Putussibau adalah sebuah kecamatan di Kabupaten Kapuas Hulu, Kalimantan Barat. Saat berjumpa ke kawasan ini, wartawan Suara.com serta beberapa jurnailis dari media nasional langsung disuguhi oleh pemandangan salah satu moda tranportasi massal yang kondisinya bisa dibilang cukup memprihatinkan.
Combai namanya, seorang sopir angkutan kota rute Putussibau - Na. Raun dengan ramah menceritakan kalau bus yang ia kendarai bermerk mitsubishi sudah beroperasi sejak tahun 1995 hingga saat ini.
"Eh iya mas, ini sudah dari tahun 1995 sampai sekarang, tapi nggak pernah mogok," kata Combai saat berbincang dengan wartawan, di Jalan Komodor Yos Sudarso, Putussibau, Kalimantan Barat, Sabtu (28/5/2016).
Dengan kondisi body bus yang sudah kelihatan kalengnya, dan ada beberapa bagian yang bolong serta bangku penumpang yang sudah pada rusak ini ternyata menjadi salah satu denyut nadi perekonomian warga Na. Raun-Rantau Bumbun Batas Kalimantan Tengah apabila ingin berpergian ke Putussibau.
Bus ini juga tak terlihat dilengkapi oleh plat nomor kendaraan depan dan belakang, namun Combai mengaku kalau surat-surat yang ia miliki soal bus ini lengkap.
Diketahui, apabila dibandingkan dengan 'zombie' metromini yang ada di Jakarta, tentunya masih lebih bagus metromini walaupun sopirnya memang suka ugal-ugalan.
Apabila ingin naik bus yang bisa dibilang jelek ini penumpang yang baru pertama naik pasti kaget, sebab cukup mahal tarifnya, yakni Rp50.000 untuk satu orang. Eits, tapi kalau dibandingkan jarak tempuh dari Putussibau ke Na. Raun memang cukup jauh.
"Iyak mas memang mahal, tapi ini jarakanya jauh banget, bisa dua jam lebih minimal," ujarnya.
Walaupun menghabiskan waktu tempuh selama dua jam, tentunya berbeda dengan kondisi jalan di Jakarta yang hampir setiap ruas jalan penuh dengan kendaraan sehingga menimbulkan kemacetan. Berdasarkan pengamatan suara.com selama perjalanan, kondisi jalan beraspal yang berkelak-kelok ini cukup baik, namun ada beberapa jembatan yang terlihat sedang diperbaiki.
Berita Terkait
-
Ekonomi Kayong Utara Melejit 5,89 Persen, Kawasan Industri Pulau Penebang Jadi Motor Utama
-
Gebrak Jalur AKAP: Rahasia Viral Bus Listrik PO Sumber Alam di Tahun 2026
-
Lawan Stigma di Jalanan, Kisah Hebat Mantan Perawat Jadi Sopir Bus Transjakarta
-
Viral Sopir Bus Dinyatakan Hamil Usai Tes Narkoba, Begini Faktanya
-
8 Orang Tewas dalam Tragedi Helikopter Jatuh di Sekadau, KNKT Dalami Penyebab Kecelakaan
Terpopuler
- 7 SD Swasta Terbaik di Palembang dan Estimasi Biayanya, Panduan Lengkap Orang Tua 2026
- Begini Respons Kopassus Usai Beredar Isu Orang Istana Digampar Pangkopassus
- Sepeda Dewasa Merek Apa yang Murah dan Awet? Ini 5 Pilihan Terbaik untuk Harian
- 7 Pilihan Lipstik yang Awet 12 Jam, Anti Pudar Terkena Air dan Minyak
- Aksi Kritik Gubernur Rudy Mas'ud 21 April, Massa Diminta Tak Tutup Jalan Umum
Pilihan
-
Purbaya Copot Febrio dan Luky dari Dirjen Kemenkeu
-
Heboh! Gara-gara Putar Balik, Sopir Truk Ini Kena Tilang Polisi Rp 22 Juta
-
Bukan Hoaks! 9 Warga Papua Termasuk Balita Tewas Ditembak saat Operasi Militer TNI
-
Harga Pangan Hari Ini Naik, Cabai dan Minyak Goreng Meroket
-
Perang AS vs Iran: Trump Perpanjang Gencatan Senjata Tanpa Batas Waktu
Terkini
-
5 Rekomendasi Lipstik Tahan Lama dan Waterproof yang Murah
-
5 Cushion Serum untuk Makeup Dewy Natural, Kulit Sehat Bercahaya
-
5 Sabun Mandi untuk Kulit Kering dan Bersisik bagi Pemilik Kulit Sensitif
-
4 Shio Paling Beruntung 23 April 2026, Siap-siap Tajir
-
Bekas Jerawat Tak Kunjung Hilang? Kenali Pendekatan 3 Modes Lasers Treatment ala FTP Clinic
-
Dari Dapur ke Meja Makan: Tips dari Chef Jaga Rasa Tetap Konsisten di Tengah Kesibukan
-
Perjuangan 75 Kartini Penjelajah Pakai Kebaya, Kibarkan Merah Putih Raksasa di Puncak Gunung
-
5 Rekomendasi Sabun Cuci Muka di Alfamart yang Memutihkan Wajah dan Harganya
-
5 Tinted Sunscreen SPF 50 yang Ringan untuk Mencerahkan Wajah
-
4 Rekomendasi Lulur Mandi Viva dan Daftar Harganya untuk Kulit Lebih Cerah