Suara.com - Riak ombak berkejaran di Pantai Jelangkung, Gedangan, Malang.
Hamparan pasirnya yang cokelat berlatarkan hutan dan padang rumput hijau mencerminkan pesona khas pantai di pesisir selatan Jawa.
Tak jauh dari bibir pantainya, batu karang berukuran gigantis berdiri, begitu ikonik dan purna.
Namanya yang unik sejatinya tak memiliki keterkaitan sama sekali dengan mitologi makhluk halus Indonesia, Jelangkung.
Pantai Jelangkung, penamaan tersebut merupakan adaptasi celetukan berbahasa Jawa oleh masyarakat setempat, 'Jo Langkung' atau bila dialih bahasakan berarti 'jangan dilewati', sebab dahulu pantai ini dikenal memiliki ombak yang begitu besar.
Para wisatawan yang menghabiskan waktu di pantai ini, kerap melakukan beragam aktivitas khas bahari, dari snorkeling, berenang hingga berjemur.
Nah, selain Pantai Jelangkung, Indonesia juga memiliki deretan destinasi wisata dengan nama unik lainnya. Beberapa di antaranya dihimpun Suara.com di sini. Apa saja?
Danau Dendam Tak Sudah di Bengkulu
Terletak di kawasan Teluk Segara, Gading Cempaka, Bengkulu, Danau Dendam Tak Sudah membentang seluas 112,2 hektar.
Berdasarkan legenda yang beredar di masyarakat setempat, terdapat cerita pilu di balik penamaan danau nan unik tersebut.
Seperti namanya, konon dahulu danau ini merupakan lokasi bunuh diri seorang gadis yang nekat melompat ke danau sebab cintanya tak direstui orang tua, berangkat dari hal tersebut danau ini dinamakan Danau Dendam Tak Sudah.
Danau yang sudah ada sejak zaman Belanda ini konon memiliki penampakan yang jauh lebih menawan di zaman kolonial namun seiring waktu sejarah mengiringi perkembangan Indonesia, danau ini terbengkalai begitu saja.
Selain sebagai kawasan wisata, danau ini juga dimanfaatkan sebagai kawasan konservasi untuk melindungi beragam keanekaragaman hayati, berfungsi sebagai sumber air untuk irigasi juga daerah cadangan air.
Di sekitar danau ini akan kita temukan beragam hewan liar macam lutung, babi hutan, burung kutilang, ular phyton, siamang, kera ekor panjang hingga bermacam jenis ikan.
Tak hanya itu, kita juga dapat menyimak bermacam flora dari anggrek matahari, bakung, nipah, ambacang rawa, terentang, brosong hingga sikeduduk.
Berita Terkait
Terpopuler
- Janji Ringankan Kasus, Oknum Jaksa di Banten Ancam Korban Bayar Rp2 Miliar atau Dihukum Berat
- 5 HP Murah Terbaru Lolos Sertifikasi di Indonesia, Usung Baterai Jumbo hingga 7.800 mAh
- 6 Bedak Tabur Tahan Air, Makeup Tetap Mulus Meski Keringatan Seharian
- 69 Kode Redeem FF Max Terbaru 14 April 2026: Ada Skin Chromasonic dan Paket Bawah Laut
- 5 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Kulit Wajah di Indomaret dan Harganya
Pilihan
-
Timnas Indonesia U-17 Diganyang Malaysia, Kurniawan Ungkap Borok Kekalahan
-
Beban Ganda Wanita Saat WFH: Terjebak Laptop dan Pekerjaan Rumah Tangga
-
Hore! Jogja Berlakukan Perpanjangan STNK Tanpa KTP Asli, Calo PajakMakin Terhimpit
-
Daftar Starting XI Timnas Indonesia U-17 vs Malaysia: Dava Yunna Masih Jadi Tumpuan!
-
Jateng Belum Ikut-ikut Kebijakan KDM, Bayar Pajak Kendaraan Masih Pakai KTP Pemilik Lama
Terkini
-
Waspada Bahaya Hustle Culture: Hobi Overwork Terbukti Picu Penyakit Jantung di Usia Muda
-
Apa Itu Greenwashing: Mengapa Ini Marak dan Menyesatkan?
-
Cara Daftar Manajer Koperasi Desa Merah Putih 2026 Via HP, Tinggal 8 Hari Lagi!
-
Cuaca Panas Pakai Parfum Apa? Ini 7 Rekomendasi yang Aromanya Segar dan Tidak Menyengat
-
Produksi Rumput Laut Naik, Kenapa Nilainya Masih Rendah?
-
5 Kipas Angin Dinding Terbaik Usir Gerah Tanpa Bikin Tagihan Listrik Bengkak, Dijamin Dingin
-
Tips 5 Cara Rental Mobil Aman Saat Liburan
-
Siapa Goldman Sachs yang Penasaran dengan Ekonomi Indonesia karena Paparan Menkeu Purbaya?
-
Jadwal Lengkap Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih, Pendaftaran Cuma 10 Hari
-
Lowongan 1.369 Manajer Kampung Nelayan Merah Putih, Cek Syarat dan Link Daftarnya di Sini!