Pak Taman membawa rombongan tim Asuransi Astra trekking menyisir hutan sekunder dan primer di dalam kawasan Taman Nasional Gunung Leuser (TNGL). Bersama dua taman nasional lainnya, yaitu Bukit Barisan Selatan (TNBBS) serta Taman Nasional Kerinci Seblat (TNKS), ketiganya terangkum sebagai Warisan Hutan Hujan Sumatera yang tercatat dalam UNESCO World Heritage Site. Nama resminya adalah "Tropical Rainforest Heritage of Sumatra".
Titik perhentian pertama kami adalah interaksi berjarak sekitar 200 m dengan Valentino, seekor orangutan sumatera (Pongo abelii) berusia 4,5 tahun. Ia lahir pada 13 Februari 2013, dari induk bernama Pesek.
Kemudian tak kalah seru, adalah perjumpaan setelahnya dengan para penghuni hutan lain, seperti Thomas Leaf monkey (Presbytis thomasi), sampai semut peluru atau bullet ant. Juga pepohonan berusia ratusan tahun, antara lain adalah meranti (Shorea) dan damar (Agathis dammara).
Seru dan menyenangkan, kami berbagi dengan para pengunjung lainnya, yang berasal dari manca negara. Selaku pemandu, Pak Taman atau Bustaman juga menjelaskan, hal terpenting yang perlu dijaga saat berinteraksi dengan kawasan hutan.
Seperti tidak merusak, termasuk memetik dan membawa pulang tanaman yang ada, tidak meninggalkan sampah, serta menurunkan level suara, terlebih saat menjumpai satwa. Bagaimana pun, naluri mereka adalah menjauh dari sumber keberisikan yang dibawa penghuni kota seperti kita.
Dalam rute dari koridor Taman Nasional Gunung Leuser kembali ke Ecolodge Bukit Lawang Cottage, rintik hujan menjemput iring-iringan tim Asuransi Astra. Beberapa titik, jalur menjadi cukup licin, utamanya medan berbatu. Terbayang, mungkin saja kepulangan ke Medan menuju bandara Kualanamu mengalami kelambatan. Pasalnya beberapa titik di ruas jalan raya mengalami kerusakan, lalu lintas sendiri cukup padat, serta faktor cuaca.
Namun, rasanya kekhawatiran tak perlu berlebihan, berbekal panduan Coach Irwansyah tadi, be mindful, langkah di dalam hutan pun tetap tenang, meski hujan belum mendiris. Apalagi, saat menyadari bahwa sebelum melakoni travelling seluruh peserta telah dilindungi oleh happyTrip, salah satu produk dari happyOne (www.happyone.id) lansiran Asuransi Astra.
Bentuknya adalah polis asuransi bagi kegiatan travelling. Tujuannya memberikan perlindungan perjalanan domestik atau internasional dengan berbagai manfaat sehingga memberikan rasa kenyamanan saat travelling.
Baca Juga: Top 5 Berita Otomotif Pagi: Vlogger Halau Pemotor, Cara Tagih Utang
Hal ini cukup terasa, apalagi seperti disebutkan dalam situsnya, untuk asuransi perjalanan happyTrip Domestik (kurang juga mirip untuk happyTrip International) cakupannya adalah perlindungan pembatalan perjalanan, perlindungan terhadap bagasi dan barang pribadi, biaya medis akibat kecelakaan, perlindungan keterlambatan penerbangan, sampai evakuasi medis darurat dan repatriasi.
Namun, jangan bayangkan bila urusan pembelian polis asuransi ini ribet. Cukup dengan klik situs tadi, seperti yang dilakukan seluruh peserta, maka kegiatan preparasi travelling lainnya seperti aktivitas packing bisa terus berlanjut karena proses pengisian pembelian polis asuransi bisa dilakukan sekitar lima menit saja.
Hasilnya, perjalanan terasa semakin nyaman, senyaman relaksasi usai olah kebugaran dalam kelas yoga di Ecolodge Bukit Lawang Cottage. Benar-benar sebuah trip yang bikin happy!
Berita Terkait
Terpopuler
- Lupakan Aerox atau NMAX, Skutik Baru Yamaha Ini Punya Traksi dan Agresivitas Sempurna di Trek Basah
- Ratusan Honorer NTB Diberikan Tali Asih Rp3,5 Juta Usai Putus Kontrak
- 3 Sampo yang Mengandung Niacinamide untuk Atasi Rambut Rontok dan Ketombe
- Anggota DPR RI Mendadak Usul Bangun 1.000 Bioskop di Desa Pakai Dana APBN 2027
- 4 Bedak Padat Wardah yang Tahan 12 Jam, Coverage Tinggi dan Nyaman Dipakai Seharian
Pilihan
-
Staf Ahli Gubernur Kaltim Bawa-Bawa Status 'Cucu Nabi' demi Redam Demo Massa
-
Cara Buka Tabungan Pesirah Bank Sumsel Babel dari HP, Tak Perlu Antre di Bank
-
Nathalie Holshcer Sebut Pengawal Pribadinya Ditembak Polisi, Minta Tanggung Jawab Polri
-
Modus Oknum Ustad di Lubuk Linggau Ajak Santri ke Kebun Sawit, Berujung Kasus Pencabulan
-
Bawa Bukti ke Istana, Purbaya 'Bongkar' 10 Perusahaan Sawit Manipulasi Harga Ekspor
Terkini
-
5 Rekomendasi Lipstik Anti Luntur Saat Dipakai Makan Gorengan
-
Bolehkah Puasa di Hari Tasyrik Setelah Idul Adha? Simak Pandangan Ulama dan Amalan yang Dianjurkan
-
Tren Kecantikan Natural Kian Diminati, Teknik Injeksi Presisi Jadi Penentu Hasil
-
Bahan Masakan Idul Adha yang Perlu Dihindari Pengidap Hipertensi, Apa Saja?
-
3 Cushion Wardah yang Paling Laris di Shopee, Ada yang Tahan Lama Sampai 18 Jam
-
Bolehkah Puasa Arafah Digabung dengan Qadha Ramadan? Begini Hukumnya dalam Islam
-
Bolehkah Kurban Satu Kambing untuk Sekeluarga Saat Iduladha? Ini Hukumnya
-
Spons Basah atau Kering, Mana yang Paling Bagus untuk Apply Foundation?
-
Cara Download Sertifikat UTBK SNBT 2026 dan Melihat Hasil Skornya
-
Apakah Guinness World Records Bisa Dibeli? Viral Bigmo Sindir Rekor Member Marapthon