Suara.com - Militer Cina, pada Rabu (26/4/2017), memperkenalkan kapal induk keduanya dan sekaligus yang pertama yang diproduksi di dalam negeri dalam sebuah upacara yang digelar di kota pelabuhan Dalian.
Rencananya kapal yang belum diberi nama ini akan menjalani dua tahun uji coba, dipasangi persenjataan secara lengkap, sebelum beroperasi penuh pada 2020.
"Kami ingin menjaga kedaulatan, kepentingan negara, dan perdamaian dunia dengan membangun kekuatan militer, termasuk kekuatan maritim," kata juru bicara Kementerian Luar Negeri Cina dalam sebuah konferensi pers, Selasa (25/4/2017).
Dalam dua dekade terakhir, Cina memang giat mengembangkan dan memodernisasi angkatan lautnya. Tujuannya, demikian para analis, untuk meningkatkan superioritasnya di antara negara-negara Asia dan untuk menandingi dominasi Amerika Serikat di perairan Asia.
Kapal induk itu juga menambah daya gertak Cina yang sedang terlibat dalam sengketa wilayah perairan di Laut Cina Selatan dengan sejumlah negara Asia Tenggara dan di Laut Cina Timur dengan Jepang dan Taiwan.
Berbeda dengan kapal-kapal induk Amerika Serikat yang menggunakan tenaga nuklir, pemerintah Cina mengatakan bahwa kapal induknya menggunakan mesin konvensional.
Diperkirakan kapal induk itu akan menjadi sarang jet-jet tempur J-15, yang juga dirancang serta diproduksi oleh Cina.
Sebelumnya Cina telah memiliki kapal induk yang benama Liaoning. Kapal itu merupakan kapal bekas Uni Soviet yang dimodifikasi kembali.
Di Asia sendiri saat ini diketahui hanya Cina dan India yang memiliki kapal induk. Amerika Serikat, Inggris, Prancis, dan Rusia juga memiliki dan mengoperasikan kapal induk. (AFP/WSJ)
Berita Terkait
-
Terungkap: AS Siapkan Strategi Perang Jangka Panjang di Iran, Beda dari Venezuela
-
Amerika Serikat dan Venezuela Memanas: Kapal Induk Dikerahkan ke Laut Karibia, Ini 5 Faktanya
-
Profil USS Nimitz, Kapal Induk Tenaga Nuklir AS yang Ikut Memanaskan Perang Iran-Israel
-
Cek Fakta: Benarkah Cina Akan Bangun Pangkalan Militer di Indonesia?
-
Spesifikasi ITS Giuseppe Garibaldi, Calon Kapal Induk Pertama Indonesia
Terpopuler
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- 6 Fakta Mencekam Pembacokan di UIN Suska Riau: Pelaku Sempat Sandera Korban di Ruang Seminar
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- Apakah Jateng Tak Punya Gubernur? Ketua TPPD: Buktinya Pertumbuhan Ekonomi Jateng Nomor Dua di Jawa
- Habiburokhman Ngamuk di DPR, Perwakilan Pengembang Klaster Vasana Diusir Paksa Saat Rapat di Senayan
Pilihan
-
Pernyataan Resmi Kemlu RI soal Serangan AS-Israel ke Iran: Indonesia Siap Fasilitasi Dialog
-
Perang Meluas di Timur Tengah: Iran Hantam Arab Saudi, Bahrain, Qatar, Kuwait dan Uni Emirat Arab
-
Iran Bom Markas Besar Angkatan Laut AS! Lalu Tembakkan 75 Rudal ke Israel
-
Sabtu Pagi Teheran Dibom, Sabtu Sore Iran Langsung Kirim Rudal ke Israel
-
Kedubes Iran di Indonesia Kecam Serangan AS-Israel, Sebut Pelanggaran Berat Piagam PBB
Terkini
-
Pernyataan Resmi Kemlu RI soal Serangan AS-Israel ke Iran: Indonesia Siap Fasilitasi Dialog
-
Iran Luncurkan Serangan Balasan ke Pangkalan AS, Timur Tengah di Ambang Eskalasi
-
Satu Warga Abu Dhabi Tewas, Uni Emirat Arab Ancam Balas Serangan Iran
-
Perang Meluas di Timur Tengah: Iran Hantam Arab Saudi, Bahrain, Qatar, Kuwait dan Uni Emirat Arab
-
Kenapa Pakistan Deklarasikan Perang ke Afghanistan? Ini 5 Faktanya
-
BGN Tegaskan Info Pembukaan PPPK Tahap 3 Hoaks, Masyarakat Diminta Waspada Penipuan
-
KPK Soroti Mobil Dinas Rp 8,5 M Gubernur Kaltim, Ingatkan Risiko Korupsi Pengadaan
-
Iran Bom Markas Besar Angkatan Laut AS! Lalu Tembakkan 75 Rudal ke Israel
-
Sabtu Pagi Teheran Dibom, Sabtu Sore Iran Langsung Kirim Rudal ke Israel
-
Parade Harmoni Imlek Nusantara 2026 Digelar Sore Ini, Cek Rekayasa Lalu Lintas di Lapangan Banteng