Suara.com - Bullying atau perundungan memang menjadi tindakan yang sangat tidak dibenarkan. Namun, sampai saat ini masih banyak orang yang melakukannya tanpa memikirkan dampak buruk dari tindakan tersebut.
Salah satu korbannya adalah seorang juara kontes kecantikan bernama Apollonia Llewellyn. Dilansir dari laman Daily Star, ia pernah jadi korban bullying di sekolah.
Ia dihina karena mempunyai penampilan fisik yang gemuk. Ia juga dibanjiri komentar yang kasar semenjak terjun di dunia model.
Ia mengatakan bahwa dirinya dianggap sebagai wanita gemuk yang tidak bermoral dan memiliki wajah jelek. Apollonia juga bercerita tentang cyber bullying yang diterimanya.
"Saya mendapatkan pesan-pesan jahat sepanjang waktu, ini gila. Kamu akan berpikir pada usia ini saya akan melewati semua ini bukan hanya remaja saja," kata Apollonia.
"Jika saya mengatakan hal-hal seperti itu kepada seseorang, saya mungkin tidak akan bisa tidur karena saya merasa sangat buruk, saya tidak mengerti apa yang membuat mereka menulis komentar seperti itu," lanjutnya.
Kisah mirisnya jadi korban bullying terjadi selama bertahun-tahun selama sekolah. Wanita berumur 20 tahun ini mengklaim bahwa rumah keluarganya sampai dilempari batu dan telur.
Pada saat itu, situasinya sangat memprihatinkan sampai membuat orangtua Apollonia khawatir. Akhirnya, mereka sekeluarga memutuskan untuk menjual rumah dan pindah ke tempat yang baru.
"Penindasan dimulai ketika saya berusia sekitar 10 tahun, dengan wanita-wanita memanggil saya gemuk dan jelek. Saya tidak pergi ke sekolah menengah setempat," cerita Apollonia.
Baca Juga: Punya Alis Tebal Alami, Wanita Ini Dapat Tawaran Jadi Model
"Jadi saya bisa memiliki awal yang baru dan semuanya baik-baik saja sampai pada usia 14, ketika saya melakukan pemotretan untuk Hari Ibu," lanjutnya.
"Fotografer mengatakan saya benar-benar fotogenik dan bahwa saya harus menandatangani kontrak dengan agensi," ungkap Apollonia.
Ia bercerita bahwa bullying yang ia terima berhenti semenjak dirinya pindah sekolah dan memenangkan kontes kecantikan. Hal tersebut membuat ia menjadi lebih percaya diri.
Semenjak itu, ia juga semakin sering menerima pekerjaan sebagai seorang model. Semua kisah pahit di masa lalu, berhasil dilewati Apollonia dengan baik.
"Pada 2017 saya memenangkan World Teen Supermodel England dan dari sana saya mendapatkan banyak pengikut di media sosial dan sekarang melakukan kolaborasi dengan merek-merek di sana," tutur Apollonia.
Sekarang ia sudah menjadi seorang model dan influencer yang sukses dengan 40 ribu lebih pengikut di media sosial.
Berita Terkait
Terpopuler
- 3 Sepatu New Balance Tanpa Tali, Bantalan Nyaman untuk Jalan Kaki Jauh
- Warga Kayumanis Bogor Tolak PSEL
- 5 Sepatu Adidas Tanpa Tali yang Serbaguna, Anti Pegal Dipakai Jalan Seharian
- Deretan Tokoh Top Bakal Turun Gunung ke UGM Besok, Bahas Nasib Bangsa Lewat Konferensi Republik
- 5 HP Baru 2026 Memori Besar dan Baterai Badak untuk Multitasking, Harga Rp2 Jutaan
Pilihan
-
Drama Final Liga Champions: Sakitnya Arsenal, PSG Back to Back Juara
-
Kesehatan Donald Trump Bermasalah? Gedung Putih Dituding Tutupi Hasil Medical Check-up
-
Kebakaran RSUD Syekh Yusuf Gowa, Begini Kondisi Terkini Pasien
-
Israel Bombardir Lebanon, 74 Warga Jadi Korban Satu Keluarga Tewas Saat Kabur
-
AS-Iran Kembali Sepakati Gencatan Senjata, Harga Minyak Stabil di USD 90
Terkini
-
5 Sunscreen yang Bagus untuk Remaja, Formula Ringan dan Cepat Meresap
-
5 Sunscreen Lokal untuk Hempas Flek Hitam, Lengkap dengan Review dan Harganya
-
Dari Sunset hingga Pertunjukan Musikal, Ini 5 Cara Seru Menghabiskan Libur Panjang di Jakarta
-
Biaya Umrah di Hanania Travel Berapa? Disorot Usai Owner Tersandung Kasus Penipuan
-
Bulan Juni 2026 Ada Berapa Tanggal Merah? Cek Jadwal Libur dan Cuti Bersama
-
Keren! Remaja Ini Teliti Teh Kombucha Jadi Inovasi Medis Perban Ramah Lingkungan
-
30 Ucapan Hari Waisak 2026 Singkat Penuh Makna, Lengkap Link Twibbon dan Poster Siap Pakai
-
3 Shio Paling Beruntung Selama 1-7 Juni 2026, Hidup Diprediksi akan Lebih Baik
-
25 Link Poster Ucapan Hari Raya Waisak 2026 Gratis, Bisa Langsung Download dan Dibagikan
-
Qurban Era Digital: Bagaimana Teknologi Mengubah Tradisi Idul Adha di ASEAN