Suara.com - 3 Tips Mudik Nyaman dan Nggak Bikin Emosi di Jalan
Arus mudik diprediksi jatuh pada akhir Mei. Saat mudik, tentu kita masih menjalani ibadah puasa. Itu sebabnya persiapan perlu dilakukan jauh-jauh hari agar perjalanan mudik nyaman dan lancar sampai tujuan.
Beberapa waktu lalu, drg. Kartini Rustandi, M.Kes selaku Direktur Kesehatan Kerja dan Olahraga Kementerian Kesehatan, membeberkan tips mudik sehat agar perjalanan mudik menjadi lancar.
Pertama, kata dia, yang harus dipersiapkan adalah mindset. "Kalau mudik lewat jalur darat, tentu kita sudah sering dengar ada titik-titik yang rawan macet. Kita harus siap mental, setting mindset pulang kampung mau senang-senang jadi harus positif thinking, sehingga ketika ketemu macet kita tidak emosi yang bisa berujung kelelahan," ujar drg. Kartini Rustandi.
Kelelahan sendiri, kata drg. Kartini, merupakan salah satu pemicu kecelakaan. Sehingga dengan meminimalisir faktor lelah, risiko kecelakaan saat mudik bisa dicegah.
Tips Kedua, kata drg. Kartini, adalah pengemudi harus dalam kondisi fit. Itu sebabnya, kata dia, persiapan mudik harus dilakukan jauh-jauh hari, termasuk mengecek kondisi kesehatan. Jika Anda membawa kendaraan roda dua atau empat, maka pastikan tekanan darah Anda dalam kondisi normal ketika akan mudik nanti.
"Pastikan kondisinya baik. Sedang emosi, punya riwayat hipertensi bawa mobil, itu bahaya. Jadi mau pulang mudik, jangan besok berangkat baru prepare, tapi harus jauh-jauh hari. Termasuk cek mobil dilakukan. Tidak terutup kemungkinan ban gundul, rem kurang baik bisa mencelakakan diri kita," imbuhnya.
Ketiga, pastikan membawa bekal yang cukup selama perjalanan mudik. Terlebih, kata drg. Kartini, jika seseorang membawa anak kecil, lansia, bumil, atau orang dalam kondisi sakit. Setidaknya, bawalah air minum, makanan camilan, dan buah-buahan agar kebutuhan vitamin dan mineral tetap tercukupi selama mudik.
"Otomatis membawa bekal karena tidak tahu apakah kita bisa keluar di pintu tol sesuai tepat waktu? Harus bawa bekal air putih, makanan, buah-buahan terutama, karena bisa menambah asupan vitamin dan mineralnya. Jangan sampai bawa anak kecil tidak bawa makanan. Kalau mau nyetir, ingat sebelum berangkat harus cukup istirahat," tandasnya.
Baca Juga: Tak Punya Ongkos Mudik, TKI Ditangkap Sembunyi di Ruang Roda Pesawat
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Dijemput Kejagung, 2 Lainnya Dikejar untuk Ditangkap
- Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Diperiksa Kejagung, Lodewyk Pusung dan Sony Sanjaya Ikut Diciduk
- 5 Motor yang Jadi Mimpi Buruk Mekanik, Montir Langsung Pura-Pura Sibuk
- realme C100i Jadi Andalan Anak Muda, Baterai Awet 6 Tahun dan Reverse Charging
- 5 HP dengan Kamera Telefoto Terbaik untuk Konten Media Sosial
Pilihan
-
Wamen Imipas Silmy Karim Ditahan KPK, Terborgol Pakai Rompi Oranye Usai Drama Menyerahkan Diri
-
Mengejutkan! Ini Pesan Terakhir Wamen Imipas Silmy Karim Sebelum Dicari KPK Terkait OTT Imigrasi
-
Siasat Dadan Hindayana Cs Korupsi MBG: Pakai Yayasan Sendiri, Sedot Miliaran Rupiah Tiap Hari!
-
Momen Unik Penahanan Dadan Cs, Satu Tersangka Tertinggal Mobil Tahanan hingga 'Dikepung' Wartawan
-
Pakai Rompi Pink dan Diborgol, Kejagung Resmi Tahan Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Cs
Terkini
-
Silmy Karim Lulusan Apa? Ini Riwayat Pendidikan Wamen Imipas yang Jadi Tersangka Kasus Suap
-
5 Pilihan Lipstik yang Tahan Air dan Tidak Transfer, Bibir Tetap Rapi Seharian
-
Membawa Kehidupan ke Tengah Kota: Cara Sendalu Permaculture Merawat Ekosistem dari Sebidang Kebun
-
4 Rekomendasi Sunscreen Tone Up, Wajah Cerah Instan dan Terlindungi dari Sinar UV
-
Lebih Kaya dari Dadan Hindayana, Intip Aset Lodewyk Pusung Eks Wakil Kepala BGN
-
Diduga Terlibat Suap Izin WNA, Segini Gaji dan Fasilitas Wah Wakil Menteri Imipas Silmy Karim
-
Adu Kekayaan 3 Eks Petinggi BGN Tersangka Korupsi Makan Bergizi Gratis, Siapa Paling Tajir?
-
Cushion Apa yang Bagus? Ini 5 Pilihan yang Dapat Rating Tinggi dari Tasya Farasya
-
Berapa Korupsi Dadan Hindayana? Eks Kepala BGN yang Jadi Tersangka Suap MBG
-
Mengenal Sosok Alexandra Askandar, Bankir Perempuan Berpengaruh di Jajaran Top Level BUMN