Suara.com - Taman bermain Disneyland punya aturan baru yang cukup kontroversial yaitu orang dewasa bisa mabuk di sana karena alkohol sudah dijual tahun depan.
Sebelumnya, mereka yang ingin minum alkohol di Disneyland di Anaheim, Amerika Serikat harus memiliki akses Club 33 yang eksklusif, dengan biaya keanggotaan tahunan sebesar US 50.000 atau sekitar 744 juta ruppiah dan harus melalui daftar tunggu hingga 10 tahun lamanya.
Namun pada 2019 nanti, masyarakat umum juga dapat meminum alkohol di Oga's Cantina, sebuah bar yang dinamai dari karakter alien Star Wars: Glaxy's Edge.
"Pengunjung bisa datang ke tempat yang terkenal santai, melakukan bisnis yang teduh dan bahkan mungkin saja bertemu dengan teman," tulis eksekutif kreatif Walt Disney Imagineering, Scott Trowbridge seperti dilansir dari News.
Tentu saja, ketersediaan bar yang menyajikan alkohol di taman bermain fantasi ini mendapatkan reaksi beragam dari warganet.
"Hal terakhir yang ingin saya lihat adalah beberapa bajingan mabuk yang kemudian tersandung di sekitar The Magic Kingdom," tulis seorang pengguna di Twitter.
Tetapi bukan berarti tak ada yang mendukung keputusan tersebut.
"Penjualan alkohol tidak dapat dihindari dan terus terang, sudah lama tertunda," tulis pengguna lain.
"Ini tahun 2018 dan kita, sebagai sebuah budaya, berinteraksi dengan alkohol dengan cara yang sangat berbeda dari tahun 1955," tulis netizen lainnya.
Baca Juga: Lahirkan Bayi ke-7 di Kolong Jembatan, di Mana Anak-anak Wati?
Bagaimaan tanggapan Anda apabila taman bermain Disneyland benar-benar menyediakan alkohol tahun depan?
Berita Terkait
Terpopuler
- Megawati: Saya Dipanggil Polisi 3 Kali, Diperiksa Jaksa Sampai Malam
- Febrie Adriansyah Minta Emas 74 Kg dan Uang Ratusan Miliar Segera Dikembalikan
- Sunscreen Apa yang Bisa Memudarkan Flek Hitam di Wajah? Ini 9 Rekomendasi Terbaiknya
- Besok, Front Mahasiswa UI hingga IPB Siap Gelar Aksi 'Merebut Kemerdekaan' di Jakarta
- 4 Perbedaan Rice Cooker Keramik vs Stainless Steel untuk Memasak Nasi, Mana yang Lebih Sehat?
Pilihan
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
-
Dihadang Polisi di UOB Plaza, Massa UI: Ini Bukti Kita Belum Merdeka!
Terkini
-
Bukan Cuma Jualan Dawet, Cerita Siti Aminah Bikin Usaha Tradisional Tetap Laris
-
Mengintip EIGER Nature, Wajah Baru Ekowisata Bogor yang Buka September 2026
-
Kata Warga, Pedagang hingga Ojol soal Demo Mahasiswa Digelar di Bundaran HI
-
Bukan Sekadar Bikin Citra, Ini Cara PR Membangun Kepercayaan di Era AI
-
Mendagri Apresiasi Posko Sikka, Dirjen Bina Adwil Dorong Percepatan Pendataan Pascagempa Maumere
-
Gudang Solar Subsidi 5.350 Liter di Palembang Ternyata Beroperasi di Balik Bengkel Las
-
Bawa Produk Lokal Tembus Pasar Internasional, BRI Fasilitasi UMKM di GMBPF 2026
-
5.990 PPPK di Sumsel Masih Menunggu Kepastian, Harapan Jadi Penuh Waktu Tergantung Anggaran
-
Promo Mr. DIY, Dapatkan Cashback 45 Persen dengan QRIS BRImo
-
Indonesia Bisa Tiru! Begini Cara Pemkot Seoul Hadapi Gelombang Panas yang Mematikan