Suara.com - Mengatur pola makan dan olahraga merupakan kunci untuk mengontrol berat badan Anda. Jika kedua hal ini tidak seimbang, maka berat badan Anda bisa berlebih atau kurang.
Untuk itu, jika Anda ingin menurunkan berat badan sebaiknya kurangi porsi makan Anda dan lakukan olahraga lebih banyak. Terdapat waktu tertentu di mana tubuh Anda dapat menghilangkan lemak lebih cepat, yaitu olahraga sebelum sarapan.
Beberapa penelitian menunjukkan bahwa olahraga sebelum sarapan merupakan waktu yang paling optimal untuk menghilangkan lemak lebih cepat. Sebelum sarapan, perut Anda masih kosong sehingga hal ini dapat mendukung pembakaran lemak lebih besar.
Penelitian di Belgia 2010 pada lelaki usia 21 tahun menunjukkan bahwa mereka yang melakukan olahraga sebelum sarapan di saat perut kosong hanya mengalami penambahan berat badan yang paling kecil setelah meningkatkan asupan harian sebesar 30 persen selama enam minggu.
Mereka yang tidak melakukan olahraga sama sekali selama meningkatkan asupan mereka selama enam minggu mengalami kenaikan berat badan sebanyak tiga kilogram. Tak hanya itu, mereka juga mengalami resistensi insulin dan peningkatan jumlah sel lemak pada otot.
Menurut peneliti seperti dilansir Hello Sehat, waktu sebelum sarapan di mana tubuh tidak terisi dengan makanan selama kurang lebih 10-12 jam (dari setelah makan malam sampai sebelum sarapan) merupakan waktu yang diperlukan untuk merangsang oksidasi lemak. Sementara, waktu antara sarapan dengan makan siang yang hanya 4-6 jam tidak cukup untuk merangsang oksidasi lemak.
Hal ini juga didukung oleh penelitian yang diterbitkan oleh British Journal of Nutrition pada 2013. Penelitian ini menunjukkan bahwa olahraga sebelum sarapan dapat menghilangkan lemak tubuh hingga 20 persen lebih banyak dibandingkan dengan olahraga setelah sarapan.
Selain itu, penelitian ini juga membuktikan bahwa olahraga sebelum sarapan tidak membuat seseorang mengonsumsi kalori tambahan atau mengalami peningkatan nafsu makan di siang hari. Sehingga, hal ini dapat mencegah seseorang makan berlebihan.
Tips Aman Olahraga Sebelum Sarapan
Mengapa hal ini bisa terjadi? Setelah tidak makan selama 8-12 jam, cadangan glikogen dalam tubuh Anda berkurang. Pada saat kadar glikogen Anda rendah dalam tubuh, maka tubuh akan lebih bisa membakar lemak lebih banyak.
Kadar hormon insulin yang rendah sebelum Anda sarapan juga membuat lemak tubuh terbakar lebih banyak selama Anda olahraga. Lagi pula, olahraga di pagi hari sebelum sarapan juga dapat meningkatkan metabolisme Anda sepanjang hari.
Baca Juga: Tips Memilih Ruko
Dengan begitu tubuh akan lebih efisien dalam menggunakan energi yang masuk dari makanan. Jika Anda melakukan olahraga di malam hari, mungkin Anda tidak akan mendapatkan efek ini karena metabolisme tubuh akan turun drastis segera setelah Anda tidur.
Di samping itu, olahraga di pagi hari juga dapat membantu Anda mengatur nafsu makan lebih baik lagi. Sehingga, Anda bisa terhindar dari makan berlebih sepanjang hari.
Lantas, bagaimana cara aman olahraga sebelum sarapan? Untuk dapat membakar lemak lebih banyak di pagi hari sebelum sarapan, Anda harus mempersiapkannya sebelum Anda makan malam.
Hal ini menentukan berapa lama perut Anda kosong sampai sarapan. Pakar kesehatan menyarankan sebaiknya makan malam 2-3 jam sebelum Anda tidur, untuk memberikan waktu pada tubuh dalam mencerna makanan.
Makanan yang Anda makan di waktu makan malam juga sebaiknya yang mengandung protein, karbohidrat, dan lemak. Makanan tersebut dapat memberikan energi sebelum Anda olahraga di pagi hari.
Di pagi hari, lakukanlah olahraga, misalnya lari, dengan intensitas tinggi. Lebih baik lari dalam waktu sebentar dengan intensitas tinggi dibandingkan lari dalam waktu lama dengan intensitas sangat rendah.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Cushion Anti Longsor 24 Jam, Makeup Tahan Lama Meski Cuaca Panas
- Film Pesta Babi Bercerita tentang Apa? Ini Sinopsis dan Maknanya
- Bantah Kepung Rumah dan Sandera Anak Ahmad Bahar, GRIB Jaya: Kami Datang Persuasif Mau Tabayun!
- Koperasi Merah Putih Viral, Terekam Ambil Stok dari Gudang Indomaret
- Bagaimana Cara Menonton Film Pesta Babi? Ini Syarat dan Prosedurnya
Pilihan
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer Dituntut 5 Tahun Penjara!
-
'Desa Nggak Pakai Dolar' Prabowo Dikritik: Realita Pahit di Dapur Rakyat Saat Rupiah Tembus Rp17.600
-
Babak Baru The Blues: Menanti Sihir Xabi Alonso di Tengah Badai Pasang Surut Karirnya
-
Maut di Perlintasan! Kereta Hantam Bus di Bangkok hingga Terbakar, 8 Orang Tewas
-
Setahun Menggantung, Begini Nasib PSEL di Kota Tangsel: Pilih Mandiri, Tolak Aglomerasi
Terkini
-
5 Lipstik dengan Kandungan Serum untuk Melembapkan dan Mencerahkan Bibir
-
10 Fakta Film Pesta Babi, Ada Makna Simbolis di Baliknya
-
Bolehkah Daging Kurban Dibagikan setelah Dimasak? Ini Ketentuan yang Benar dalam Islam
-
5 Rekomendasi Bedak Mengandung Salicylic Acid: Cocok untuk Kulit Berminyak dan Berjerawat
-
4 Moisturizer Serum untuk Atasi Flek dan Mencerahkan Tanpa Ribet
-
Fakta Sidang Isbat: Kenapa Idul Adha Bisa Kompak tapi Idul Fitri Beda Hari?
-
Profil Ahmad Bahar, Penulis 'Gibran The Next President' yang Rumahnya Digeruduk GRIB Jaya
-
Kulit Sawo Matang Cocok Pakai Lipstik Wardah Shade Berapa? Ini 5 Pilihan yang Bagus
-
7 Fakta Film Pesta Babi, Dokumenter Investigasi Konflik Agraria di Tanah Papua
-
Hari Kebangkitan Nasional 20 Mei Besok Libur atau Tidak? Cek Ketentuan SKB 3 Menteri