Suara.com - Selama ini, Hari Valentine atau Hari Kasih Sayang identik dengan tanggal 14 Februari. Saat Hari Valentine tiba, orang-orang akan saling memberikan cokelat atau hadiah ke orang terkasih.
Namun, aturan tersebut tidak berlaku di Jepang. Alih-alih, para penduduk Negeri Sakura punya tradisi Valentine yang sedikit berbeda dari negara lain.
Bukannya saling memberi hadiah ke pasangan, tanggal 14 Februari adalah saat ketika perempuan Jepang memberi cokelat ke laki-laki. Tradisi memberi cokelat ini juga berlaku pada siapa saja, baik pasangan atau sekadar teman.
Kemudian, satu bulan setelahnya pada White Day (14 Maret), ganti kaum lelaki yang diminta untuk memberikan cokelat kepada perempuan.
Namun, tradisi ini ternyata menuai kritikan. Banyak perempuan Jepang yang merasa jika kewajiban memberi cokelat pada semua teman lelaki telah memberatkan mereka.
Di sisi lain, para lelaki juga tidak selalu memberi cokelat pada perempuan ketika White Day tiba.
Melansir dari laman Sora News 24, organisasi bernama Japan Body Fashion Association rupanya merasa jika tradisi Valentine dan White Day yang seperti itu mengurangi kesempatan orang Jepang untuk menemukan pasangan.
Maka, pada 1991 silam, mereka pun menetapkan tanggal 14 September sebagai Hari Valentine Khusus Laki-laki di Jepang.
Bedanya, kado yang diberikan saat Valentine 14 September ini bukan cokelat. Sebagai gantinya, laki-laki diharapkan untuk menyatakan cinta dan memberikan lingerie atau pakaian dalam ke perempuan yang mereka sukai.
Baca Juga: 7 Momen Liburan Siti Badriah di Jepang, Sempat Kunjungi Restoran Halal
Tentu saja, tradisi baru ini juga didasarkan tujuan Japan Body Fashion Association yang ingin lebih mengembangkan aneka macam pakaian dalam, lingerie, dan sebagainya.
Untunglah, meski sudah ada sejak 1991 silam, Hari Valentine Khusus Laki-laki ini tidak dirayakan secara luas oleh masyarakat Jepang.
Selain karena malu, banyak juga kaum perempuan yang merasa bahwa mendapat kado pakaian dalam bukanlah gestur romantis untuk menyatakan cinta.
Namun, tidak bisa dipungkiri bahwa ada banyak warga Jepang yang tahu soal tradisi ini. Aneka meme dan ilustrasi seputar memberi hadiah pakaian dalam juga ramai beredar di media sosial.
Di sisi lain, tanggal 14 September di Jepang ternyata juga pernah dirayakan sebagai hari perpisahan bagi pasangan yang hendak putus.
Pasangan yang hendak putus diharapkan untuk memberi cokelat sebagai hadiah perpisahan, juga tanda bahwa seseorang sudah siap move on.
Berita Terkait
-
Gempa Kumamoto Jepang Tewaskan 38 Orang, Lumpuhkan Pasokan Air Ribuan Rumah
-
Durasi Capai 135 Menit, Film Godzilla Minus Zero Pecahkan Rekor Franchise
-
Peringatan 81 Tahun Bom Hiroshima Menuntut Penghapusan Senjata Nuklir Dunia Sekarang
-
Pemerintah Pangkas Pajak Makanan Jadi 1 Persen, Beban Hidup Rakyat Jepang Berkurang
-
Cara Pesan Tiket Shinkansen untuk Liburan di Jepang, Kini Bisa Lebih Praktis dari Indonesia
Terpopuler
- 6 HP Samsung Rp2 Jutaan Terbaik: Kamera Tajam, NFC hingga Koneksi 5G
- 7 Lukisan Pembawa Hoki Menurut Feng Shui untuk Dipajang di Ruang Tamu
- 3 HP Infinix Memori 256 GB dan NFC Harga Rp1 Jutaan, Solusi Multitasking hingga Gaming
- 12 Sepeda Gunung United Detroit Lengkap dengan Harga dan Spesifikasinya
- 5 Rekomendasi Rice Cooker Digital, Nasi Tetap Pulen hingga 48 Jam
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
Jatuh dari Tongkang di Sungai Baung OKI, Dua Korban Ditemukan Meninggal
-
Karhutla Dekati Runway Bandara Atung Bungsu, Penerbangan Pagar Alam Masih Normal?
-
Baru 2 Hari Direhab, Anak Mantan DPRD Muratara Kabur Usai Dobrak Pintu Yayasan
-
Program Cetak Sawah Berhadapan dengan Karhutla, Api Membakar Lahan di Muara Enim
-
Kebakaran Bromo Meluas hingga 520 Hektare, Destinasi Wisata Probolinggo Disebut Masih Aman
-
Pernah Jadi Anak Buah Nadiem, Pakar Minta Kejagung Ganti Jaksa Chatarina di Kasus Eks Jampidsus
-
Puluhan Kios di Bawah Jembatan Babat Terbakar, Polisi Selidiki Dugaan Pembakaran Sampah
-
30 Ribu Kopdes Merah Putih Dikebut Sebelum 17 Agustus, Siapa yang Akan Mengelola?
-
Bangga! Prestasi Apik Ditorehkan Kevin Diks di Awal Musim Bundesliga 2026/2027
-
Prabowo Puji Sepatu Inovasi BRIN Berbahan Limbah Sawit, Harganya Cuma 60 Ribuan!