Suara.com - Salah satu hal yang dapat menyebabkan terjadinya pesawat delay adalah binatang.
Ya, baik binatang yang sengaja diselundupkan penumpang ke kabin, tidak sengaja terbawa dalam tas, hingga kemunculan binatang di landas pacu dapat menyebabkan penerbangan ditunda.
Belum lama ini, sebuah penerbangan milik maskapai Jetstar dari bandara Gold Coast, Australia terpaksa harus ditunda karena kemunculan seekor penyu.
Dilansir dari laporan laman Independent, penyu tersebut diketahui tiba-tiba berada di landas pacu saat pesawat bersiap take-off.
Saat itu, pilot melihat bahwa penyu itu berjalan ke arah sisi kanan pesawat.
Khawatir jika penyu tersebut akan tersedot ke dalam mesin dan membahayakan keamanan, sang pilot pun lekas bertindak sigap dan melapor ke menara kontrol.
"Mereka bilang penyu itu juga ada di sana sebelumnya," ujar maskapai Jetstar. "Ini adalah kali kedua mereka harus memindahkannya."
Diketahui, pilot memang sudah meminta untuk lebih waspada sebelum terbang untuk menghindari munculnya binatang yang tak diinginkan di landas pacu.
Sebelumnya, kisah seekor penyu yang berjalan masuk ke landas pacu untuk bertelur juga diketahui sempat terjadi di Maladewa.
Baca Juga: Hendak Keluar dari AS, Wanita yang Injak Sarang Penyu Dibui Lagi
Untunglah, penyu tersebut berhasil dikembalikan ke laut dan diketahui dalam kondisi sehat.
Berita Terkait
-
Pasar Properti Asia Tenggara dan Australia Stabil di Tengah Tantangan Ekonomi Global
-
Lagi Butuh Healing? 7 Destinasi Spa Mewah di Western Australia Ini Bikin Pikiran Reset Total
-
Profil Timnas Australia: Langganan Turnamen Siap Jadi Pengacau di Piala Dunia 2026
-
Mark Viduka Sang Mesin Gol: Tolak Naturalisasi Krosia, Pilih Setia Antarkan Australia ke Piala Dunia
-
Kronologis Tewasnya Bocah Aborigin di Australia, Pelaku Diamuk Massa, Kerusuhan Pecah
Terpopuler
- Jokowi Sembuh dan Siap Keliling Indonesia, Pengamat: Misi Utamanya Loloskan PSI ke Senayan!
- Promo Long Weekend Alfamart, Diskon Camilan untuk Liburan sampai 60 Persen
- 6 Warna Pakaian yang Dipercaya Bawa Keberuntungan untuk Shio di Tahun Kuda Api 2026
- 5 HP Xiaomi RAM Besar Termurah, Baterai Awet untuk Multitasking Harian
- Siapa Ayu Aulia? Bongkar Ciri-ciri Bupati R yang Membuatnya Kehilangan Rahim
Pilihan
-
Di Tengah Maraknya Klitih, Korban Kejahatan di Jogja Harus Cari Penjamin Biaya Medis Sendiri
-
Admin Fansbase Bawa Kabur Duit Patungan Voting, Rio Finalis Indonesian Idol Tereliminasi
-
Menilik Sepatu Lari 'Anak Jaksel' di Lapangan Banteng: Brand Lokal Mulai Mendominasi?
-
SMAN 1 Pontianak Tolak Ikut Lomba Ulang, Sampaikan Salam: Sampai Jumpa di LCC Tahun Depan!
-
Keluar Kau Setan! Ricuh di Pertemuan Donald Trump dan Xi Jinping
Terkini
-
Cara Baru Traveling: Mengapa AI Kini Jadi Travel Agent Pribadi Anda?
-
Bolehkah Kurban 1 Ekor Kambing untuk Satu Keluarga? Begini Hukumnya dalam Islam
-
5 Parfum Lokal yang Wanginya Awet Nempel di Baju meski Sudah Dicuci
-
Di Tengah Tantangan Industri Herbal, Produk Lokal Mulai Perluas Pasar hingga Internasional
-
5 Lip Cream Lokal Alternatif Tom Ford Liquid Lip Luxe Matte: Transferproof, Awet hingga 14 Jam
-
Ferdy Sambo Kuliah S2 Dimana? Masih Jalani Hukuman di Lapas Dapat Beasiswa Magister
-
6 Basic Skincare Malam untuk Pemula, Simpel tapi Penting untuk Menjaga Kulit Tetap Sehat
-
Bedak Sudah Mengandung SPF, Perlukah Pakai Sunscreen?
-
Mengenal Lululemon, Tas Premium yang Dicuri di Bandara Soetta sampai Rugi Miliaran
-
4 Sunscreen Lokal Alternatif La Roche Posay Anthelios UVMune 400, Murah dan Anti White Cast