Suara.com - Saat ini semakin banyak ibu yang menyadari tentang pentingnya memberikan ASI eksklusif untuk bayi. Oleh sebab itu, produksi ASI yang cukup amat dibutuhkan agar pemberian ASI lancar. Lantas, apa benar produk pelancar ASI atau ASI booster ini benar-benar ampuh untuk menambah jumlah produksi ASI?
Banyak cara ditempuh oleh seorang ibu agar dapat memberikan ASI eksklusif kepada buah hati tercinta. Mulai dari menyusui langsung, memompa ASI di berbagai kesempatan, hingga mengonsumsi produk pelancar ASI agar jumlahnya tetap terjaga dan mencukupi kebutuhan si kecil. Berangkat dari situ, semakin banyak pula produk pelancar ASI yang ditawarkan untuk mendukung ibu menjalankan tugas mulia ini.
Mengutip dari rilis Hellosehat, Senin (29/4/2019), produk pelancar ASI alias ASI booster adalah suplemen khusus ibu menyusui yang dipercaya mampu mempertahankan, bahkan menambah jumlah produksi ASI. Tak hanya itu, suplemen ini juga diyakini dapat membuat air susu ibu memiliki kandungan nutrisi yang lebih baik.
Kini, banyak ASI booster yang dijual di pasaran dalam berbagai merek dan jenis. Jenis yang paling umum ditemui biasanya berupa suplemen atau minuman kemasan.
Biasanya, produk pelancar ASI yang dijual dilengkapi dengan bahan-bahan yang dipercaya dapat meningkatkan produksi ASI. Beberapa kandungan yang paling umum ditemui biasanya, antara lain susu sapi, fenugreek, oat, dan bahan tambahan lain yang mengandung tinggi energi.
Buah-buahan juga kerap ditambahkan dalam campuran ASI booster untuk menambah rasa dan nutrisinya, misalnya saja stroberi, pisang, jeruk, dan kacang hijau.
Bahan tambahan bernutrisi tersebutlah yang kemudian membantu memenuhi kebutuhan gizi ibu menyusui. Saat gizi ibu terpenuhi, maka produksi ASI pun dapat menjadi lebih lancar, lebih banyak, dan berkualitas.
Kendati demikian, beberapa orang juga ada yang lebih memilih memakai cara alami dibandingkan harus mengonsumsi suplemen. Biasanya, mengonsumsi makanan yang juga dapat meningkatkan produksi ASI, seperti alpukat, pepaya, bayam, daun katuk, susu sapi, telur, dan oat di luar makanan Anda sehari-hari.
Maka, tak perlu khawatir jika Anda memang tidak ingin menggunakan ASI booster, sebab produksi ASI biasanya sangat ditentukan oleh apa yang Anda makan.
Baca Juga: Mom, Sudah Dengar Tren Bikin Perhiasan dari Air Susu Ibu?
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Selamat Tinggal Jay Idzes? Sassuolo Boyong Amunisi Pertahanan Baru dari Juventus Jelang Deadline
- Kakek Penjual Es Gabus Dinilai Makin 'Ngelunjak' Setelah Viral, Minta Mobil Saat Dikasih Motor
- 4 Calon Pemain Naturalisasi Baru Era John Herdman, Kapan Diperkenalkan?
- 26 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 31 Januari 2026: Buru Gullit 117 OVR dan Voucher Draft Gratis
- Muncul Isu Liar Soal Rully Anggi Akbar Setelah Digugat Cerai Boiyen
Pilihan
-
Isi Proposal OJK dan BEI ke MSCI: Janji Ungkap Penerima Manfaat Akhir Saham RI
-
MSCI Buka Suara Usai Diskusi dengan BEI, OJK dan KSEI Perihal IHSG
-
IHSG 'Kebakaran' di Awal Februari, Menkeu Purbaya: Ada Faktor Ketidakpastian!
-
Pupuk Indonesia Pugar Pabrik Tua, Mentan Amran Bilang Begini
-
Setiap Hari Taruhkan Nyawa, Pelajar di Lampung Timur Menyeberang Sungai Pakai Getek
Terkini
-
7 Sunscreen SPF 35 ke Atas untuk Mencegah Flek Hitam di Usia 40 Tahun
-
3 Pilihan Cushion Make Over untuk Menyamarkan Flek Hitam, Bikin Makeup Mulus
-
10 Ide Hiasan Imlek 2026 di Shopee atau Tokopedia, Mulai Rp3 Ribuan
-
KUIS: Seberapa Sehat Ginjalmu? Cek Kebiasaan Harianmu yang Berisiko Merusak Ginjal
-
7 Fakta Pria Tendang Kucing sampai Mati di Blora, Bukan Orang Sembarangan?
-
Siapa Jeffrey Epstein? Miliarder Misterius yang Menyeret Nama Tokoh Dunia
-
5 Sepatu Eiger dengan Bantalan Nyaman untuk Jalan Maupun Lari
-
35 Ucapan Imlek 2026 yang Penuh Makna, Bisa Dikirimkan ke Kerabat Dekat
-
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Inggris Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
-
Apa itu Epstein Files? Jutaan Dokumen Rahasia yang Seret Nama Elit Global