Suara.com - Periode pensiun ternyata membuat sebagian orang merasa lebih bahagia. Temuan ini didapat setelah peneliti dari University of South Australia melakukan analisis terhadap 124 peserta penelitian yang telah pensiun tiga sampai enam bulan dan kini berusia 62 tahun.
Peneliti menemukan, meski di satu sisi orang yang pensiun kehilangan kesempatan untuk membina hubungan sosial dengan rekan kerja sebelumnya, tapi di sisi lain, masa pensiun memberikan kesempatan bagi mereka mendapatkan hal-hal yang diinginkannya.
"Kami menemukan bahwa banyak orang yang lebih bahagia setelah pensiun, karena mereka memiliki banyak waktu melakukan hal-hal yang mereka sukai," ujar Tim Olds selaku peneliti.
Dibandingkan dengan kondisi pra pensiun, Olds menjelaskan, tingkat kenikmatan responden dalam menjalani hidup lebih besar setelah pensiun.
"Perubahan sebagian besar disebabkan karena adanya perubahan terhadap kegiatan yang lebih menyenangkan. Mereka lebih sejahtera setelah menerima uang pensiunan dan mendapatkan pikiran yang lebih segar karena tak lagi stres dengan pekerjaan," imbuh Olds. (Zeenews)
Berita Terkait
Terpopuler
- Profil Norman Joesoef, Pengusaha Muda yang Disebut-sebut Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
- Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
- 4 HP Murah Baterai 7000 mAh, Tahan hingga 2 Hari dengan Performa Kencang
- 6 HP Samsung Rp2 Jutaan Terbaik: Kamera Tajam, NFC hingga Koneksi 5G
- Rumah Lansia 82 Tahun Dieksekusi PN Jakbar Meski Masih Sengketa
Pilihan
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
Terkini
-
Bukan Hanya Populer, Seskab Teddy Salip Sejumlah Menteri Senior dalam Urusan Kinerja
-
Jejak Sang Maestro di Piala Presiden, Ketika Pemimpin Meletakkan Tongkat Estafet
-
Lahir dari DNA Meradelima, Kembang Goeyang Hadirkan Konsep Tempo Dulu di Sarinah
-
Mengenal Pendidikan Profesi Arsitek, Bekal Sebelum Terjun ke Dunia Praktik
-
IPEKA RUN 2026 Jadikan Olahraga sebagai Bagian dari Pengalaman Belajar Langsung
-
5 Conditioner untuk Rambut Kering, Bebas Kusut dan Lembut Berkilau
-
Deretan Mobil Keluarga dengan Kabin Lapang yang Melantai di GIIAS 2026
-
Kredit Macet Hantui Industri Pinjol
-
Lestarikan Kuliner Nusantara, Pertamina Bright Gas Cooking Competition Tegal Lahirkan Juara Baru
-
Gebrakan Bentor Nazaruddin: Misi 50 Kursi PRI dan Sinyal Barometer Lampung