Suara.com - Jawa Timur dikenal memiliki banyak kawasan wisata yang dijadikan sebagai tujuan berlibur oleh banyak orang. Tak hanya Kota Malang, rupanya terdapat salah satu wisata bersejarah yang menarik lho di Pasuruan.
Inilah dia Candi Sumber Tetek. Sekilas namanya mungkin terdengar asing di telinga Anda bukan?
Nah, ternyata candi yang berlokasi di Desa Belahan Jowo, Kecamatan Gempol ini merupakan salah satu peninggalan sejarah Majapahit.
Kabarnya, Candi Sumber Tetek ini telah dibangun sejak abad 11 pada tahun 1049 tepatnya di masa Kerajaan Kahuripan.
Dahulu, Candi Sumber Tetek ini menjadi lokasi pemandian para permaisuri dan selir dari Prabu Airlangga.
Terdapat dua patung wanita, yaitu Dewi Sri dan Dewi Laksmi di dalam kompleks Candi Sumber Tetek ini.
Kedua patung dewi yang dipahat menggunakan batu andesit ini dipilih sebagai lambang kemakmuran serta kesuburan.
Tepat di bawah patung tersebut terdapat kolam berukuran kurang lebih 4x5 meter dan memiliki ketinggian setara dengan lutut orang dewasa.
Kolam kecil tadi dialiri oleh air pegunungan melalui pipa kecil di sisi kanan kolam serta bagian payudara dari patung Dewi Laksmi.
Baca Juga: Mengintip Candi Cetho, Konon Tempat Melepas Kutukan di Lereng Gunung Lawu
Menurut kepercayaan warga sekitar, sumber air yang mengalir dari Candi Sumber Tetek ini mampu membuat seseorang menjadi lebih awet muda.
Jadi rasanya tak heran jika Candi Sumber Tetek ini nyaris tak pernah sepi dikunjungi oleh warga lokal dan juga wisatawan.
Banyak yang datang ke Candi Sumber Tetek untuk membasuh wajah, mandi, dan minum di sumber air ini.
Tidak sedikit di antaranya membawa sedikit air dari Candi Sumber Tetek untuk dibawa pulang ke rumah menggunakan wadah.
Bukan hanya menjadi sebuah pemandian, Candi Sumber Tetek ini juga diyakini pernah menjadi lokasi bertapa Prabu Airlangga.
Penduduk sekitar juga sangat percaya bahwa Prabu Airlangga adalah perwujudan dari Dewa Wisnu.
Berita Terkait
-
Jatim Media Summit 2026, Pemprov Jatim Sebut Media Jadi Motor Penggerak Ekonomi Kreatif Daerah
-
Rawan Ambles, Jalur Kereta Api di Dekat Lumpur Lapindo akan Dialihkan
-
Karhutla Landa Kawasan Bromo, Empat Hektare Hutan Terbakar
-
Anggaran Pakan Hewan di Kebun Binatang Surabaya Dikorupsi Rp10,2 M, DPR Minta Semua Diperiksa!
-
Hari Anak Nasional, InJourney Perkuat Komitmen Lestarikan Warisan Budaya melalui Generasi Muda
Terpopuler
- Putusan MK soal Kuota Internet Hangus Ubah Peta Bisnis Operator, Pakar: Paket Data Bakal Berubah
- Melayat ke Yogya, Susi Pudjiastuti Kenang Sosok Nasirun
- Kado Kemerdekaan: Pemutihan Pajak Kendaraan di Agustus 2026, Buruh dan Ojol Dapat Diskon Khusus
- Prabowo Singgung Nuklir Iran, Badan Atom Internasional Ungkap Faktanya
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
Pilihan
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
Terkini
-
Haykal Ungkap Hal yang Bikin Tak Nyaman di Palembang, Pengemis hingga Sungai Jadi Sorotan
-
Kreativitas Generasi Muda Indonesia Berbuah Manis, Ribuan Pelajar Sukses Bangun Bisnis
-
Klasemen Piala AFF 2026 Usai Timnas Indonesia Digebuk Vietnam: Wajib Menang di Singapura
-
Mengapa Direktur Bus ALS Jadi Tersangka? Polisi Periksa 50 Saksi sebelum Naikkan Kasus ke Penyidikan
-
Polda Metro Jaya Siap Ladeni 'Serangan' Praperadilan Keempat Roy Suryo
-
Ada Anomali dalam Kebakaran BYD Seal di Cikampek, Investigasi Masih Berlangsung
-
30 Juta Cowok di China Jomblo, Mak Comblang Jadi Ladang Bisnis Cuan
-
Jogja Run'nShine 2026 Bidik 3.500 Pelari, Ada Hadiah Umroh hingga Trip ke Turki
-
Guru Biologi Madrasah Didorong Kuasai Pembelajaran Berbasis Riset
-
Profil Tim Danaskos Wasit Timnas Indonesia vs Vietnam, Akun IG Digembok