Suara.com - Tujuh puluh tiga tahun sudah, Soto Tangkar Tanah Tinggi berdiri, dan warung legendaris yang bertempat di Jalan Tanah Tinggi III, Senen, Jakarta Pusat ini tetap jadi primadona sejak tahun 1946.
Meski sempat berpindah lokasi jualan dan ditangani generasi kelima hari ini, cita rasa Soto Tangkar Tanah Tinggi tak berubah sama sekali.
Konon, cita rasanya yang konsisten berasal dari proses pengolahannya yang tradisional. Soto Tangkar Tanah Tinggi masih diolah menggunakan kayu bakar.
Setiap harinya, untuk dapat menyajikan sajian melegenda ini, dibutuhkan sekitar 30 kilogram tangkar (iga) dan daging sapi.
Saat disajikan, seporsi Soto Tangkar Tanah Tinggi berkelindan bersama kuah pekat yang diolah dari campuran bawang putih, bawang merah, kunyit, udang kering dan terasi nan menggugah selera.
Beroperasi setiap hari dari pukul 10.30 hingga 19.00, seporsi Soto Tangkar Tanah Tinggi dibanderol sekitar Rp 45 ribu saja.
Nah, berlibur ke Jakarta Pusat, pastikan Soto Tangkar Tanah Tinggi masuk dalam itinerary kuliner kamu ya!
Berita Terkait
-
Brutal! Petugas Damkar Dibegal di Gambir: Kepala Dihantam Batu, Motor dan HP Dirampas
-
Jadi Kurir Sabu 1 Kg di Pasar Senen, Pria di Jakpus Terancam Penjara Usai Diupah Rp20 Juta
-
Sidang Korupsi Chromebook Kembali Digelar, Nadiem Ngaku ke Hakim Baru Jalani Operasi Keempat
-
Kala Prabowo Temui Rakyat di Permukiman Kumuh Bantaran Rel Senen
-
Sabu Rp25,9 Miliar Disembunyikan di Ban Towing, Jaringan Narkoba MedanJakarta Dibekuk Saat Mudik
Terpopuler
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
- 6 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Wajah dan Harganya
- AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
- 7 HP Murah di Bawah Rp1 Juta Paling Layak Beli di 2026, Performa Oke Buat Harian
- 7 HP Samsung Seri A yang Sudah Kamera OIS, Video Lebih Stabil
Pilihan
-
Warga Sambeng Borobudur Terancam Kehilangan Mata Air, Sendang Ngudal Dikepung Tambang
-
Rivera Park Tebo Terancam Lagi, Tambang Ilegal Kembali Beroperasi Saat Wisatawan Membludak
-
Bukan Merger, Willy Aditya Ungkap Rencana NasDem-Gerindra Bentuk 'Political Block'
-
Habis Kesabaran, Rossa Ancam Lapor Polisi Difitnah Korban Operasi Plastik Gagal
-
Konflik Geopolitik Tak Pernah Belanja di Warung, Tapi Pelaku UMKM Semarang Dipaksa Akrobat
Terkini
-
Physical vs Chemical Sunscreen, Mana yang Lebih Aman untuk Bumil? Cek 5 Rekomendasinya
-
Alasan Pelecehan Digital Mahasiswa FH UI Disebut Kekerasan Seksual
-
Kemenkes Rilis Aturan Label Gizi, Minuman Kekinian Kini Punya Rapor dari A Hingga D
-
Mengenal Rape Culture Pyramid, Jangan seperti 16 Mahasiswa FH UI Pelaku Pelecehan Seksual
-
6 Tips Parfum Tahan Lama di Baju, Wangi Tidak Mudah Hilang dan Lebih Awet
-
Menularkan Kepedulian dari Pinggiran Ciliwung: Cara River Ranger Ubah Cara Pandang Terhadap Sungai
-
4 Rekomendasi Sabun Cuci Muka dari Brand Lokal untuk Pudarkan Flek Hitam
-
Masih Bolak-balik Bisnis ke Indonesia, Segini Kekayaan Shin Tae-yong
-
3 Jenis Kanker yang Paling Banyak Menyerang Anak Muda di Singapura
-
Lirik Lagu Erika oleh OSD HMT ITB yang Berisi Pelecehan Seksual