Suara.com - Aksesibilitas Pulau Jawa kian mantap setelah Jalan Tol Trans Jawa dari Jakarta sampai Surabaya sejauh 760 kilometer sudah tersambung. Hal ini kian mempertegas status Pulau Jawa sebagai yang terbaik di dunia versi travelandleisure.com. Hebatnya lagi, Presiden Joko Widodo pun juga makin semangat mempromosikan pariwisata Pulau Jawa.
"Ke mana kalian berlibur di akhir tahun ini? Saya mengajak kita semua menikmati liburan di dalam negeri. Kalian yang di Pulau Jawa, misalnya, bisa bepergian antarkota dengan leluasa. Dari Jakarta ke Semarang, sampai Surabaya, misalnya, kini punya banyak pilihan rute, mulai jalur pantai selatan, pantai utara, atau lintas tengah," tulis Jokowi dalam akun media sosialnya, Sabtu (29/12/2018).
Ia memastikan jalannya mulus, lebar, dan menawarkan pengalaman baru. Hal itu ditunjukannya melalui video yang diunggahnya. Ada pemandangan alam indah hampir di sepanjang jalan, obyek-obyek wisata yang layak untuk menjadi latar foto untuk disebar melalui media sosial, makanan lokal di rest area, bahkan jalan tol itu sendiri.
"Bayangkan suasana senja melewati ruas tol Bawen-Salatiga di Jawa Tengah seraya memandang Gunung Merbabu. Di ruas ini juga ada Jembatan Tuntang yang melewati kawasan hutan dan Danau Rawa Pening. Panorama alamnya sangat indah. Di daerah Kendal, di ruas tol Batang-Semarang, ada jembatan Kalikuto yang menjulang kokoh dari rangka baja lengkung bercat merah," sebut Jokowi.
Dalam unggahan itu, Jokowi juga menampilkan keindahan pemandangan alam saat bepergian melalui Jalan Tol Trans Jawa. Seperti saat melewati simpang susun Kartosuro dari Salatiga akan menikmati pemandangan di kiri-kanan jalan berupa persawahan yang membentang luas, padang rumput, pepohonan dan rumah-rumah penduduk di kejauhan. Juga saat melintasi simpang susun Jombang di ruas Tol Jombang-Mojokerto, Jawa Timur.
"Di sepanjang jalan tol, terdapat tempat-tempat peristirahatan dengan toilet, masjid atau mushola, warung-warung yang menawarkan aneka makanan lokal. Saya sendiri pernah mampir di rest area kilometer 597 di ruas Tol Ngawi-Kertosono, dan mencicipi pecel Madiun, sate Ponorogo, dan kopi lokal," katanya.
Dengan adanya Jalan Tol Trans Jawa, Jokowi berharap liburan masyarakat jadi menyenangkan. Karena bisa menikmati perjalanan yang cepat, indah, dan menyenangkan. Jokowi juga mengajak masyarakat berbagi pengalaman perjalanannya melalui media sosial.
"Selamat berlibur. Dan jangan lupa bagikan foto-foto perjalananmu di media sosial," ungkapnya.
Menteri Pariwisata, Arief Yahya mengatakan, Tol Trans Jawa ini akan memberi kenyamanan mobilitas wisatawan di 224 destinasi. Spot-spot eksotis ini dihubungkan dengan jalan tol. Tol Trans Jawa membuka peluang pertumbuhan destinasi di sekitarnya.
Baca Juga: Penting untuk Wanita, Usai Bercinta Wajib Buang Air Kecil
“Komitmen Presiden Jokowi luar biasa. Infrastruktur yang dikembangkan ini akan memberikan impact bagus bagi pariwisata dan sektor lain. Sebab, Tol Trans-Jawa ini melewati ratusan destinasi dari banyak provinsi yang dilewatinya,” ujar Menpar.
Dengan adanya Tol Trans Jawa, juga bisa mengangkat potensi kuliner lokal di sekitar area tol tersebut.
"Salah satu kekuatan pariwisata adalah kuliner. Wisatawan datang ke satu tempat untuk mencari kuliner. Selain tentunya menikmati budaya, juga shopping. Dan kehadiran tol baru ini mampu mengangkat potensi kuliner lokal. Itu sungguh luar biasa," imbuh Arief.
Pemerintahan Jokowi-JK yang getol membangun infrastruktur aksesbilitas ini memang untuk mendongkrak perekonomian. Termasuk melalui sektor pariwisata yang dijadikan leading sector selama 4 tahun ini. Dan terbukti, pariwisata menjadi salah satu penyumbang devisa negara terbesar.
Komitmen Jokowi terhadap pariwisata tidak hanya melalui pembangunan infrastruktur. Tapi juga mengalokasikan SDM "The Right Man on The Right Place" dengan menempatkan sosok Menteri Pariwisata yang mumpuni.
Selama dijabat oleh Arief Yahya, kunjungan wisatawan mancanegara (wisman) terus meningkat 4 tahun berturut-turut. Berbagai prestasi juga diraihnya. Seperti The Best Ministry Of Tourism level Asia Pasifik di ajang TTG Travel Awards 2018 dan The Best Marketing Minister Tourism of ASEAN dari Philip Kotler, seorang suhu Marketing kelas dunia.
Berita Terkait
Terpopuler
- Apakah Jateng Tak Punya Gubernur? Ketua TPPD: Buktinya Pertumbuhan Ekonomi Jateng Nomor Dua di Jawa
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- 6 Fakta Mencekam Pembacokan di UIN Suska Riau: Pelaku Sempat Sandera Korban di Ruang Seminar
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- HP yang Awet Merek Apa? Ini 6 Rekomendasi Terbaik dengan Performa Kencang
Pilihan
-
Iran Akui Ayatollah Ali Khamenei Meninggal Dunia, Umumkan Masa Berkabung 40 Hari
-
Iran Bantah Klaim AS dan Israel: Ali Khamenei Masih Hidup!
-
Ayatollah Ali Khamenei Diklaim Tewas, Foto Jasadnya Ditunjukkan ke Benjamin Netanyahu
-
Iran Klaim 200 Tentara Musuh Tewas, Ali Khamenei Masih Hidup
-
Israel Klaim Ali Khamenei Tewas, Menlu Iran: Ayatollah Masih Hidup
Terkini
-
8 Promo Viva Cosmetics untuk Skincare dan Makeup Spesial Maret 2026
-
Berapa THR untuk Karyawan Kontrak dan Kapan Cairnya?
-
Iran vs Israel Lebih Kuat Siapa? Bedah Kekuatan Militer hingga Rekam Jejak Perang
-
Kenapa Iran Diserang Israel dan AS? Ini Akar Konflik, Kronologi dan Dampaknya
-
Rumah Tak Lagi Sekadar Tempat Tinggal: Tren Hunian Pintar Jawab Gaya Hidup Modern
-
Terpopuler: Viral Foto Lawas Sarifah Suraidah, 35 Kata-Kata Lucu Bulan Puasa
-
Tasya Farasya Minta Maaf, Disebut Memutus Rezeki Orang Usai Host 'Halo Kakak' Mundur
-
Siapa Bunga Sartika? Host Konten 'Halo Kakak' Mundur Usai Disindir Tasya Farasya
-
Gamis Kebanggaan Mertua Jadi Tren Baju Lebaran 2026, Gimana Modelnya?
-
Baju Lebaran Cheongsam versi Muslimah Ramai di Pasaran, Perpaduan Ramadan dan Imlek