Suara.com - Kekuatan jabat tangan selama ini dikaitkan dengan penentu kesuksesan karir hingga kejantanan pada lelaki. Baru-baru ini sebuah penelitian mengungkapkan bahwa lelaki dengan jabat tangan yang kuat juga cenderung lebih disukai lawan jenisnya.
Ya, temuan yang dilakukan oleh tim peneliti dari Mailman School of Public Health di Columbia University dan Columbia Aging Center, diambil dari hasil analisis terhadap 5000 responden di Norwegia. Mereka menemukan lelaki dengan genggaman kuat, cenderung lebih mudah menikah dibandingkan mereka yang memiliki cengkraman tangan yang lemah.
Kekuatan genggaman tangan para responden dinilai dengan vigorimeter. Kemudian, kekuatan cengkraman tangan mereka dibandingkan satu sama lain. Hasilnya, perempuan menganggap bahwa lelaki dengan jabat tangan kuat lebih bertanggung jawab dalam pernikahan.
Vegard Skirbekk, peneliti utama mengatakan, perempuan menjadikan genggaman pasangannya yang kuat sebagai sinyal bahwa mereka siap untuk menjalani kehidupan yang lebih serius. Selain itu, genggaman kuat juga menjadi indikator kesehatan jantung seorang lelaki.
Ya, hal ini diungkapkan melalui sebuah penelitian yang dilakukan Harvard University Medical School, dimana kekuatan genggaman adalah cara awal menentukan risiko serangan jantung atau stroke karena menunjukkan kekuatan otot.
Selain menunjukkan status kesehatan yang lebih baik, cengkeraman tangan lelaki juga menjadi tanda bahwa dirinya mampu merespon sesuatu dengan cepat dan memiliki kemampuan memecahkan masalah lebih baik.
Jadi, ladies, pastikan pasangan kamu memiliki cengkraman tangan yang kuat sebelum memutuskan untuk menikahinya, ya! [Independent]
Berita Terkait
Terpopuler
- Feng Shui Warna Cat Rumah Pembawa Keberuntungan Berdasarkan Shio
- Debitur Dikejar Utang, Yasonna Laoly Minta PPATK Telusuri Sumber Dana Pinjol
- Apa Itu IKD dan Kenapa Wajib Memilikinya?
- 5 Rice Cooker Murah untuk Keluarga Kecil, Hemat Listrik dan Awet
- HP RAM 16 GB Berapa Harganya? Ini 5 Pilihan Termurah dengan Performa Ngebut
Pilihan
-
Pernyataan Prabowo Soal Gaji Pengupas Bawang Dipertanyakan, Keluarga Susanah: Itu Salah
-
Prabowo Sebut Upah Kupas Bawang Rp700 Ribu per Kg, Emak-emak Bogor Tertawa: Sini Cuma Rp1.200
-
Prabowo Salah! Upah Susanah Bukan Rp 700 Ribu Tapi Rp 700 Perak per Kilogram
-
Gempa 6,4M Guncang Sumatera Utara sampai Sumbar
-
Masih Banyak Warga NTT Terjebak di Bawah Reruntuhan Bangunan, 2000 Orang Mengungsi
Terkini
-
Gempa Flores Disusul Dua Gempa Besar di Sumatra dan Sulawesi, Benarkah Gempa Menjalar?
-
175 Perahu Bakal Ramaikan Festival Pacu Jalur 2026 Kuansing, Berikut Daftarnya
-
Merdeka dari Penjajah, Tapi Belum Merdeka dari Amarah: Mengapa Masyarakat Masih Suka Menghakimi?
-
Sebanyak 86 Persen BTS yang Rusak Akibat Gempa Flores Sudah Beroperasi Lagi
-
5 Sabun Cuci Muka untuk Bruntusan di Dahi dan Pipi, Lengkap dengan Ulasan Pengguna
-
Prabowo-Gibran Kompak Pakai Beskap, Pimpin Kemeriahan Karnaval Kemerdekaan di Monas
-
Dari Bundaran HI, Warga Titip Harapan untuk Indonesia di HUT Ke-81 RI
-
KPK Tak Sanksi Etik Setya Budi Dias di Kasus Pemerasan Bupati Pemalang, Ini Alasannya
-
Lanud Seluruh Indonesia Bakal jadi Posko Gempa NTT, Hercules Siap Angkut Bantuan
-
Kisah BGS: Merdeka dari Balik Jeruji, Bawa 'Ilmu' Ternak Ayam dari Penjara untuk Mulai Hidup Baru