Suara.com - Kehamilan yang tidak direncanakan mungkin akan dihadapi dengan perasaan yang cukup emosional. Apalagi, saat Anda harus memberi tahu pasangan.
Seorang terapis serta psikolog pernikahan dan keluarga, Dr. Reeshemah Langham, memberikan tips mengenai cara terbaik untuk menyampaikan berita besar ini.
Dilansir dari Metro, Langham mengatakan cara terbaik untuk berbicara dengan pasangan tentang kehamilan yang tidak direncanakan adalah dengan melakukannya ketika Anda sendirian, ketika Anda sudah merasa tenang dan rasional.
Dia menyarankan, pertama-tama luangkan waktu untuk memproses informasi itu sendiri karena ini sangat mengejutkan. Kemudian dia menambahkan, jika Anda harus bertanya pada diri sendiri seberapa penting hal ini bagi diri Anda.
"Bagaimana perasaan saya terhadap berita ini? Apakah saya benar-benar ingin punya bayi? Bagaimana menurut saya pasangan saya akan bereaksi? Bagaimana hidup saya akan berubah jika saya memutuskan untuk memiliki bayi? Apakah kehidupan pasangan saya juga akan berubah? Apakah kehidupan kita bersama akan berubah? Apa pilihan saya? Dan, apa yang akan berbeda dan apa yang kemungkinan besar akan tetap sama setelah bayi ini lahir?" jelasnya.
Setelah Anda memproses realitas tersebut, lanjut Langham, maka sudah saatnya untuk berbicara dengan pasangan Anda tentang kehamilan yang tidak direncanakan tersebut.
"Jangan mencoba berbicara dengannya setelah dia seharian bekerja, atau ketika dia sedang marah tentang sesuatu. Tunggu sampai suasana hatinya baik, kemudian duduk bersamanya dan katakan yang sebenarnya, bahwa Anda hamil," kata dia lagi.
Jika pasangan Anda tidak senang dengan berita tersebut, Langham mengatakan penting untuk menekan emosi Anda selama beberapa menit, supaya Anda dapat menganalisis situasinya.
"Tanyakan bagaimana perasaannya tentang berita itu dan mengapa dia merasakan hal tersebut. Jangan berasumsi, dan jangan mencela kata-kata dari mulutnya. Terakhir, jangan menafsirkan perasaannya pada reaksi awalnya terhadap berita tersebut," jelasnya lagi.
Baca Juga: Kaki Kimberly Ryder Bengkak di Kehamilan 8 Bulan, Apa Penyebabnya?
"Ingat, jika Anda sudah punya waktu untuk memproses informasi, tapi dia belum. Jadi, beri dia waktu untuk memikirkan bagaimana perasaannya tentang menjadi orangtua," kata Langham.
Lebih lanjut, dia menambahkan, setelah dia memiliki waktu untuk benar-benar berpikir mengenai perannya yang akan menjadi seorang ayah, dia mungkin berubah pikiran.
"Sebaliknya, jika Anda memburunya, menutup-nutupi, meremehkan, merendahkan, mempermalukan, atau mengkritiknya, Anda akan merusak hubungan Anda hingga titik yang sulit untuk diperbaiki," kata dia lagi.
Jadi, bagaimana tepatnya Anda memastikan percakapan tidak menciptakan permusuhan? Langham mengatakan kunci dari semuai ini adalah tetap tenang, membagikan perasaan Anda dan mendengarkan apa yang dikatakan pasangan Anda. Tetapi pastikan mereka juga mengenali perasaan Anda.
Hal terbaik yang dapat Anda lakukan dalam situasi ini adalah menunggu hingga suasananya tenang, sehingga Anda dapat melakukan percakapan yang menyenangkan tanpa mengubahnya menjadi pertengkaran.
"Penting juga bahwa Anda bersabar dan membiarkan pasangan Anda untuk berdamai dengan berita tersebut. Cobalah untuk tidak terus-menerus memotongnya ketika dia berbicara. Hormati dan biarkan dia berbicara - meskipun itu menyakitkan. Lalu, jika Anda tidak jelas dan ingin mengajukan pertanyaan, jangan rendahkan dia karena Anda kesal," jelasnya lagi.
"Ajukan pertanyaan karena Anda perlu kejelasan. Kemudian, periksa pro dan kontra dari memiliki bayi bersama. Setelah Anda mencapai kesepakatan tentang apa yang harus dilakukan selanjutnya, yakinkan satu sama lain bahwa Anda terlibat dalam hal ini bersama," tutur Langham.
Salah satu bagian terpenting dari kehamilan adalah memastikan Anda berdua tahu bahwa Anda bersama-sama dan saling mendukung.
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 HP Terbaru 2026 Harga Rp2 Jutaan, Kamera Bagus dan Baterai Besar hingga 7000 mAh
- Silsilah Keluarga Lim Xin Rui yang Resmi Jadi Menantu Hasto Kristiyanto
- Lirik Lagu 'MBG Mas Bahlil Ganteng' yang Viral, Lengkap Asal Usulnya
- 3 Klub Pemain Timnas Indonesia Berhasil Raih Tiket Promosi Musim Ini
- 5 Sunscreen Wardah Terlaris di Shopee Mulai Rp30 Ribuan, Ini Kandungan dan Manfaatnya
Pilihan
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer: Hukum Mati Saja Saya!
-
Staf Ahli Gubernur Kaltim Bawa-Bawa Status 'Cucu Nabi' demi Redam Demo Massa
-
Cara Buka Tabungan Pesirah Bank Sumsel Babel dari HP, Tak Perlu Antre di Bank
-
Nathalie Holshcer Sebut Pengawal Pribadinya Ditembak Polisi, Minta Tanggung Jawab Polri
-
Modus Oknum Ustad di Lubuk Linggau Ajak Santri ke Kebun Sawit, Berujung Kasus Pencabulan
Terkini
-
Cushion Make Over Tahan Berapa Lama? Ini Varian, Manfaat, dan Harganya
-
4 Doa Buka Puasa Arafah 9 Zulhijah Lengkap Tulisan Arab, Latin, dan Artinya
-
Cuma Sampai Magrib! Baca Zikir Singkat Ini di Hari Arafah, Amalannya Dipakai Para Nabi
-
3 Rekomendasi Pelembap Mengandung Zinc Oxide, Bisa Redakan Kemerahan hingga Kontrol Sebum
-
Bedak Dingin Fungsinya untuk Apa? Ini 3 Rekomendasi Produknya
-
Mengapa Rendang 120 Daun Kian Sulit Dimasak? Saat Hutan Tak Lagi Dekat dengan Desa
-
35 Ucapan Idul Adha 2026 dalam Bahasa Inggris dan Maknanya yang Mendalam
-
Tren Ngemil On The Go Meningkat, Camilan Kulit Ayam Kembali Naik Daun
-
Niat Salat Idul Adha 2026 Sebagai Imam dan Makmum, Lengkap Tata Caranya
-
Profil dan Kekayaan Wamentan Sudaryono, Pria yang Sebut Jutaan Petani 'Happy' Rupiah Melemah