Suara.com - Jelang Kurban, Besek Bambu dan Daun Pisang, Favorit Gantikan Plastik
Menjelang Idul Adha, kebutuhan kantung plastik meningkat. Pasalnya, kantong plastik menjadi sarana paling praktis untuk pembungkusan potongan-potongan daging hewan kurban yang akan dibagi kepada kaum yang membutuhkan.
Penggunaan kantong plastik tidak hanya berdampak negatif pada kualitas daging, juga pada lingkungan, proses terurainya plastik yang lama mengakibatkan plastik menjadi ancaman bagi lingkungan dan kehidupan.
Pada Idul Adha 1440 H, Dompet Dhuafa menginisiasi substitusi plastik pembungkus daging kurban dengan wadah yang ramah lingkungan seperti dengan besek bambu, keranjang, daun jati, daun pisang atau sejenisnya.
“Kita juga mengurangi penggunaan kemasan plastik. Tahun ini kita ganti penggunaan kemasan yang ramah lingkungan seperti besek bambu, keranjang, daun jati, daun pisang atau sejenisnya. Dan ini tentunya akan turut membantu perekonomian masyarakat, mereka pengrajin daun pisang, bambu dan lain-lain akan terangkat secara ekonomi, sehingga siklus ekonomi bisa berkutat tidak hanya di peternak tetapi juga kepada masyarakat seperti buruh pembuat bungkus alami seperti besek bambu, dan sejenisnya,” seru Yuli Pujihardi selaku Direktur Mobilisasi ZIS Dompet Dhuafa kepada Suara.com dalam siaran persnya, Rabu (31/7).
Plastik tentu sudah biasa dan rentan menjadi limbah, kertas nasi pun dilapisi plastik, coba dengan kertas koran, ternyata menempel di daging dan saat dicuci susah lepas dari daging. Kemudian kita melihat besek dari bambu, pertama ramah lingkungan dan harga juga tidak mahal dibanding plastik yang berkualitas, maka itu menjadi pilihan Dompet Dhuafa dalam penggunaan besek bambu untuk mengemas daging kurban.
Kurban tahunan ini dengan metode pemberdayaan ini bisa meningkatkan taraf hidup masyarakat, sebagai contoh yang dilakukan oleh rekan-rekan wilayah Sulawesi Selatan dengan memberdayakan pengrajin besek di Pangkep, berkurban bukan semata ibadah tetapi lebih kepada efek samping yaitu bisnis bagi para peternak tentunya dengan manajemen pemberdayaan yang baik dan berkelanjutan.
Terkait dengan kemasan tersebut seperti besek dan sejenisnya tentu menjadi implikasi sampingan sehingga para pengrajin besek dan sejenisnya menjadi mitra pendukung kurban yang akan dijalankan tahun ini. Dompet Dhuafa mendorong terjadinya perputaran siklus ekonomi masyarakat jauh lebih baik sekaligus membantu pemerintah dalam mengurangi limbah plastik.
“Selain itu Dompet Dhuafa sejalan dengan anjuran pemerintah Provinsi DKI Jakarta dalam penggunaan wadah yang ramah lingkungan serta menghindari penggunaan kantong plastik sekali pakai dalam memberikan daging hasil potongan saat Idul Adha nanti”, tutup Yuli Pujihardi.
Baca Juga: Di Festival Cisadane 2019, 20 Botol Plastik Bisa Ditukar Satu Tumbler
Berita Terkait
Terpopuler
- Ogah Bayar Tarif Selat Hormuz ke Iran, Singapura: Ingat Selat Malaka Lebih Strategis!
- Harga Minyak Dunia Turun Drastis Usai Pengumuman Gencatan Senjata Perang Iran
- Dicopot Dedi Mulyadi Gegara KTP, Segini Fantastisnya Gaji Kepala Samsat Soekarno-Hatta!
- Intip Kekayaan Ida Hamidah, Pimpinan Samsat Soetta yang Dicopot Dedi Mulyadi gara-gara Pajak
- 7 Tablet Rp2 Jutaan SIM Card Pengganti Laptop, Spek Tinggi Cocok Buat Editing Video
Pilihan
-
Balas Rhoma Irama, LMKN Jelaskan Akar Masalah Royalti Musik Dangdut Jadi Rp25 Juta
-
Buat Kaum dengan Upah Pas-pasan, Nabung dan Investasi Adalah Kemewahan
-
Resmi! Liliek Prisbawono Jadi Hakim MK Gantikan Anwar Usman
-
Apartemen Bassura Jadi Markas Vape Narkoba, Wanita Berinisial E Diciduk Bersama Ribuan Barang Bukti!
-
Mendadak Jakarta Blackout Massal: Sempat Dikira Peringatan Hari Bumi, MRT Terganggu
Terkini
-
Cara Cek Bansos 2026: PKH, BPNT, PIP, dan PBI JKN
-
5 Urutan Skincare Malam Pakai Masker agar Wajah Glowing dan Awet Muda
-
Alasan Mengapa Iran Bisa Mengendalikan Selat Hormuz
-
Apa Itu Super Shoes? Ini 6 Rekomendasi Terbaik untuk Lari Maraton
-
Kekayaan Wakil Bupati Tulungagung, Sosok Pengganti Bupati Gatut Sunu?
-
Intip Kekayaan Gatut Sunu Wibowo, Bupati Tulungagung yang Kena OTT KPK
-
5 Body Lotion untuk Memutihkan Kulit, Harga di Bawah Rp30 Ribu
-
Berapa Biaya Haji 2026? Simak Rincian Terbaru Jika Harus War Tiket
-
Kena OTT KPK, Bupati Tulungagung Gatut Sunu dari Partai Apa?
-
Bukan Sekadar Lari dan Angkat Beban: Rahasia Lolos Hyrox dari Ekosistem Latihan hingga Recovery