik untuk Pendemo
-
Jelang Demo Mahasiswa, Bundaran HI Dijaga Ketat: Kendaraan Taktis Siaga, Lalin Masih Normal
Terkini
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
GMFI Mulai Cari Cuan dari Pesawat Militer
-
9 Dosa Daycare Little Aresha Terungkap di Sidang Perdana, Anak Dikurung hingga Dibiarkan Kehausan
-
Blunder Anak John Herdman Berujung Kekalahan Bali United, Johnny Jansen Pasang Badan
-
Ha Young Main Drama Apa Saja? Disorot gara-gara Kontroversi Buyut Pro-Jepang
-
Harapan dan Capaian di Hari Jadi Ke-81 Jateng
-
Aroma Rokok Kretek Membekas di Ingatan Maarten Paes Saat Pertama Tiba di Jakarta
-
Privilege dalam Pengasuhan: Mengapa Ibu Berduit Dianggap Lebih Siap?
-
Arjuno-Welirang Membara! Pendakian Ditutup Total Usai Api Kepung Puncak Kembar 2
-
Bantah Isu Naik 100 Persen, Gus Irfan: Kenaikan Biaya Haji 2027 Sekitar 10-15 Persen